SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2015
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Greysia/Nitya Tak Merasa Kalah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 17, 2015


DONGGUAN, Kompas.com – Langkah Indonesia akhirnya harus terhenti di semifinal Piala Sudirman 2015 setelah kalah 1-3 dari Tiongkok.

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang diturunkan di partai keempat tak mampu menahan laju Tiongkok, untuk menyamakan kedudukan. Greysia/Nitya kalah dari pasangan Tang Yuanting/Yu Yang, 21-17, 17-21 dan 15-21.

“Di gim kedua kami sebenarnya terus berusaha menyerang seperti game pertama. Tapi kondisi kalah angin membuat serangan kami susah tembus juga. Jadi kami buru-buru buat matiin lawan,” kata Nitya usai bertanding.

“Smash Tang juga cukup keras buat ukuran cewek. Kami sudah berusaha membalikkan keadaan tapi ternyata belum bisa. Kami sudah melakukan yang terbaik. Semua yang kami miliki sudah kami keluarkan semua. Ini mungkin masalah ketenangan di lapangan, mental di lapangan. Secara teknik dan fisik kami berada dalam level yang sama, kami tidak kalah dengan mereka. Tapi mungkin memang belum saatnya,” imbuh Greysia.

Kedua pasangan ini tercatat belum pernah berhadapan. Duet Tang dan Yu merupakan “pasangan dadakan” yang dipasang untuk mengatasi pasangan Indonesia.

“Kami belum pernah ketemu dengan pasangan ini. Semua kombinasi pemain ganda putri yang dibawa Tiongkok kami pernah ketemu, hanya pasangan Tang dan Yu ini yang belum kami hadapi. Mungkin ini bagian dari strategi mereka juga. Stok pemain ganda mereka juga banyak dan secara individu bagus-bagus. Peluru mereka terlalu banyak,” jelas Greysia lagi.

Meski menjadi salah satu sektor andalan bagi Indonesia, Greysia/Nitya mengaku tak tampil dibawah tekanan. Keduanya mengatakan terus bermain lepas dan mengerahkan semua kemampuan mereka.

“Dari awal main kami tidak pernah merasa tertekan. Karena dari kami meyakini, berapapun skor tim Indonesia, kami terus berusaha untuk menyumbangkan poin. Kami bermain enjoy dan tidak mau tertekan,” tambah Nitya. (*)

Berikut hasil pertandingan semifinal Indonesia vs Tiongkok (1-3):
– Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Cai Yun/Fu Haifeng: 21-16, 21-17
– Bellaetrix Manuputty vs Li Xuerui: 5-3 retired
– Jonatan Christie vs Chen Long: 10-21, 15-21
– Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari vs Tang Yuanting/Yu Yang: 21-17, 17-21, 15-21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: