SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2015
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Indonesia Turunkan “Full Team”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 1, 2015


MALANG, KOMPAS.com — Turnamen Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015 akan diikuti oleh pemain-pemain terbaik Indonesia, seperti juara dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Pasangan ganda putri juara Korea Open Superseries 2015, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, juga dipastikan hadir.

Olimpiade Rio de Janeiro yang akan berlangsung pada pertengahan 2016 membuat semua pebulu tangkis kelas dunia berlomba-lomba untuk meraih poin sebanyak-banyaknya demi tiket event olahraga terakbar dunia tersebut. Tak heran jika pemain-pemain yang biasanya turun di kelas superseries atau superseries premier juga akan tampil di turnamen yang akan diadakan di Kota Malang, Jawa Timur, pada 1-6 Desember 2015 mendatang.

“Berbeda dengan tahun lalu, pada tahun ini turnamen Indonesian Masters akan dipenuhi pemain top kita, seperti Hendra/Ahsan, Owi/Butet (Tontowi/Liliyana), dan masih banyak lagi. Kalau tahun lalu yang hadir pemain-pemain kelas tiga, sekarang pemain kelas satu dan kelas dua juga hadir karena Olimpiade sudah semakin dekat,” ujar Achmad Budiharto, Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan.

Pemain muda yang namanya tengah melejit, seperti Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, serta Firman Abdul Kholik, yang merupakan runner-up tahun lalu, juga akan ambil bagian di turnamen berhadiah total 120.000 dollar AS ini. Mereka telah dipersiapkan untuk mengikuti turnamen berturut-turut, dua pekan sebelumnya. Ihsan, Anthony, dan Jonatan juga berlaga di ajang Hong Kong Open Superseries 2015 dan Macau Open Grand Prix Gold 2015.

“Mengenai kesiapan atlet, kami sudah mempersiapkan mereka dari jauh-jauh hari untuk mengikuti event yang berturut-turut. Sejauh ini tidak ada masalah,” kata Ricky Soebagdja, Kasubid Pelatnas PBSI.

“Indonesia memang bakal turun dengan kekuatan penuh di turnamen ini. Semua tujuannya untuk meraih poin atau memperbaiki peringkat,” kata Ricky.

GOR Graha Cakrawala diperkirakan bakal dipenuhi penggemar bulu tangkis di Kota Malang dan sekitarnya. Bukan cuma dimeriahkan oleh hadirnya bintang bulu tangkis Tanah Air, Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015 juga akan dibanjiri pebulu tangkis asing dari Tiongkok, seperti Liu Xiaolong/Qiu Zihan, Chai Biao/Hong Wei, Yu Yang/Tang Yuanting, serta pemain andalan India, Srikanth K dan Sindhu PV.

“Kejuaraan ini adalah kejuaraan kelas grand prix gold pertama yang diadakan di daerah tingkat dua, biasanya selalu di ibu kota provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan fasilitas olahraga daerah semakin bagus,” kata Budiharto.

“Saya rasa animo masyarakat Malang cukup tinggi. Kami pernah mengadakan acara Badminton on Mall dan responsnya sangat baik. Masyarakat Malang sangat tertarik dengan olahraga, seperti basket, bulu tangkis, dan sebagainya,” kata Budiharto.

Pada turnamen yang sama tahun lalu, Indonesia mengantongi empat dari lima gelar yang diperebutkan. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Markis Kido menjadi juara di ganda putra, sedangkan Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati naik podium juara ganda putri. Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang kini sudah berpisah kala itu berhasil merebut titel ganda campuran. Pemain senior Adriyanti Firdasari sukses menjadi juara di tunggal putri. Satu-satunya gelar yang lepas adalah gelar tunggal putra yang diraih pemain India, Prannoy HS.

Dengan hadirnya pemain-pemain andalan, Merah Putih diharapkan mampu lebih berprestasi pada tahun ini, seperti yang disebutkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky. Diungkapkan Rexy, ia berharap Indonesia mampu meraih gelar sebanyak-banyaknya, bahkan kalau bisa menyapu bersih gelar juara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: