SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2015
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

PB Djarum Raih Dua Gelar Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 14, 2015


Klub PB Djarum berhasil memperoleh dua gelar juara pada kejuaraan bulutangkis Flypower Single Badminton Open Championships 2015 yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Klub yang besar di Kudus ini sebenarnya meloloskan empat wakil di babak final. Sayangnya pada babak final yang berlangsung hari Minggu (12/04) kemarin hanya dua gelar saja yang berhasil dibawa pulang ke kota yang terkenal dengan santrinya itu.

Gelar pertama PB Djarum dipersembahkan Muh Asqar Harianto. Pemain yang bertanding di kelompok tunggal anak-anak ini, harus menjalani laga tiga game untuk bisa merebut gelar juara. Ia sempat kalah di game pertama dari pemain JR Enkei, Hendrawan dengan 18-21. Sisa dua game berikutnya berhasil direbut Muh Asqar Hariyanto dengan 21-12, 21-19.

Sedangkan gelar kedua didapat dari nomor tunggal taruna putri setelah terjadi partai All Djarum Final. Ghaida Nurul Ghaniyu menang straight game 21-14, 21-18 dari rekannya Desandha Vegarani Putri.

Di nomor tunggal pemula putra, Bobby Setiabudi sempat memberikan harapan saat unggul di game pertama dengan 21-19 dari pemain Mentari RBT, Muhammad Yusuf Maulana. Faktor kelelahan fisik membuatnya harus menyerah di dua game berikutnya dengan 16-21, 10-21.
“Tadi saya sudah capek. Sudah ga ada tenaga lagi,” ujarnya usai pertandingan kemarin.

Bobby memang kemarin harus menjalani dua laga pertandingan. Pada sesi pagi hari yang memainkan babak semifinal, ia menang rubber game dari Ilmi Taufik Hidayat asal Klub Exist Jakarta dengan 21-19, 16-21, 21-13.

Kekalahan juga dialami oleh Livia Yelazaveta Salim Sugiarto yang bermain pada kelompok tunggal anak-anak putri. Menghadapi Irgi Aprilia dari Exist Jakarta, Livia menyerah 13-21, 8-21. (AR/PBDjarum.org) – See more at: http://www.bulutangkis.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=101141#sthash.XyWs0Adz.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: