SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    August 2015
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Empat Ganda Campuran Lolos

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 12, 2015


JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia meloloskan empat wakil ganda campuran ke babak kedua Total BWF World Championships 2015. Kemenangan pertama diraih oleh Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, disusul Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili.

Edi/Gloria memetik kemenangan straight game atas wakil Belanda, Jorrit De Ruiter/Samantha Barning, 21-13, 21-15. Juga berhadapan dengan wakil dari Eropa, Tontowi/Liliyana menang atas Rodion Kargaev/Ekaterina Bolotova (Rusia), 21-11, 21-11.

Sama seperti kedua rekannya, Praveen/Debby pun tak kehilangan satu gim pun saat menghadapi Robin Middleton/Leanne Choo (Australia), 21-9, 21-12. Meskipun demikian, Praveen/Debby menampik bahwa kemenangan mereka raih dengan cukup mudah.

“Sebetulnya dibilang mudah banget juga tidak. Kami pernah menonton pertandingan mereka lawan ganda campuran Indonesia dan hasilnya ramai. Di pertandingan tadi kami lebih konsentrasi, tidak menganggap enteng lawan, dan menerapkan pola permainan menyerang dari awal,” papar Debby kepada insan media.

“Dukungan dari penonton di Istora juga menambah semangat kami, bukannya merasa tertekan. Medali emas yang kami raih di SEA Games Singapura 2015 lalu juga menambah kepercayaan diri kami. Kami ingin buat kejutan untuk Indonesia,” ujar Debby yang berasal dari Palembang.

“Selanjutnya kami akan berhadapan dengan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark). Kami belum pernah menang, baru hampir menang saja. Jadi ambisi kami untuk menang sangat besar. Mereka adalah pasangan senior, pola permainan matang, pokoknya bagaimana caranya besok kami harus lebih sabar,” papar Praveen soal laga pada babak kedua.

Sementara itu, menyusul rekan-rekannya, Riky/Richi harus berjuang keras melawan Wong Fai Yin/Chow Mei Kuan (Malaysia). Lewat laga dramatis yang menegangkan, Riky/Richi menangrubber game dengan skor 18-21, 21-18, 22-20.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: