SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2016
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Lima Wakil Muda Usia di Perempat Final Indonesia Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 3, 2016


JAKARTA, Kompas.com – Kemenangan pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menjadikan wakil Indonesia yang melaju ke perempat final BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 bertambah jadi lima wakil.

Sebelumnya empat wakil sudah melaju di antaranya Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika (ganda campuran), Jonatan Christie dan Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra) serta pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah.

Sayangnya Sony Dwi Kuncoro yang turun di laga terakhir harus takluk di tangan Hu Yun (Hong Kong), setelah bertarung tiga game, 12-21, 21-15, 16-21.

Anggia/Ketut memenangkan tiket perempat final setelah mengalahkan unggulan ketujuh, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan, dengan skor ketat, 21-19, 19-21, 21-19. Seperti terlihat pada skor akhir, laga kedua pasangan ganda putri ini benar-benar alot. Kedua pasangan sama-sama berusaha mengurangi kesalahan sendiri dan tampil sangat hati-hati, terutama di poin kritis.

Lima kesempatan match point belum bisa dimanfaatkan Anggia/Ketut. Unggul 20-15, keduanya nyaris saja terkejar saat Jung/Shin menambah angka hingga 19-20. Satu sambaran Anggia yang gagal dikembalikan Shin membuat Anggia/Ketut memastikan kemenangan. Disebutkan Anggia, saat itu mereka terlalu terburu-buru ingin memenangkan pertandingan, dan ini justru membuat mereka banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri.

“Kami senang sekali bisa melaju ke babak delapan besar turnamen kelas super series premier. Sebetulnya kami bisa mengalahkan pemain Korea dan pemain-pemain top dunia, tetapi kami hanya kurang yakin,” kata Ketut.

“Dari skill kita nggak kalah sama mereka. Pada pertandingan ini kami menerapkan strategi bermain menyerang,” sambar Anggia.

Pada perebutan tiket babak semifinal, Anggia/Ketut akan berhadapan dengan Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei, ganda Malaysia yang sudah menaklukkan dua wakil Indonesia, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

“Pasangan Malaysia ini banyak bermain no lob, kami akan berusaha untuk main safe,” kata Anggia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: