SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2015
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Hendra/Ahsan Gagal di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 26, 2015


JAKARTA, Kompas.com – Ganda putera Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mewujudkan ambisi mereka untuk menjuarai Dong Feng Citroen Badminton Asia Championships 2015, Minggu (26/04/2015).

Di babak final, Hendra/Ahsan dikalahkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Lee Yong dae/Yoo Yeon Seong. Pasangan Indonesia yang diunggulkan di tempat 6 ini menyerah rubber game 21-18, 22-24, 19-21.

Ini merupakan pembalasan  atas kekalahan yang diderita Lee/Yoo di  babak final Malaysia Terbuka tiga pekan lalu. Saat itu, Hendra/Ahsan menang rubber game 14-21, 21-15, 23-21.

Sementara secara keseluruhan, pasangan Korea Selatan ini masih unggul 6-3 atas Hendra/Ahsan.

Dengan hasil ini, Indonesia gagal mendulang dua gelar juara di arena Dong Feng Citroen Badminton Asia Championships 2015 ini, setelah sebelumnya, ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad keluar sebagai juara dengan mengalahkan ganda Hong Kong, Reginald Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah 21-16, 21-15.

Tuan rumah Tiongklok meraih dua gelar juara melalui trunggal putera dan ganda puteri. Sementara  Thailand menjuarai tunggal puteri melalui Ratchanok INtanon yang menmgalahkan Li Xuerui serta Indonesia dan Korea Selatan masing-masing juga kebagian satu gelar juara.

Hasil pertandingan final:
1. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [Indonesia/2]-Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah [Hong Kong]    21-16 21-15
2. Intanon Ratchanok [Thailand/7]-Li Xuerui [China/1]    20-22 23-21 21-12
3. Ma Jin/Tang Yuanting    [China]-Wang Xiaoli/Yu Yang  [China/4]    21-12 21-12
4. Lin Dan [China/2]-Tian Houwei [China] 21-19 21-8
5. Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong    [Korea/1]-Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [Indonesia/6] 18-21 24-22 21-19

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: