SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2018
    M T W T F S S
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Ambisi Lin Dan Pupus Oleh Junior-nya

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 19, 2018


shiyuqiBIRMINGHAM, Kompas.com – Tunggal putera legendaris China, Lin Dan gagal meraih gelar juara All England untuk ketujuhkalinya setelah di final dikalahkan rekan senegara, Shi Yuqi, Minggu (18/03/2018).

Di final yang berlangsung di Arena Birmingham ini, Shi Yuqi memerlukan wakltu 75 menit untuk mengalahkan seniornya tersebut dalam rubber game 21-19, 16-21, 21-9.

Ini merupakan gelar juara pertama buat Shi Yuqi setelah tahun lalu ia dikalahkan pemain Malaysia, Lee Chong Wei di final.

Kekalahan ini sejakaligus mengubur impian Lin Dan untuk mengejar gelar abadi sebagai juara terbanyak di All England.

Hingga saat ini peraih gelar juara terbanyak masih dipegang legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono yang meraih delapan kali antara 1968-1974 dan 1976. Sebenarnya setelah memastikan diri lolos ke final dengan menyingkirkan rekan senegara, Huang Yuxiang, harapan Lin Dan untuk meraih gelar ketujuh sangat besar.

Namun pemain muda Shi Yuqi yang menyingkiran pemain Korea, Son Wan Ho di semifinal ternyata tidak mau mengalah kepada seniornya.

Dengan demikian tampaknya rekor Rudy Hartono masih akan bertahan lama, mengingat Lin dan sudah berada di usia senja sebagai pemain yaitu 35 tahun. Di bawah Rudy terdapat nama pemain Denmark, Erland Kops (7 kali), Lin Dan dan Frank Devlin (6 kali) dan Lee Chong Wei (4 kali).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: