SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2015
    M T W T F S S
    « Oct   Dec »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Juara, Chong Wei Merasa Baru Tampil 85 Persen

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 23, 2015


HONG KONG, Kompas.com – Mantan peringkat satu dunia, Lee Chong Wei semakin memantapkan diri di persaingan dunia setelah menjuarai turnamen Hong Kong Open Super Series, Minggu (22/11/2015).

Di final, Chong Wei mengalahkan pemain peringkat 10 atas Tiongkok, Tian Houwei  dalam dua gim 21-16, 21-15. “Hari ini Tian bermain sangat baik. ia menampilkan permainan bertahan yang baik, karena saya terus menyerang,”kata  Chong Wei.

Ini merupakan gelar juara turnamen tingkat Super Series ketiga buat Chong Wei setelah ia bebas dari hukuman skorsing selama delapan bulan pada Mei lalu. Sebelumnya, Chong Wei menjadi juara di French dan China Open.

Penampilan Chong Wei pun membungkam  kritik yang meragukan pemain berusia 33 tahun ini masih mampu bersaing untuk merebut medali emas Olimpiade di Rio de Janeiro tahun depan. Meski sudah tua, Chong Wei tetap merupakan satu-satunya harapan Malaysia untuk merebut emdali emas Olimpiade yang pertama.

Ia telah mempersembahkan dua medali perak Olimpiade yang direbutnya di Beijing (2008) dan London (2012). Di dua Olimpiade ini ia dikalahkan musuh utamnaya, Lin Dan dari Tiongkok.

“Saya kira masih jauh untuk membicarakan peluang di Olimpiade. Saat ini pun saya merasa baru tampil 85 persen dari penampilan terbaik saya,” kata Chong Wei.

Tiongkok merebut dua gelar juara di nomor ganda campuran dan ganda puteri. Sementara Spanyol merebut gelar juara tunggal puteri dan ganda putera dikuasai Korea Selatan.

Hasil final:
Zhang Nan/Zhao Yunlei  [China/1]-Liu Cheng/Bao Yixin [China/3] 21-17 17-21 21-17
Carolina Marin [Spain/1]-Nozomi Okuhara [Japan]    21-17 18-21 22-20
Lee Chong Wei [Malaysia]-Tian Houwei [China] 21-16 21-15
Tian Qing/Zhao Yunlei [China/5]-Tang Yuanting/Yu Yang [China] 21-15 21-12
Lee Yong Dae/Ypp Yeon Seong  [Korea/1]-Mathias Boe/Carsten Mogensen [Denmark/3]    21-7 18-21 21-18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: