SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2015
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Tontowi/Liliyana Melenggang ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 19, 2015


SEOUL, Kompas.com –Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menghentikan langkah Chris Adcock/Gabrielle Adcock dalam waktu kurang dari setengah jam, dan memastikan tiket ke final Korea Open Superseries.

Dalam pertandingan semifinal tersebut, Tontowi/Liliyana menang dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.

“Kami tadi bermain pintar saja di lapangan. Karena ini kondisi angin kemana-mana, jadi tadi kami main asal masuk aja dulu. Di sisi lain lawan juga jadinya bingung sendiri buat main. Di lapangan mereka tadi juga mencoba merusak konsentrasi kami dengan beberapa kali protes. Tapi kami terus mencoba tenang dan tidak terpengaruh,” kata Tontowi ditemui usai pertandingannya.

Menang cukup mudah di game pertama, Tontowi/Liliyana sempat mendapat perlawanan dari Chris/Gabrielle di game kedua. Namun game berlangsung lebih cepat karena poin diperoleh dari pukulan-pukulan pendek saja. Servis melebar dan smash yang membentur net dari Chris/Gabrielle, menjadi pundi-pundi angka bagi Tontowi/Liliyana.

“Di game kedua lawan bermain lebih parah lagi, selain harus ngelawan angin, lawan juga banyak melakukan kesalahan. Kami banyak diuntungkan dari hal tersebut. Mereka suka nyangkut-nyangkut di net. Kuncinya tetap tenang dan fokus,” tambah Tontowi lagi.

Kemenangan ini menambah dominasi Tontowi/Liliyana atas Chris/Gabrielle. Rekor pertemuan sebelumnya mencatat enam kemenangan untuk Tontowi/Liliyana dari delapan pertemuan. Terakhir di Australian Open 2015 lalu, Tontowi/Liliyana juga menang telak dari pasangan Inggris tersebut dengan 21-9 dan 21-12.

Selanjutnya di babak final, Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan lawan kuatnya, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Tiongkok. Dimana dari enam pertemuan terakhir, Tontowi/Liliyana belum juga berhasil mencetak kemenangan.

“Besok kami harus lebih fokus lagi. Karena beberapa kali pertemuan terakhir kami masih kalah terus. Jadi besok kami akan mencobanya lagi. Mereka nggak gampang mati dan fokusnya juga bagus. Kami harus mengantisipasi hal tersebut,” jelas Tontowi.

Indonesia berpeluang menambah satu lagi tiket ke babak final. Setelah ini ada pasangan ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang tengah bertanding melawan unggulan dua dari Tiongkok, Luo Ying/Luo Yu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: