SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2015
    M T W T F S S
    « May   Jul »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Liliyana Natsir Sebut Indonesia Open Sudah Berubah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 2, 2015


JAKARTA, Kompas.com – Pebulutangkis Indonesia nomor ganda campuran Liliyana Natsir menilai saingan pada baba awal kompetisi super series premier BCA Indonesia Open 2015 sudah berat.k

“Sekarang dari babak awal sudah merasa semua berat, jadi harus dari awal benar-benar siap,” kata Liliyana seusai latihan di Istora Senayan, Jakarta, Senin (01/06/2015).

Liliyana atau  Butet tersebut mengatakan persaingan dalam kompetisi Indonesia Open tahun ini berbeda tahun-tahun sebelumnya yang mulai ketat menjelang babak akhir.

“Kalau dulu kan delapan besar baru berat, kalau sekarang kan babak awal aja kita sudah ketat. Besok juga ketemu juara di Australia Open kemarin kan di babak pertama” jelas Butet.

Ganda campuran utama Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan menghadapi pasangan Hong Kong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah pada babak eliminasi Selasa (2/6).

Oleh karena itu Liliyana mempersiapkan dirinya agar tidak lengah dan sudah bersiap sejak babak awal dimulai. “Jadi kita tidak boleh lengah, bahaya,” jelas pemain ganda campuran peringkat tiga dunia tersebut.

Liliyana sendiri mengaku berstrategi untuk fokus di tiap satu pertandingan sebelum melaju ke satu pertandingan lainnya. “Kita liat saingannya juga ketat, jadi ‘step by step’ ajalah tiap satu pertandingan. Gimana kita ngelewatin satu per satu dululah, jangan mikirin terlalu jauh sampe gelar juara,” kata pemain kelahiran tahun 1985 itu.

Pemain kelahiran Manado tersebut juga menjadikan kekalahan pada Australia Open bulan lalu sebagai motivasi khusus untuk meraih gelar juara pada Indonesia Open kali ini. Bahkan, gelar juara Indonesia Open sudah ditargetkan oleh Liliyana pada tahun sebelumnya. “Ya pastinya, dari tahun lalu juga kita ingin juara di sini,” jelas dia.

Liliyana juga sempat mengungkapkan kurangnya persiapan yang dijalaninya karena harus mengikuti empat kejuaraan secara beruntun yang berakibat pada menurunnya kondisi fisik. “Persiapan sih kurang ya, soalnya kita ikut pertandingan beruntun. Cuma ya kita sebagai atlet harus hadapilah walau persiapan kurang. Ya tetap siap tempur,” kata dia.

Liliyana meraih juara dalam Dong Feng Citroen Badminton Asia Championship 2015 di Tiongkok pada April 2015. Setelahnya Liliyana yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad juga mengikuti kejuaraan Sudirman Cup di Tiongkok pada awal Mei, yang kemudian dilanjutkan mengikuti kejuaraan Australia Open di akhir bulan yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: