SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2017
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Empat Wakil di Perempat Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 16, 2017


JAKARTA, Kompas.com – Sebanyak empat wakil Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi wakil pertama yang lolos setelah mengalahkan senior mereka, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Fajar/Rian akan menantang wakil Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Kittiharakul dalam perebutan tiket semifinal.

Sektor ganda putri mengirim dua wakilnya ke perempat final. Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang mengalahkan unggulan keenam, Luo Ying/Luo Yu, menjadi wakil ganda putri pertama yang melaju. Sukses Della/Rosyita kemudian disusul oleh Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani yang menumbangkan Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan (Korea).

Ini adalah kemenangan kedua Anggia/Ketut atas Jung/Shin, sebelumnya di ajang yang sama tahun lalu, Anggia/Ketut juga menang dengan skor 21-19, 19-21, 21-19.

“Kami mencoba untuk fokus di tiap poin. Pada game kedua, kami terburu-buru untuk menyerang, karena kami ‘kalah angin’, serangan kami tidak tembus-tembus. Lawan tidak mudah, jadi kami harus lebih tenang,” ujar Anggia.

“Pokoknya selama pertandingan tadi, kami tidak mau kalah,” Ketut menambahkan.

Di sektor ganda campuran, partai perang saudara antara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia akhirnya dimenangkan oleh Tontowi/Liliyana. Di babak perempat final, Tontowi/Liliyana akan menantang Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia).

“Kami akan mempelajari permainan Tan/Lai karena kami belum pernah bertemu. Akhir-akhir ini penampilan mereka cukup baik,  mereka salah satu andalan Malaysia. Kami harus lebih fokus, semakin ke sini semakin berat lawannya, mudah-mudahan kami bisa tampil lebih baik dan bisa menang,” ujar Liliyana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: