SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2016
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Praven/Jordan: Doakan Kami Bisa Menang Lawan Zhang Nan/Zhao Yunlei

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 12, 2016


BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto menjaga peluang Indonesia untuk meraih gelar pada All England 2016 yang berlangsung di Barclaycard Arena, Birmingham, 8-13 Maret.

Praveen/Debby melangkah ke babak semifinal setelah menundukkan pasangan China, Liu Cheng/Bao Yixin, 21-14, 23-21 dalam 40 menit.

“Dari pertandingan kemarin kami belum dapat feel-nya. Pada awal gim pertama tadi juga belum enak mainnya. Tetapi, kemudian kami menyesuaikan kondisi dan komunikasi saja supaya lebih percaya diri mainnya,” kata Praveen.

Praveen/Debby sempat unggul pada awal gim pertama sebelum tersusul lawan. Meski sempat berbalik dalam posisi tertinggal, mereka mampu bangkit dan akhirnya memenangi gim pertama.

Pada gim kedua, mereka lebih sering dalam posisi tertinggal. Titik balik terjadi setelah mereka berhasil menyamakan kedudukan pada 16-16. Setelah beberapa kali imbang hingga 21-21, Praveen/Debby berhasil memenangi pertandingan.

“Kami menikmati permainan dan tidak terbeban dengan hal apa pun. Karena kami kan sudah pernah ketemu, pernah kalah dan pernah menang, jadi kami sama-sama main nothing to lose,” ujar Debby.

Pada babak semifinal, Praveen/Debby akan menghadapi unggulan pertama dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Dari tujuh kali pertemuan sebelumnya, Praveen Debby belum pernah bisa mengalahkan Zhang/Zhao.

“Kami belum pernah menang saat bertemu mereka, hanya hampir menang. Jadi, kami mohon doanya supaya besok bisa menang lawan mereka,” ujar Praveen.

Praveen/Debby merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terhenti pada babak perempat final setelah kalah 18-21, 16-21 dari Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: