SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2015
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Tiga Gelar Juara dalam Empat Pekan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 22, 2015


JAKARTA, KOMPAS.com — Empat pekan belakangan sepertinya menjadi hari-hari keberuntungan buat Gregoria Mariska. Pemain tunggal putri berbakat yang merupakan anggota skuad Pelatnas Cipayung ini sukses membukukan tiga gelar juara, yaitu Singapore International Series, Victor Indonesia International Challenge, serta Jaya Raya Indonesia Junior Challenge 2015.

Tentunya sukses Gregoria tak sekadar bermodalkan keberuntungan, kerja keras dan tekad kuat untuk menjadi juara juga membuatnya naik podium juara.

“Bulan ini saya sudah memenangi tiga gelar juara. Ini tentu saja membuat saya semakin termotivasi dan menambah kepercayaan diri saya untuk berlatih dan tampil lebih baik lagi di turnamen-turnamen berikutnya,” tutur Gregoria.

Kemenangan Gregoria di turnamen yunior kelas U-19 ini diraihnya dengan mengalahkan Supanida Kathong (Thailand), lewat duelrubber game, 21-16, 19-21, dan 21-19. Seperti dijelaskan Gregoria, sebetulnya dia bisa menyelesaikan permainan dengan dua gim, tetapi pada kedudukan 19-16, lawan mengubah pola permainannya dengan memperbanyak variasi di net dan bola-bola serang, seperti dropshot dan setengah smes yang begitu menyulitkannya.

“Pada gim ketiga, saat unggul 19-15, saya merasa tegang dan ingin cepat-cepat menyelesaikan permainan sehingga lawan sempat menyusul perolehan angka,” ujar Gregoria.

“Secara kelas, Gregoria masih unggul dibandingkan lawannya, tetapi di poin-poin akhir, dia sering terburu-buru sehingga walaupun sudah memimpin 19-16 di gim kedua, akhirnya Gregoria kalah. Hal ini kejadian lagi di gim ketiga saat kedudukan 19-15. Namun, kali ini, dia sanggup memenangi pertandingan,” kata Imam Tohari, pelatih yang mendampingi Gregoria saat bertanding.

“Kunci kemenangan Gregoria hari ini adalah dia berani bermainrally atau membuat lawannya berlari. Supanida ini adalah pemain ganda yang memiliki permainan bola-bola drive yang bagus. Jadi, sebisa mungkin Gregoria harus menghindari permainan bola-boladrive,” ujarnya.

Sepulangnya dari turnamen ini, Gregoria rencananya akan mengikuti turnamen Thailand Open Grand Prix Gold yang berlangsung di Bangkok, 29 September–4 Oktober 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: