SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2015
    M T W T F S S
    « Oct   Dec »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Della/Rosyita Raih Juara Setelah Dirundung Cedera

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 15, 2015


JAKARTA, Kompas.com – Pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari  memang luar biasa. Baru bertanding di dua turnamen usai enam bulan absen karena Rosyita dirundung cedera, pasangan ini sudah mampu naik podium juara di ajang Malaysia International Challenge 2015. Sebelum ke Malaysia, Della/Rosyita juga bertanding ke Korea Masters 2015 dan berhasil mencapai babak delapan besar.

Di partai final Malaysia International Challenge 2015, Della/Rosyita menang dua game langsung atas unggulan pertama, Chaladchalam Chayanit/Phaitamas Muenwong dari Thailand, dengan skor 21-18, 21-12.

“Arti gelar ini sangat luar biasa buat saya, walaupun hanya level International Challenge. Naik podium juara lagi tidak segampang yang orang lihat. Selama delapan bulan saya mengalami cedera dan tidak bisa apa-apa, kalau diingat rasanya sedih sekali,” kata Rosyita yang terharu akan buah perjuangannya.

“Kami bersyukur bisa juara. Ini adalah hasil kerja keras, fokus di permainan dan saling percaya dengan partner,” tutur Della kepada Badmintonindonesia.org.

Meskipun menang dua gim langsung, namun Della/Rosyita mengaku tak mudah menghadapi pasangan dari Negeri Gajah Putih tersebut. Mereka bahkan beberapa kali melakukan kesalahan beruntun yang membuat poin lawan terus bertambah.

“Dibilang menang mudah sih tidak juga, lawan banyak melakukan kesalahan sendiri. Akan tetapi kami juga sempat begitu, lawan dapat poin dari kesalahan kami. Menurut kami, bola-bola lawan sebetulnya tidak berbahaya,” jelas Rosyita ketika ditanya soal pertandigan.

Kualitas serangan yang mematikan menjadi keistimewaan Della/Rosyita, diakui keduanya, hal ini memang merupakan senjata utama mereka dalam mematikan perlawanan musuh di lapangan. “Kami mengandalkan tipe permainan serang, saya dan Rosyita maksud tujuan pukulannya selalu sama, ke arah menyerang,” papar Della.

“Namun kami sadar, gelar ini adalah permulaan. Masih banyak tugas menanti, dan masih banyak pula yang mesti kami tingkatkan,” tambah Della.

Sementara itu, dua wakil Indonesia mesti puas di posisi runner-up. Dinar Dyah Ayustine takluk di tangan Liang Xiaoyu asal Singapura, dengan skor 11-21, 13-21. Pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia juga belum dapat mengatasi tekanan Bodin Issara/Savitree Amitrapai (Thailand), saat dikalahkan lewat permainan straight game, 13-21, 6-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: