SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2016
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Setelah 38 Tahun, Ganda Putri Jepang Juara Lagi di All England

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 14, 2016


20160313_1407_AllEngland2016_BP__2458-639x492BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Pasangan ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, mencatat sejarah baru dalam karier mereka dengan menjuarai All England 2016.

Matsutomo/Takahashi memastikan gelar perdana mereka di All England setelah menundukkan Tang Yuanting/Yu Yang (China) 21-10, 21-12 pada partai final di Barclaycard Arena, Birmingham, Minggu (13/3/2016).

Matstutomo/Takahashi merupakan pasangan ganda putri Jepang pertama yang menjuarai All England setelah Atsuko Tokusa/Mikiko Takada pada 1978 atau 38 tahun lalu.

Pada gim pertama final hari ini, persaingan ketat terjadi hingga 7-7. Setelah itu, Matsutomo/Takahashi terus melejit dan tak terkejar hingga gim berakhir.

Matsutomo/Takahashi sempat tertingal 1-3 pada awal gim kedua. Mereka segera mengejar, menyamakan posisi, dan berbalik unggul hingga 8-4.

Tang/Yu berhasil mendekat hingga 9-10, tetapi kemudian kembali tertinggal dan kali ini mereka tak mampu mengejar lagi. Matsutomo/Takahashi berhak atas gelar juara.

“Banyak pertandingan sulit pekan ini. Kami senang sekali pada akhirnya bisa menjadi juara,” kata Ayaka, dalam wawancara usai pertandingan.

Matsutomo/Takahashi juga berharap kemenangan ini akan bisa meningkatkan popularitas bulu tangkis di negaranya.

“Pelan, tetapi pasti, bulu tangkis akan semakin besar (di Jepang),” kata Matsutomo sambil tersipu.

Jepang punya kesempatan meraih tiga gelar pada All England 2016. Selain Matsutomo/Takahashi, mereka punya Nozomi Okuhara (tunggal putri) dan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (ganda putra) yang masih akan berjuang untuk mendapatkan gelar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: