SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2015
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Tommy, Ihsan dan Jonatan Terjungkal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 18, 2015


SEOUL, Kompas.com – Tiga tunggal putra Indonesia yang bertanding di babak dua Korea Open Super Series 2015 akhirnya harus terhenti setelah dikalahkan lawan mereka, Kamis (17/09/2015).

Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa dan Jonatan Christie sama-sama tak berhasil mengatasi lawannya di lapangan.

Tommy menjadi wakil tunggal putra yang pertama menelan kekalahan. Ia dihentikan Kento Momota setelah bertanding tiga gim selama 67 menit, 15-21, 21-14 dan 13-21.

“Momota hari ini bermain lebih rapi dan tenang. Dia lebih tahu bagaimana cara merubah permainan dari game pertama dan kedua, dengan gim ketiga,” kata Tommy singkat.

Sementara itu, Ihsan juga harus terhenti di tangan pemain Tiongkok, Tian Houwei. Tian masih terlalu tangguh untuk Ihsan, ia merebut kemenangannya dengan 21-17 dan 21-10.

“Tian Houwei tipe pemain yang kuat. Tadi di lapangan kerasa banget saya susah menembus pertahanannya. Di otak sudah tahu mau main apa, tapi tadi saya seperti tidak bisa keluar. Saya tidak puas dengan permainan hari ini. Ada banyak evaluasi yg harus saya bawa pulang. Saya harus menaikkan kekuatan fisik saya di lapangan, lebih fokus dan meningkatkan kualitas permainan. Karena kalau di level ini kualitas pemainnya sudah bagus-bagus sekali,” jelas Ihsan panjang lebar.

Jonatan yang main terakhir pun belum bisa merebut kemenangannya. Ia kalah dari pemain Jepang, Sho Sasaki, 15-21, 21-16 dan 13-21.

“Tempo permainan saya kebawa dia yang lambat. Permainan saya jadi susah keluar. Saya sudah berusaha keluar dari permainan dia, tapi tadi sempat berat aja di lapangan, nggak tahu kenapa,” kata Jonatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: