SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    February 2017
    M T W T F S S
    « Jan   Mar »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for February 27th, 2017

Faktor “Hoki” Jadi Penentu Keberhasilan Musica Champions

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 27, 2017


1572570653SURABAYA, KOMPAS.com – Manajer Musica Champions, Effendy Widjaja, mengaku keberhasilan timnya menjuarai Djarum Superliga 2017 tak terlepas dari faktor keberuntungan.

Musica menjadi juara Superliga untuk yang kali keempat secara beruntun setelah menang 3-2 atas PB Djarum pada babak final, Minggu (26/2/2017).

Effendy menilai bahwa sejatinya tim lawan lebih unggul. Namun, cedera yang dialami Son Wan-ho pada laga pertama kontra Chou Tien Chien membuat peluang PB Djarum menipis.

“Jujur saja, menurut saya kami hoki karena cederanya Son Wan-ho. Peluang kedua tim sebenarnya fifty-fifty,” kata Effendy pada sesi konferensi pers.

“Target awal kami juara grup terlebih dahulu. Sebab tim Berkat Abadi Banjarmasin dan PB Djarum tergolong kuat,” ucap dia menambahkan.

Dengan kemenangan ini, Musica berhak menerima hadiah sebesar 60 ribu dollar AS. Adapun PB Djarum menerima 30 ribu dollar AS.

Sejak Superliga diselenggarakan pada 2007, Musica sudah empat kali keluar sebagai juara yakni 2013, 2014, 2015, dan 2017.

Tahun ini, mereka memiliki materi pemain yang mumpuni, di antaranya Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian, Muhammmad Rian Ardianto, Marc Zwiebler, Lee Yong-dae, Kim Sa-rang, dan Chou Tien Chen.

Berikut ini adalah daftar juara pada enam edisi Superliga.

2007
Regu putra: Suryanaga Gudang Garam
Regu putri: Tangkas Jakarta

2011
Regu putra: SGS PLN
Regu putri: Jaya Raya Suryanaga

2013
Regu putra: Musica Champions
Regu putri: Jaya Raya Jakarta

2014
Regu putra: Musica Champions
Regu putri: Jaya Raya Jakarta

2015
Regu putra: Musica Champions
Regu putri: Jaya Raya Jakarta

2017
Regu putra: Musica Champions
Regu putri: Mutiara Cardinal Bandung

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Musica Champions Empat Kali Beruntun Juarai Djarum Superliga

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 27, 2017


SURABAYA, KOMPAS.com – Tim putra Musica Champions berhasil menjuarai Djarum Superliga 2017. Mereka memenangi ajang ini untuk yang kali keempat secara beruntun.
Pada laga final yang digelar di DBL Arena, Surabaya, Minggu (26/2/2017), Musica menundukkan PB Djarum dengan skor tipis 3-2.
Musica unggul terlebih dahulu melalui pemain tunggal putranya, Chou Tien Chien.
Pebulu tangkis asal Taiwan itu dinyatakan menang retired saat unggul 14-13 pada gim pertama karena lawannya, Son Wan-ho, mengalami cedera.
Pertandingan kedua kemudian mempertemukan antara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Musica) dan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Pada sesi ini, Ahsan/Kevin berhasil membawa PB Djarum menyamakan skor berkat kemenangan dua gim langsung, 21-15, 21-14.
Laga ketiga giliran Jonatan Christie yang tampil, berhadapan dengan Ihsan Maulana Mustofa.
Pada partai ini, Jonatan bermain di bawah ekspektasi. Ia gagal mengatasi permainan dari Ihsan.
Jonatan menelan kekalahan 21-15, 21-14 dari Ihsan, dan PB Djarum pun untuk sementara unggul 2-1.
Babak final semakin menarik karena menampilkan pertarungan dua pasangan asal Korea Selatan.
Dari kubu Musica Champions menurunkan Kim Sa-rang/Lee Yong-dae. Adapun PB Djarum mengandalkan Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol.
Pertandingan ini berjalan seru karena kedua pasangan tampil impresif. Meski demikian, Kim/Lee bermain lebih baik dan mampu memetik kemenangan 21-16, 21-19.
Hasil tersebut membuat skor pertandingan kembali imbang 2-2.
Pada laga kelima, atau partai penentuan juara, Musica memainkan Anthony Sinisuka Ginting, sedangkan PB Djarum diwakili Shesar Hiren Rhustavito.
Anthony tampil memukau. Ia sanggup mengatasi permainan Shesar dan menuntaskan laga dengan kemenangan 23-21, 21-10.
Keberhasilan Musica kali ini kian meneguhkan dominasi mereka pada Djarum Superliga.
Tim putra Musica tercatat telah menjuarai ajang ini sebanyak empat kali beruntun yakni 2013, 2014, 2015, dan 2017.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: