SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2016
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Pelajaran Berharga Buat Jonatan Christie dari Lin Dan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 15, 2016


SINGAPURA, Kompas.com – Ambisi yang besar untuk menang dan nama besar lawan membuat jonatan Christie seperti hilang akal menghadapi legenda bulu tangkis, Lin Dan.

Jonatan Christie masih harus mengasah pengalaman dan memperbanyak jam terbangnya di kancah bulutangkis dunia. Pemain muda yang tampil memukau dengan menembus babak semifinal turnamen level super series premier di Malaysia Terbuka 2016 ini, belum bisa kembali unjuk gigi di Singapura Terbuka Super Series 2016.

Nama besar Lin yang dijuluki Super Dan ini memang kerapkali membuat lawan-lawannya ketar-ketir. Teknik permainan dipadu mental dan pengalaman yang matang menjadikan Lin salah satu pemain yang sulit untuk ditaklukkan.

Pada laga perebutan tiket perempat final, Jonatan tak dapat keluar dari tekanan yang dilancarkan Lin, ia terus tertinggal jauh dalam perolehan angka hingga 8-16. Hal yang sama terjadi di game kedua dimana Jonatan tak bisa mengembangkan permainan. Tertinggal jauh 5-16, Jonatan akhirnya merelakan tiket perempat final dengan skor akhir 13-21, 7-21.

“Jonatan masih kalah jam terbang dan memang standard kualitasnya berbeda. Efeknya ya rasa percaya dirinya jadi berkurang,” kata Hendry Saputra, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI.

“Penampilan Jonatan sangat berbeda dengan waktu dia melawan Chen Long di Malaysia kemarin. Ambisi untuk menangnya lebih besar ketimbang sekarang bertemu Lin Dan. Jonatan sering ragu-ragu dengan stroke dan serangannya sehingga tidak bisa berkembang dan Lin Dan melihat ini,” imbuh Hendry.

“Selain itu, Lin Dan memang lebih safe mainnya, kalau Chen Long masih sering membuat kesalahan. Serangan Jonatan juga tak sebagus saat melawan Chen Long. Mungkin ada pengaruh tenaga juga, jadi tidak maksimal. Di Singapura langsung bertemu lawan yang sudah matang, artinya harus lebih siap lagi,” tutur Hendry.

Indonesia  meloloskan sembilan wakil ke babak perempat final. Di sektor tunggal putra ada Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro. Sektor ganda putri dan ganda campuran masing-masing meloloskan dua wakil lewat Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Praveen Jordan/Debby Susanto.

Ganda putra paling banyak mengirim wakil dengan tiga wakil yaitu Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Laga perempat final akan berlangsung besok (Jumat, 15/4), mulai pukul 15.00 waktu Singapura.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: