SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2015
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,708 other followers

Jorgensen Dua Kali “Dihantam” Prannoy dalam Dua Pekan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 10, 2015


SINGAPURA, KOMPAS.com – Jan O Jorgensen tak akan pernah menduga akan menerima dua kekalahan beruntun dari pemain yang sama, dalam selisih waktu hanya dua pekan. Bahkan dua tahun sebelumnya, pemain Denmark tersebut juga kalah dari pemain yang sama.

Jorgensen kini tertinggal 0-3 dalam rekor pertemuan dengan pemain India, H S Prannoy. Kekalahan terakhirnya didapat pada babak kedua Singapura Terbuka di Indoor Stadium, Kamis (9/4/2015). Pemain nomor dua dunia tersebut kalah 16-21, 8-21, dalam 33 menit.

“Tidak ada alasan (untuk kekalahan) hari ini -tidak cukup bagus bertanding. Kembali ke Denmark secepatnya,” demikian tulis Jorgensen lewat akun Twitter-nya, @janojorgensen, usai pertandingan.

Dua pekan lalu, Jorgensen juga ditaklukkan Prannoy, pada babak kedua India Terbuka. Ketika itu, pemain 27 tahun tersebut kalah 21-18, 14-21, 14-21.

“Ini adalah tahunnya (kualifikasi untuk) Olimpiade dan kami harus dalam permainan terbaik. Ketika kamu menang atas pemain papan atas, kamu merasa bahwa kamu memang bisa mengalahkan mereka, dan memenangi turnamen,” kata Prannoy setelah memenangi laga di India tersebut.

Kekalahan pertama Jorgensen dari Prannoy didapat di Jepang Terbuka 2013. Ketika itu, pemain yang badannya dipenuhi tato tersebut kalah 14-21, 21-13, 17-21.

Sebelum Jorgensen, Singapura Terbuka sudah kehilangan salah satu calon kuat juara di tunggal putra, yaitu unggulan pertama asal Tiongkok, Chen Long. Pemain 26 tahun tersebut kalah dari Hu Yun (Hongkong).

Tumbangnya dua unggulan teratas tersebut memperbesar peluang Simon Santoso untuk mempertahankan gelar. Simon melangkah ke perempat final dengan menundukkan Viktor Axelsen (Denmark), 21-17, 16-21, 21-12.

Selanjutnya, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di nomor ini tersebut akan menghadapi pemain Thailand, Tanongsak Saensonboonsuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: