SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2016
    M T W T F S S
    « Dec   Feb »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Juara di Malaysia, Tersungkur di India ; Praveen/Debby Melaju ke Perempat Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 29, 2016


JAKARTA, Kompas.com – Ganda putera muda usia, Gideon Markus Fernaldi/Kevin Sanjaya Sukamuljo mencatat prestasi buruk dnegan tersingkir di babak kedua turnamen India International GP Gold, Kamis (28/01/2016).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Babu Banarasi Das Indoor Stadium, Lucknow, Markus/Kevin dikalahkan unggulan 8 asal Taiwan, Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin 15-21, 15-21.

Padahal pekan lalu, Markus/Kevin baru saja menjuarai turnamen Malaysia Masters dengan mengalahkan gnada veteran Malaysia, Tan Boon Heong/Koo Kien Keat. Di turnamen ini, Markus/Kevin juga menang atas Lee/Tsai 21-15, 20-22, 13-21.

Kekalahan juga dialami ganda putera lainnya, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi saat menghadapi ganda tuan rumah, Pranaav Jerry Chopra/Ashkay Dewalkar. Angga/Ricky kalah dua gim 13-21, 14-21.

Sementara itu, Tiket babak perempat final India Open GP Gold 2016 direbut ganda campuran kedua Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, Kamis (28/01/2016).

Praveen/Debby yang diunggulkan di tempat kedua tdiak menemui kesulitan untuk menyingkirkan ganda campuran India, Arun Vishnu/Aparna Balan. Pasangan Indonesia ini menangt 21-13, 21-17.

Dengan kemenangan ini, Praveen/Debby di babak perempatfinal akan bertemu ganda campuran unggulan 7 asal Jerman, Michael Fuchs/Birgit Michels.

Sebelumnya, ganda campuran muda usia  Indonesia, Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti, usai menundukkan lawan yang jauh lebih senior, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Pasangan asal Thailand ini ditaklukkan Ronald/Melati dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 17-21 dengan durasi pertandingan sepanjang 30 menit.

Mengomentari kemenangan atas Prapakamol/Thoungthongkam, Ronald/Melati mengaku bahwa konsentrasi menjadi kunci utama kesuksesan mereka. Hal ini dikatakan Ronald yang dihubungi Badmintonindonesia.org di Lucknow, India.

“Fokus dan konsen sih, itu kuncinya. Kami tetap bermain menyerang yang memang menjadi andalan kami. Karena kalau mengikuti permainan mereka ya kami kalah matang karena lawan lebih berpengalaman,” tutur Ronald, yang bersama Melati menjadi runner up di Macau Open Grand Prix Gold 2015.

“Pelatih kami (Enroe Suryanto), juga memberi instruksi yang sama, harus jaga fokus terus dan pola mainnya jangan berubah, menyerang terus,” tambahnya.

Ronald/Melati kembali akan ditantang wakil dari Negeri Gajah Putih pada babak perempat final yaitu Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai. Kedua pasangan tercatat belum pernah saling bertemu, Dechapol/Taerattanachai juga merupakan kombinasi baru yang belum lama berpasangan. Sebelumnya, Taerattanachai berpasangan dengan Sudket Prapakamol dan Maneepong Jongjit.

“Peluang untuk menang itu ada, apalagi lawannya satu angkatan dengan kami. Yang pasti kami harus siap dan tidak boleh lengah,”tambah Ronald.

“Untuk pemain-pemain ganda campuran, kami terus mempersiapkan mereka lagi dari segi non-teknis, supaya mereka bisa mencapai target yang diharapkan,” ucap Enroe yang dihubungi dari Jakarta.

Ronald/Melati sementara menjadi wakil kedua yang melaju ke perempat final. Pemain tunggal putri Maria Febe Kusumastuti lebih dulu lolos dengan menekuk Iris Wang dari Amerika Serikat, dengan skor 9-21, 21-17, 21-17.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: