SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2016
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

(Djarum Sirnas Li Ning Sulawesi Open 2016) Juara Baru di Tunggal Taruna Putra

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 21, 2016


27_07MAKASSAR – Podium juara tertinggi nomor tunggal taruna putra pada perhelatan akbar Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Sulawesi Selatan Open 2016 di isi oleh juara baru.

Yakni, Mochammad Rehan Diaz dari PB Mutiara Cardinal Bandung, yang secara mengejutkan, mampu menjadi juara di turnamen berhadiah total Rp 260 juta ini, usai lawannya andalan dari PB Exist jakarta, menyerah di awal game ketiga.

Pertandingan berjalan sengit di game pertama. Pebulutangkis kelahiran Cimahi, 28 Juli 1999 itu, sempat di repotkan terlebih dahulu oleh Gatjra. Hingga akhirnya, ia gagal merebut kemenangan di game pertama tersebut, usai kalah tipis 20-22.

“Tadi saya kecolongan di game pertama, karena saya kurang fokus,” ujar Rehan.

Berpindah di game kedua, Rehan berhasil bangkit dan terlihat menemukan permainan terbaiknya. Tak kira-kira, pemain yang baru bersaing di level taruna pada awal tahun 2016 ini, mampu merebut game kedua atas juara Djarum Sirnas Kalimantan Selatan Open 2016 itu, dengan skor telak 21-5 dan membuat laga penentu pun terpaksa harus dimainkan.

“Game kedua saya mengandalkan permainan reli, karena saya lihat Gatjra dari kemarin mainnya capek ketemu lawan-lawannya, jadi saya manfaatkan hal itu agar Gatjra semakin kelelahan,” tambah Rehan.

Mengawali game ketiga, Gatjra seolah enggan untuk bertanding, hinggs Rehan unggul angka 5-1. Dan saat itu Rehan dipastikan keluar sebagai juara, setelah Gatjra menyerah untuk tidak melanjutkan permainan, dan meminta wasit yang memimpin pertandingan untuk memanggil tim kesehatan. Setelah dimintai keterangan, salah satu tim kesehatan menerangkan, bahwa Gatjra sangat kelelahan, dan membutuhkan tambahan oksigen, sehingga tak bisa meneruskan pertandingan.

Meski keluar sebagai juara, akan tetapi Rehan mengaku kurang puas karena menang sebelum pertandingan usai. “Sebenarnya saya kurang puas di pertandingan tadi, karena Gajra menyerah sebelum pertandingan usai. Akan tetapi saya tetap senang dan mensyukuri bisa keluar sebagai juara untuk pertama kalinya di kelas taruna,” pungkasnya.

Sementara itu, di nomor tunggal taruna putri, Putri Ayu Desiderianti (PB Exist Jakarta) berhasil keluar sebagai juara, setelah di laga final yang baru saja usai, dirinya  mampu menaklukan Silvi Wulandari (PB Djarum Kudus) dengan keunggulan 21-13 dan 21-12.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: