SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2015
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Indonesia Tak Puas Hanya Menang 3-2

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 14, 2015


DONGGUAN, Kompas.com – Indonesia mengaku tak puas hanya menang 3-2 astas Denmark dalam pertandingna terakhir  penyisihan grup C Piala Sudirman 2015, Rabu (13/5).

Hal ini disampaikan langsung oleh Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia. “Hasil hari ini sesuai dengan target awal. Indonesia bisa menjadi juara grup. Tapi kami tidak puas karena seharusnya bisa menang 4-1. Namun karena ada kesalahan skor oleh umpire itu berpengaruh pada hasil dan kestabilan permainan Jordan dan Debby,” kata Budiharto.

Di partai terakhir, Praveen Jordan/Debby Susanto berhadapan dengan pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Sara Thygesen. Praveen/Debby akhirnya kalah rubber game 21-9, 17-21 dan 11-21.

Praveen/Debby tak mengalami kesulitan di game pertama. Mereka menang telak dengan 21-9. Masuk ke game dua, Praveen/Debby masih terus memimpin perolehan angka. Di poin 15-14, servis yang diarahkan Debby dinyatakan keluar oleh hakim garis. Wasit kemudian langsung mengubah skor menjadi 15-15. Namun kemudian, Praveen/Debby mengajukan challenge yang menyatakan servis tersebut masuk.

Skor Praveen/Debby berubah menjadi 16, namun skor lawan tidak dikurangi. Kedudukan menjadi 16-15, dimana seharusnya skor berada di angka 16-14 untuk Praveen/Debby.

Praveen/Debby sempat mengajukan protes, namun wasit meminta permainan diteruskan. Keputusan ini akhirnya merusak konsentrasi Praveen/Debby, hingga kalah di game ketiga 11-21.

“Kami akan menyampaikan keberatan ini kepada BWF terkait kesalahan skor,” kata Budiharto lagi.

Kekalahan Praveen/Debby tak mengubah posisi Indonesia menjadi juara grup C. Indonesia menang 3-2 atas Denmark dan 3-2 atas Inggris (11/5). Di perempat final, Indonesia masih menunggu undian lawan yang akan berlangsung sore ini (13/5) di Dongfeng Nissan Sports Center, Dongguan, Tiongkok. (*)

Berikut hasil lengkap Indonesia vs Denmark (3-2):
– Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen: 21-23, 21-16 dan 21-12
– Bellaetrix Manuputty vs Line Kjaersfeldt: 21-15 dan 21-18
– Firman Abdul Kholik vs Jan O Jorgensen: 8-21 dan 10-21
– Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari vs Maiken Fruergaard/Maria Helsbol: 21-16 dan 21-13
– Praveen Jordan/Debby Susanto vs Mads Pieler Kolding/Sara Thygesen: 21-9, 17-21 dan 11-21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: