SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2016
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Ahsan/Hendra Tersisih, Indonesia Tanpa Wakil di Ganda Putra

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 3, 2016


JAKARTA, KOMPAS.com – Tuan rumah Indonesia sudah tidak punya wakil di nomor ganda putra BCA Indonesia Open Superseries Premier. Hal ini tak lepas dari kekalahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Pasangan terbaik tanah air itu kalah dari pasangan Denmark,dari Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding pada pertandingan babak kedua, Kamis (6/2/2016).

Pada pertandingan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta itu, Ahsan/Hendra menang pada gim pertama dengan 21-19.

Namun, pada gim kedua dan ketiga, mereka harus mengakui keunggulan Conrad-Petersen/Kolding, 13-21, 18-21.

“Penampilan kami memang tidak sesuai harapan. Conrad-Petersen/Kolding main bagus, sementara kami sering mati sendiri,” kata Hendra seusai pertandingan.

Kesalahan tersebut terutama terasa justru ketika Ahsan/Hendra tengah unggul 11-8 pada gim terakhir.

Setelah keunggulan tersebut, Conrad-Petersen/Kolding mengatasi ketertinggalan dan berbalik unggul 14-11.

“Memang setelah unggul, kami malah banyak gagal menerima servis mereka,” kata Hendra.

Dengan kekalahan tersebut, Ahsan/Hendra gagal mengulangi kemenangan atas Conrad-Petersen/Kolding pada final Piala Thomas, 22 Mei lalu.

Menurut Ahsan, dibanding pertandingan final Piala Thomas, Conrad-Petersen/Kolding tampil lebih berani pada laga di Istora.

“Pada final Piala Thomas, kami yang mengambil inisiatif permainan. Pada pertandingan hari ini, justru mereka yang lebih banyak pegang kendali. Kualitas servis mereka juga bagus,” kata Ahsan.

Dengan tersisihnya Ahsan/Hendra, Indonesia sudah tidak punya wakil ganda putra di Indonesia Open.

Dua wakil lainnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Akbar Bintang Cahyono/Angger Sudrajat, juga tersisih pada babak kedua. (Lariza Okky Adisty)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: