SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2015
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Badan Meriang, Liliyana/Tontowi Kandas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 12, 2015


TOKYO, KOMPAS.com — Langkah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya harus terhenti di perempat final Japan Open Super Series 2015. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Korea, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, 16-21 dan 21-23.

“Hari ini, khususnya saya, kurang enak badan sebenarnya. Badan bawaannya berat. Saya sudah coba paksa di lapangan, tetapi ternyata masih belum bisa. Tetapi, di luar itu, lawan hari ini mainnya juga memang bagus,” kata Liliyana.

Tertinggal di gim pertama dengan 16-21, Tontowi/Liliyana sempat membuka peluang memperpanjang napas menjadi rubber game. Sayang, setelah unggul 20-17, Tontowi/Liliyana malah balik tertekan dan disusul lawan menjadi 21-23.

“Di gim pertama, kami kurang in di lapangan. Gim kedua sudah oke, tetapi kami malah banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin kritis. Kans untuk rubber game sebenarnya ada tadi. Kami sudah unggul 20-17, tetapi malah berbalik kami yangketekan,” ungkap Liliyana.

Tontowi/Liliyana dan Ko/Kim sudah empat kali berhadapan. Sebenarnya, pasangan Indonesia tersebut masih memimpin rekor pertemuan dengan 3-1. Mereka terakhir berhadapan di BWF World Championships 2015, Agustus lalu. Saat itu, Tontowi/Liliyana menang mudah 21-8 dan 21-15.

“Dari terakhir ketemu mereka tidak ada yang berubah, tetapi lebih ke kami-nya yang tidak dalam performa terbaik,” ujar Liliyana.

“Rasa kecewa pasti ada, apalagi kami tadi leading, tetapi semua jadi bahan masukan buat evaluasi nanti. Selanjutnya ada Korea Open,” kata Liliyana lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: