SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2015
    M T W T F S S
    « May   Jul »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Tim Bulu Tangkis Putri Gagal ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 12, 2015


SINGAPURA, KOMPAS.com — Tim bulu tangkis putri Indonesia gagal masuk putaran final nomor beregu SEA Games 2015 setelah kalah dari tim putri Malaysia 1-3 dalam pertandingan yang digelar di Singapore Indoor Stadium Singapura, Kamis (11/6/2015).

“Semua atlet putri sudah berusaha. Kami kalah dalam rubber gamepada tiga partai. Suka tidak suka harus diakui kami kalah,” kata Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia dalam SEA Games 2015, Lius Pongoh, selepas pertandingan di Singapura, Kamis.

Tunggal putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Linda Wenifanetri membuka peluang bagi rekan-rekannya di pelatnas Cipayung, Jakarta ,dengan menaklukkan wakil Malaysia, Jing Yi Tee. Linda unggul dalam dua gim 21-12, 21-10 dalam waktu 37 menit.

Namun, pada partai ganda kedua, pasangan Malaysia Khe Wei Woon/Vivian Kah Mun Hoo dapat mengalahkan pasangan Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi. Anggia/Ni Ketut takluk dari pasangan peringkat ke-11 dunia itu dalam tiga gim dengan skor 18-21, 21-19, 6-21 dalam 55 menit pertandingan.

Hanna Ramadini yang turun pada partai ketiga juga tidak mampu memetik poin bagi tim putri Merah Putih. Hanna kalah dari tunggal putri Malaysia, Yen Mei Ho, juga dalam tiga gim 19-21, 21-11, dan 19-21.

Harapan tim putri Indonesia gugur setelah ganda putri kedua Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani juga kalah dari wakil Malaysia. Suci/Dea dikalahkan pasangan Amelia Alicia Anscelly dalam tiga gim selama 52 menit dengan skor 21-15, 19-21, 13-21.

Lius Pongoh mengaku, tim Indonesia tidak mampu merebut poin pada partai ganda kedua oleh pasangan Maretha Dea Giovani/Suci Rizki Andini saat kedudukan 1-2.

“Hanna tadi juga ketat bersaing dengan tunggal putri Malaysia. Tetapi, pada nomor beregu kami tidak menetapkan target. Target kami pada ganda putra dan ganda campuran,” kata pria yang akrab disapa Koh Lius itu.

Lius mengatakan, tim bulu tangkis putra dan tim putri Indonesia memang memberi kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk ikut memperkuat kontingen Merah Putih dalam SEA Games ke-28.

“Malaysia juga tidak menurunkan senior-senior mereka, kecuali Lee Chong Wei. Saya sudah sejak 2009 ingin menurunkan pemain muda pada SEA Games, tetapi kesempatan baru ada pada 2015 ini,” kata Koh Lius.

Tim bulu tangkis Indonesia masih mempunyai peluang merebut medali emas dari nomor beregu putra jika mampu menaklukkan tim putra Malaysia dalam putaran semifinal yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium Singapura, Kamis malam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: