SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    October 2015
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Febby Menangi Laga Klasik

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 2, 2015


PONTIANAK, Kompas.com –  Laga “klasik”  antara Febby Angguni dan Ana Rovita di perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Kalimantan Tengah Open 2015, Kamis (1/10) sore akhirnya dimenangi Febby.

Febby yang kini membela Tjakrindo Masters untuk ke delapan kalinya berhasil mengalahkan Ana yang kini membawa bendera Pertamina Fastron. Di awal gim pertama, Febby terlihat kesulitan untuk meraih angka, ia langsung tertinggal 0-5 di awal gim. Sempat berhasil menyamakan kedudukan di angka 8, lagi-lagi kesalahan demi kesalahan yang ia lakukan membuatnya tertinggal 9-11 di interval.

Febby pun terlihat masih belum bisa mengatasi keadaan saat ia terus tertinggal. Tetapi juara empat seri Djarum Sirnas 2015 ini berhasil membalikkan keadaan, setelah menyamakan kedudukan diangka 14, Febby berhasil terus memimpin. Unggul 20-16, Febby sempat membuat dua kali kesalahan dan baru bisa menutup gim pembuka ini dengan 21-18.

“Di awal gim pertama saya banyak melakukan kesalahan, saya juga merasa belum panas di lapangan, tetapi jelang akhir gim pertama saya sudah mulai bisa kembali menguasai pertandingan. Ditambah lagi kami memang sudah sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Febby usai laga.

Di gim kedua, Febby terlihat berada di atas angin. Ia sama sekali tak memberikan Ana kesempatan untuk mengembangkan permainannya. Penempatan bola apik dan berhasil menjaga wilayah pertahanannya dengan baik, Febby pun bisa menuntaskan perlawanan Ana dengan skor telak 21-6.

Di babak semifinal yang akan digelar besok (2/10), Febby akan berjumpa dengan Erlina Kurniati. Atlet asal Jaya Raya yang juga pernah berlatih di PB Djarum ini adalah junior Febby.

Erlina melaju ke empat besar setelah bertarung tiga game melawan Syakila Shifa Irmawan dari Fifa Badminton Club 21-15, 19-21 dan 21-12. “Meskipun dia lebih junior, saya harus tetap waspada,” tutupnya singkat.

Sementara babak semifinal lainnya akan mempertemukan Ganis Nur Rahmadhani dari Pertamina Fastron yang akan berjumpa dengan wakil PB Djarum, Intan Dwi Jayanti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: