SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2016
    M T W T F S S
    « Oct    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,701 other followers

Jordan/Debby Susul Tontowi/Liliyana

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 18, 2016


FUZHOU, Kompas.com
– Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil menyusul Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ke babak perempat final China Open Super Series Premier 2016.

Mereka mengamankan posisi dengan menghentikan wakil Tiongkok, Liu Yuchen/Chen Lu. Jordan/Debby menang melalui tiga gim, 17-21, 21-7 dan 21-17.

Jordan/Debby harus kehilangan gim pertamanya lebih dulu. Masalah angin dikatakan Jordan/Debby menjadi kendala permainannya kali ini. Kondisi angin yang sangat berbeda di dua lapangan pun, berhasil membuat Jordan/Debby unggul jauh 21-7 di gim kedua.

“Lapangannya di sini menang kalah angin. Tapi bisa dibilang pengaruhnya besar. Lapangan awal kami kurang begitu enak. Sedangkan lapangan di game kedua itu benar-benar sangat menguntungkan kami,” kata Debby.

Masuk ke game ketiga, Jordan/Debby balik tertinggal jauh, dengan 0-9 dan 2-11. Baru kemudian ketika berpindah lapangan, mereka terus melaju menyamakan kedudukan. Poin 14-14 menjadi titik awal Jordan/Debby untuk memimpin perolehan angka. Mereka akhirnya menang 21-17.

“Di gim ketiga pas awal juga kami ketinggalan jauh poinnya, kondisi lapangan benar-benar nggak enak. Baru ketika pindah lapangan kami dapat poin banyak banget. Selebihnya kami main lebih sabar dan fokus aja,” ujar Debby.

Selanjutnya di perempat final, Jordan/Debby akan menantang pasangan Korea, Choi Solgyu/Chae Yoo Jung. Menghadapi hal tersebut, Jordan/Debby mengaku waspada.

“Lawan besok harus waspada, karena skillnya mereka juga bagus,” pungkas Debby.

“Hari ini kami baru pertama main dari pertama datang. Jadi masih adaptasi. Sebenarnya ada untungnya juga kami main rubber tadi, jadi bisa ngenakin pukulan-pukulannya. Untuk besok semoga bisa lebih baik lagi,” ungkap Jordan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: