SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2016
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Meski Kalah, Greysia/Nitya Catat Rekor Dunia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 3, 2016


WUHAN, Kompas.com – Pertandingan semifinal ganda putri di Badminton Asia Championships 2016 antara Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari melawan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao, berhasil mencetak sejarah baru.

Pertandingan tersebut dinobatkan sebagai pertandingan bulutangkis terpanjang yang pernah terjadi di dunia, yaitu selama dua jam empat puluh satu menit, atau 161 menit. Meski kalah, 21-13, 19-21 dan 22-24, penampilan Greysia/Nitya tetap dipuji.

Duel pasangan Indonesia dan Jepang tersebut memang patut diacungi jempol. Untuk memperebutkan satu poin saja, mereka harus terlibat laga panjang dan diwarnai jatuh bangun di lapangan.

“Sudah nggak kepikiran lagi pas di lapangan, kami sudah main berapa lama. Fokus kami tetap ke bagaimana kami bisa dapet poin aja. Kami hanya mikirin, gimana caranya biar bisa tahan dan saling support di lapangan,” kata Nitya.

“Nggak kepikiran juga bisa main selama ini. Perasaannya sudah campur aduk, apalagi pas di lapangan juga udah ngerasa kram pas game kedua poin 14. Sempat kepikiran pengen nyerah, karena mikirnya masih banyak pertandingan penting kaya Olimpiade dan lain-lain. Saya nggak mau mencederai diri sendiri. Pengen berhenti aja, bukan karena capek, tapi karena kaki memang udah sakit sekali. Tapi pas di lapangan nggak tau kenapa kok rasanya nggak mau nyerah, pengen diselesaikan. Kayanya nanggung, jadi ya pengen dipaksain aja,” jelas Greysia.

“Kramnya berasa sakit dari telapak kaki sampai pinggang. Paling kerasa di paha sih, dua-duanya. Kanan dan kiri,” tambah Greysia lagi.

Greysia/Nitya yang sempat merasa lelah, mencoba terus melancarkan serangan kepada lawan. Tapi pasangan Jepang tersebut pun tak mudah dimatikan. Laga alot terjadi sepanjang pertandingan.

Untuk menutupi rasa lelah di lapangan, beberapa kali Greysia bahkan meneriakkan kalimat-kalimat penyemangat di saat shuttlecock masih mengudara. “Semangat. Ayo. Masih bisa. Jangan mudah menyerah,” teriak Greysia.

Laga panjang memang kerap diidentikkan pada pertandingan sektor ganda putri. Apalagi dengan gaya pemain Jepang yang adu tahan di lapangan, pertandingan bisa terjadi sangat alot.

Sebelumnya di pertandingan lain, Greysia/Nitya juga melewatinya dengan durasi yang tidak sebentar. Melawan Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon, Malaysia, di babak dua, Greysia/Nitya menghabiskan waktu selama 78 menit. Selanjutnya di perempat final dengan Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan, Korea, Greysia/Nitya menang usai main selama 82 menit.

Sementara Naoko/Kurumi di perempat final mengalahkan Lui Ying/Luo Yu, Tiongkok, dalam waktu 117 menit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: