SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    July 2016
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Dua Wakil di Semifinal Kejuaraan Asia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 18, 2016


BANGKOK, Kompas.com – Satu lagi wakil Indonesia yang bisa menembus babak semifinal Asia Junior Championships 2016. Setelah Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu, kini giliran Gregoria Mariska yang unjuk gigi. Tunggal putri Pelatnas Cipayung ini sukses mengandaskan Natsuki Nidaira, Jepang, setelah susah payah bermain tiga game. Skor 19-21, 24-22 dan 21-19 menjadi penanda kemenangan Gregoria.

“Di gim pertama saya merasa lebih bagus mainnya dari kemarin. Saya bisa langsung in ke permainan. Biasanya kan kemaren ada ketinggalan dulu jauh, baru ngejar lagi. Kalau tadi ada sih ketinggalan tapi paling satu dua poin saya bisa bangkit langsung. Terus gim kedua hampir kalah juga. Tapi saya mikirnya nggak mau menang kalah dulu, yang penting dia matiin saya susah, biar dia habis dulu. Jadi biarin saja dia usaha terus matikan saya, tapi saya juga berusaha supaya dia tidak gampang dapat poin dari saya. Di gim ketiga saya sama dia sama-sama tidak mau dimatiin,” jelas Gregoria.

Kalah di gim pertama, Gregoria dan Nidaira main lebih sengit di gim kedua. Gregoria menyentuh game point lebih dulu dengan 20-18. Namun Nidaira tak membiarkan Gregoria menang mudah. Nidaira malah menyusul, samakan kedudukan jadi 20-20. Tiga kali setting point, Gregoria akhirnya bisa merebut kemenangan di gim kedua. Terakhir di gim penentu, Gregoria juga bisa pastikan kemenangan 21-19.

Lolos ke semifinal, target Gregoria untuk mendapat mendali sebenarnya sudah terpenuhi. Namun atlet besutan Mutiara Bandung ini tak ingin cepat puas. Gregoria malah semakin semangat untuk menghadapi laga berikutnya (16/7).

Di semifinal, Gregoria akan berhadapan dengan Gao Fangjie, Tiongkok. Mereka pernah sekali berhadapan di World Junior Championships 2015 lalu. Saat itu Gregoria kalah dua gim langsung, 24-22 dan 26-24.

“Target saya ingin dapat medali. Tapi nanggung sudah di sini, mau nggak mau saya harus usaha dulu. Besok ketemu Tiongkok, saya pernah kalah di World Junior tahun lalu. Tapi pertandingannya cukup ramai. Besok mau mainin semua, keluarin dulu. Saya belum mau puas dulu, ingin bisa lebih,” ungkap Gregoria.

Sebelumnya ganda campuran yang diunggulkan di tempat ketiga,  Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu lebih dulu lolos ke semifinal dengan menyingkirkan unggulan 8 asal Tiongkok, Zhu Junhao/Zhou Chaomin 17-21, 21-11, 21-16. Di semifinal mereka ditantang ganda Korea, Kim Won Ho/Lee Yu Rim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: