SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2015
    M T W T F S S
    « Oct   Dec »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Ihsan Mampu Singkirkan Unggulan Keempat

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 27, 2015


MAKAU, KOMPAS.com — Ihsan Maulana Mustofa sukses menumbangkan unggulan keempat dari Korea, Son Wan Ho, dengan skor 21-15, 26-24 dan maju ke perempat final Macau Open Grand Prix Gold 2015.

Bermain all out tanpa beban menghadapi unggulan menjadi salah satu senjata Ihsan dalam menaklukkan lawannya tersebut. Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Ihsan dalam rekor pertemuannya dengan Son. Di kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2015, Ihsan juga tercatat mengalahkan Son, juga dalam dua gim langsung, dengan skor 21-12, 21-12.

“Walaupun pernah menang dari Son, saya rasa pressure tetap ada di sisi dia. Karena Son merupakan pemain berkelas, bukan pemain sembarangan, dia juga lebih berpengalaman dan lebih diunggulkan dari saya. Hari ini, saya merasa bermain all out,” ujar Ihsan yang ditemui seusai pertandingan.

“Saya bisa tampil sabar dan mencari kesempatan untuk bermain net dan mendapatkan posisi yang enak untuk menyerang. Pokoknya jangan sampai saya hanya bermain bertahan terus. Setelah mendapat pola ini, saya fokus dan tetap konsisten hingga akhir permainan,” tuturnya.

Ihsan mengaku sudah mempersiapkan diri sebelum berjumpa dengan Son. Ia telah berdiskusi bersama pelatihnya, Hendry Saputra, soal bagaimana strategi yang tepat untuk “mematikan” lawannya tersebut. Ihsan yang merupakan runner up Thailand Open Grand Prix Gold 2015 ini juga telah mengantisipasi permainan yang dikiranya akan berlangsung rubber game.

“Karena kalah di pertemuan sebelumnya, saya pikir Son pasti akan lebih siap kali ini. Jadi, saya sudah mengantisipasi akan bermain sengit dan berakhir tiga gim, jadi saya sudah siap secara fisik dan mental,” ujarnya.

Ihsan merupakan wakil Indonesia kedua yang berhasil lolos ke turnamen berhadiah total 120 ribu dollar AS ini. Sebelumnyam pasangan ganda putri, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, sudah melaju. Namun, sayangnya, sektor tunggal putri harus kehilangan wakil lewat kekalahan Linda Wenifanetri atas Sindhu PV (India) dengan skor 17-21, 18-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: