SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2015
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,679 other followers

Kalahkan Wakil Pelatnas, Dian/Nadya Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 18, 2015


Satu-satunya wakil Pelatnas di partai puncak, Meirisa Cindy/ Nisak Puji Lestari akhirnya harus puas sebagai runner up Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning DKI Jakarta Open 2015. Di pertandingan yang digelar di GOR Asia Afrika, Senayan hari Sabtu (16/05) kemarin mereka ditantang oleh Dian Fitriani/Nadya Melati dari Pertamina Fastron yang merupakan juara Djarum Sirnas 2015 seri kedua di Manado dua pekan lalu.

Dian/Nadya berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Mereka tak sekalipun memberikan celah bagi Meirisa/Nisak untuk bisa mengembangkan permainan. Dian/Nadya pun berhasil menang dalam dua game langsung 21-14 dan 21-10.

“Tentunya kami senang bisa juara untuk kedua kalinya di tahun ini, semoga kami bisa terus tampil konsisten di pertandingan berikutnya. Dan bagi kami juga ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bisa juara di Jakarta yang cukup bergengsi,” ujar Nadya usai laga.

Hal senada pun diutarakan oleh Dian. “Sama seperti Nadya, saya juga senang bisa juara disini dan bisa memneuhi target yang dibebankan oleh klub. Selama di lapangan tadi saya bisa percaya diri karena berhasil terus memimpin,” tambah Dian.

Bagi pasangan Meirisa atau yang akrab disapa Cindy dan Nisak, capaian ke partai puncak sudah melebihi target mereka. “Walaupun kami kalah di final, kami tetap bersyukur bisa melamapaui target. Awalnya kami menargetkan untuk bisa sampai semifinal, semoga di Bogor bisa lebih baik lagi,” ujar Nisak.

Cindy sendiri menuturkan bahwa performanya hari ini bisa dikatakan kurang maksimal. “Pergelangan tangan saya sedikit sakit saat bertanding tadi, sayang sekali. Padahal harusnya bisa lebih mengimbangi permainan lawan,” ujarnya.

Sementara itu gelar ganda campuran yang memang sudah dipastikan menjadi milik PB Djarum akhirnya dibawah pulang oleh Andrei Adistia/Vita Marissa yang bertarung sengit tiga game melawan Fran Kurniawan/Komala Dewi. Andrei/Vita baru bisa menang setelah bertarung selama 54 menit. Mereka menang dengan 18-21, 21-19 dan 23-21.

Sementara itu, Alamsyah Yunus berhasil menyabet gelar juara tunggal dewasa putra pada Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jakarta Open 2015, usai dilaga final tadi mampu menangani lawannya Setyaldi Putra Wibowo asal klub Guna Dharma Bandung dengan kemenangan Alamsyah 19-21 21-8 dan 21-18.

Kemenangan perdananya di Djarum Sirnas tahun ini pun, dipersembahkan Alamsyah untuk anak pertamanya yang baru lahir bulan April lalu yakni Muhammad Rasyid Alamsyah.

“Kemenangan pertama Djarum Sirnas tahun ini, saya persembahkan untuk anak pertama saya yang lahir bulan April lalu. Rasyid ini bapak persembahkan gelar juara untuk kamu,” ungkap Alamsyah dengan raut wajah gembira.

Disisi lain, Setyaldi yang gagal mencapai ambisinya untuk bisa meraih gelar juara, mengaku tetap bersyukur dengan hasil yang diraihnya itu.

“Meski saya tidak berhasil juara, namun saya tetap mensyukuri hasil yang didapat ini. Semoga di turnamen berikutnya saya bisa lebih baik lagi,” ujar Setyaldi.

Sementara itu, gelar juara tunggal dewasa putri mampu diraih oleh Ganis Nurahmandani asal klub Pertamina Fastron usai dilaga final berhasil mengalahkan Hera Desiana Rachmawati asal klub Mutiara Cardinal Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: