SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2016
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Langsung Tersingkir, Lee Chong Wei Mengaku Tertekan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 10, 2016


BIRMINGHAM, Kompas.com — Tunggal utama Malaysia, Lee Chong Wei, tidak habis pikir bisa langsung tersingkir pada babak pertama turnamen bulu tangkis All England di tangan pemain India, B Sai Praneeth, Rabu (9/3/2016).

Chong Wei yang pernah tiga kali menjadi juara tersingkir setelah dikalahkan Praneeth 22-24, 20-22. Pernah tiga kali menjadi juara, Chong Wei sudah mengisyaratkan All England tahun ini merupakan yang terakhir buat dirinya.

Tragisnya, Chong Wei yang kini menempati peringkat 2 dunia kalah dari pemain peringkat 37. Pada gim pertama, Praneeth mampu bangkit dari ketinggalan 3-11 dan 6-15 dan merebutnya 24-22.

Poin yang diperoleh Praneeth sebagian besar karena kesalahan yang dilakukan Chong Wei. Pemain Malaysia ini kerap melakukan kesalahan dan seperti kehilangan akal menghadapi pemain India yang tampil pantang menyerah dan terus mengejar bola pengembalian lawannya.

“Saya tidak percaya dapat tersingkir pada babak pertama,” kata Chong Wei. “Padahal, saya telah mempersiapkan diri dengan baik, bahkan sebelumnya telah menjadi juara di empat turnamen.”

“Mungkin saya memang terlalu memaksa diri untuk menjadi juara di sini. Saya kerap melakukan kesalahan. Saya akui, saya kaget dengan permainan Praneeth,” katanya.

“Ini pelajaran yang baik buat saya. Tentu saya kecewa bisa kalah di turnamen sekelas All England. Namun, target saya saat ini tetap menjadi juara di olimpiade,” lanjut Chong Wei.

Pelatih Chong Wei, Hendrawan, mencoba mengerti kekalahan yang dialami anak asuhnya. “Tentu saja kekalahan ini sangat berarti,” kata Hendrawan, juara dunia 2001. “Semua orang berharap banyak dirinya akan mempersembahkan medali emas olimpiade pertama buat Malaysia. Kekalahan ini menunjukkan bahwa dia hanyalah seorang manusia biasa.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: