SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2015
    M T W T F S S
    « May   Jul »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Hanna Mampu Lolos ke Semi-Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 15, 2015


SINGAPURA, Kompas.com – Sukses mengalahkan Liang Xiaoyu (Singapura), Hanna Ramadini melenggang ke babak semifinal bulutangkis perorangan tunggal putri SEA Games 2015. Hanna melaju usai menang dengan skor 21-15, 11-21, 21-14.

Baik Hanna maupun Xiaoyu tampaknya terus berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang berangin. Di game pertama, Hanna mampu mengontrol lapangan dengan baik. Namun Xiaoyu unggul dari Hanna di gim kedua dan game penentuan pun harus dimainkan.

Pada gim ketiga, Hanna sempat ketinggalan 6-9. Perlahan tapi pasti, Hanna mengumpulkan satu demi satu poin. Hanna sampai jatuh bangun mengambil dropshot yang diberikan oleh Xiaoyu di pojok-pojok lapangan. Usaha dan kegigihan Hanna membuahkan hasil, keunggulannya balik menekan Xiaoyu yang dielu-elukan penonton di Singapore Indoor Stadium.

“Di awal game pertama dan kedua, kami sama-sama belum bisa mengatasi kondisi angin di lapangan yang parah sekali. Di game ketiga saat saya mendapat lapangan yang cukup enak, poinnya malah mepet. Saya berpikir, kalau pindah lapangan bagaimana ini?” kata Hanna menceritakan pertandingannya.

“Namun saat itu saya berpikir, mau kalah atau menang melawan diri sendiri? Lalu saya maksa saja, Alhamdulillah bisa. Saya banyak bermain menyerang di akhir permainan, saya tidak mau terserang duluan, dan lawan jadi tidak siap dengan perubahan permainan saya,” beber Hanna, pemain kelahiran Tasikmalaya, 21 Februari 1995.

“Main di kandang lawan, saya awalnya sempat grogi. Tapi lama-lama saya bisa mengatasi,” ceritanya.

Pada laga semifinal, Hanna akan berhadapan dengan pemain muda Malaysia, Goh Jin Wei yang dengan mengejutkan mampu mengalahkan unggulan kedua asal Thailand, Nitchaon Jindapon, dalam dua gim langsung 21-16, 23-21. “Saya pernah kalah dari Goh, kala itu menggunakan poin 11. Goh usianya lebih muda dari saya, pasti dia bermain lebih lepas,” pungkas Hanna.

sayang, wakil tunggala puteri lainnya,  Linda Wenifanetri dihentikan oleh Vu Thi Trang (Vietnam) setelah bertarung tiga gim dengan skor 19-21, 21-9, 17-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: