SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    August 2016
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Lee Chong Wei Harapan Terakhir Medali Emas Malaysia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 20, 2016


0057189hend1780x390RIO DE JANEIRO, Kompas.com

 – Tunggal utama dunia, Lee Chong Wei bicara dari hati ke hati dengan pelatihnya, Hendrawan, sebelum menyingkirkan juara bertahan Lin Dan di babak semifinal tunggal putera Olimpiade Rio de Janeiro, Jumat.

Bertemu untuk ketigakalinya -dengan dua kekalahan sebelumnya- di ajang Olimpiade, Chong Wei  tampil habis-habisan menghadapi Lin Dan. Kedua pemain  bermain habis-habisan  sebelum Chong Wei menang rubber game 15-21, 21-11, 22-20 dalam 79 menit.

Chong Wei mengaku sempat berbicara lama dengan pelatih asal Indonesia, Hendrawan yang merupakan juara dunia 2001 dan peraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000. Dalam pembicaraan 30 menit tersebut, Chong Wei dan Hendrawan saling bertukar pengalaman.

“Saya berbicara selama 30 menit dengan dia, bertanya soal pengalamannya dan hal lainnya.  Setelah itu, baru saya tidur,” kata Chong Wei.

Bagi Chong Wei, keberhasilannya mengalahkan Lin Dan sekaligus lolos ke final Olimpiade merupakan buah dari kesabaranb. Ia sempat terkena larangan bertanding selama delapan bulan dan memulai kualifikasi lolos ke Olimpiade di peringkat di atas 150 pada Mei 2015.

Namun ketekunannya untuk terus berlatih selama masa skorsing membuat Chong Wei mamapu menjaga konsistensi permainan sehingga ia masuk Olimpiade dalam status peringkat satu dunia.

Di final, Chong Wei akan menghadapi pemain China lainnya, Chen Long. Unggulan dua Olimpiade ini lolos ke final setelah mengalahkan pemain Denmark, Viktor Axelsen  21-14, 21-15 dalam 48 menit.

Ini merupakan harapan terakhir Malaysia buat meraih medali emas bulu tangkis setelah ganda putera Goh V Shem/tan Wee Kiong ditumbangkan ganda China, Zhang Nan/Fu Haifeng 21-16, 11-21, 21-23.

Hasil pertandingan Jumat (19/8/2016)
Semifinal
Tunggal putera
Lee Chong Wei [MAS/1]-Lin Dan [CHN/3] 15-21 21-11 22-20
Chen Long [CHN/2]-Viktor Axelsen [DEN/4] 21-15 21-15

Perebutan perunggu
Tunggal puteri
Nozomi Okuhara [JPN/6]-Li Xuerui [CHN/3] WO

Final
Tunggal puteri
Carolina Marin [SPA/1]-Pusarla v. Sindhu [IND/9] 19-21 21-12 21-15

Ganda putera
Zhang Nan/Fu Haifeng [CHN/4]-Goh V. Shem/tan Wee Kiong [MAS] 16-21 21-11 23-21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: