SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2015
    M T W T F S S
    « May   Jul »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Medali Emas Hasil “Perang Saudara”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 16, 2015


SINGAPURA, Kompas.com – Laga ‘perang saudara’ di final bulutangkis perorangan SEA Games 2015 akhirnya dimenangkan oleh Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dengan unggul atas Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dengan skor 21-12, 24-22.

“Dua tahun lalu saya meraih medali perak, sekarang bisa dapat emas. Tentunya senang bisa meraih prestasi yang lebih baik. Soal lawan, rasanya sama saja seperti latihan, sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” tutur Ricky.

“Alhamdulillah saya senang bisa menyumbangkan medali emas lagi untuk Indonesia, mudah-mudahan prestasi kami lebih baik lagi kedepannya. Di gim kedua sebenarnya kami agak goyang saat ketinggalan 2-11. Namun kami coba fokus dan konsentrasi, akhirnya bisa menang,” ucap Angga.

“Medali emas ini kami persembahkan untuk keluarga, pelatih, teman-teman dan untuk Indonesia tentunya. Serta untuk PBSI dan pak Gita (Wirjawan) yang sudah memberi support langsung di stadion,” tambah Angga.

Angga/Ricky menampilkan permainan yang dengan teknik yang lebih matang. Keduanya lebih unggul baik dari segi serangan maupun pertahanan. Angga/Ricky yang merupakan juara Singapore Open Super Series 2015 ini unggul 11-4 di interval game pertama.

Pada game kedua, keadaan berbalik. Kevin/Marcus memberikan perlawanan sengit dan memimpin perolehan angka 11-2 dan mengungguli Angga/Ricky. Namun Angga/Ricky mampu menyamakan kedudukan menjadi 13-13, mereka bahkan balik unggul 17-14. Pertarungan semakin seru saat Kevin/Marcus kembali memimpin dengan 20-18 dan tinggal satu poin lagi menuju rubber game.

Akan tetapi Angga/Ricky tak mau memberikan kesempatan sama sekali pada Kevin/Marcus, mereka pun bangkit dan menyamakan kedudukan 20-20. Saat kedudukan kembali imbang 22-22, Kevin/Marcus melakukan kesalahan sendiri, champion point pun diraih Angga/Ricky.

“Kami tertekan di gim pertama, pada game kedua padahal sudah dapat kesempatan, tapi kalah sabar. Angga/Ricky lebih bisa menguasai keadaan. Dari awal start mereka lebih siap. Angga/Ricky bisa fokus dapat satu demi satu poin, sementara kami buru-buru,” jelas Kevin usai pertandingan.

“Hasil ini belum sesuai target pribadi, maunya juara. Menghadapi sesama pemain Indonesia justru lebih terbebani, karena sudah sama-sama tahu permainan masing-masing, tetapi kami balikkan saja ini jadi motivasi,” tambahnya.

“Kami memang kalah tenang, Angga bagus di poin-poin kritis. Dia dapat 12 angka dalam sekali servis, servisnya memang bagus,” ungkap Marcus.

Dengan kemenangan ini, Angga mengulang sukses di SEA Games Myanmar 2013. Dua tahun lalu, Angga juga meraih medali emas bersama Rian Agung Saputro. Sedangkan Ricky kala itu meraih medali perak bersama Berry Angriawan.

Indonesia begitu menguasai sektor ganda putra di ajang SEA Games. Dalam 10 tahun terakhir, medali emas ganda putra tak pernah lepas dari genggaman Indonesia. Bahkan sejak tahun SEA Games 2011 di Jakarta, Indonesia selalu menciptakan All Indonesian Final di sektor ganda putra. Pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi juara di tiga SEA Games berturut-turut pada tahun 2005, 2007 dan 2009.

Sedangkan di tahun 2011, medali emas diraih Mohammad Ahsan/Bona Septano yang mengalahkan Kido/Hendra di final. Pada tahun 2013, Angga/Ricky menangi laga ‘perang saudara’ melawan Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: