SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2019
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for January 14th, 2019

Inilah Susunan Pelatih Pelatnas PBSI 2019

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 14, 2019


59953-herry-iman-pierngadiSuara.com – Setelah mengumumkan nama-nama atlet, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia ( PBSI ) juga resmi menginformasikan siapa saja yang bakal melatih di Pelatnas PBSI 2019 pada, Jumat (4/1/2019).

Dari susunan kepelatihan yang diumumkan, tak banyak perubahan yang terjadi. Hanya susunan kepelatihan sektor tunggal putri dan beberapa sektor pelatnas pratama yang sedikit berubah.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanty, sedikitnya perombakan yang dilakukan mengacu pada cukup baiknya setiap sektor meningkatkan prestasi masing-masing.

“Kami melihat prestasi dari semua sektor ada peningkatan, sehingga kami ingin meneruskan program menuju ke Olimpiade,” ujar Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (4/1/2019).

Dari sektor tunggal putra, tak ada perubahan yang terjadi pada susuan pelatnas utama. Hendry Saputra Ho masih menjabat sebagai pelatih dengan didampingi asistennya, Irwansyah.

Sementara dari sektor tunggal putri, posisi Minarti Timur mengalami pergeseran menjadi asisten. Posisi pelatih di pelatnas utama masih akan lowong hingga All England 2019.

Sektor ganda putra juga tak mengalami perubahan. Herry Iman Pierngadi masih akan menjabat sebagai pelatih, disusul Aryono Miranat sebagai asistennya.

Hal sama juga terlihat dari susunan kepelatihan ganda putri pelatnas utama. Eng Hian masih menjadi pelatih dengan didampingi Chafidz Yusuf sebagai asisten.

Sedangkan, sektor ganda campuran mengalami sedikit perubahan. Di tahun ini, Richard Mainaky akan didampingi Nova Widianto.

Sementara Vita Marissa yang tahun lalu menjadi asisten pelatih utama, kini akan menjadi asisten ganda campuran pratama yang dikepalai Amon Santoso.

Berikut susunan lengkap kepelatihan Pelatnas PBSI 2019:

1. Tunggal Putra
– Utama:
Pelatih: Hendry Saputra Ho
Asisten Pelatih: Irwansyah

– Pratama:
Pelatih: Jeffer Rosobin
Asisten Pelatih: Harry Hartono

2. Tunggal Putri
– Utama:
Pelatih: –
Asisten Pelatih: Minarti Timur

– Pratama:
Pelatih: Herli Djaenudin
Asisten Pelatih: –

3. Ganda Putra
– Utama:
Pelatih: Herry Iman Pierngadi
Asisten Pelatih: Aryono Miranat

– Pratama:
Pelatih: Thomas Indratjaja
Asisten Pelatih: David Yedija Pohan.

4. Ganda Putri
– Utama:
Pelatih: Eng Hian
Asisten Pelatih: Chafidz Yusuf

– Pratama:
Pelatih: Rudy Gunawan Haditono
Asisten Pelatih: Anggun Nugroho

5. Ganda Campuran
– Utama:
Pelatih: Richard Mainaky
Asisten Pelatih: Nova Widianto

– Pratama:
Pelatih: Amon Santoso
Asisten Pelatih: Vita Marissa

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PBSI Panggil 98 Pemain ke Pelatnas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 14, 2019


Sebanyak 98 pebulutangkis putra dan putri dipanggil untuk mengisi jajaran pelatnas utama dan pratama PBSI. Mengacu pada Surat Keputusa nomor SKEP/001/0.3/I/2019, telah ditetapkan nama-nama pemain berdasarkan hasil pantauan serta penilaian pelatih dan tim Pembinaan dan Prestasi PP PBSI dalam satu tahun terakhir.
Ketua Umum PP PBSI Wiranto telah menandatangani SK Promosi dan Degradasi 2019, surat keputusan juga telah telah diinformasikan kepada klub-klub yang menaungi para pemain pelatnas.

Seluruh atlet yang dipanggil memulai latihan di pelatnas pada hari Senin (7/1/2019). Sebelumnya pada 10 Desember 2018, seluruh pemain telah dipulangkan ke klub masing-masing. Namun ada beberapa pemain yang tak meninggalkan pelatnas masih mengikuti latihan untuk persiapan menuju turnamen Thailand Masters yang akan berlangsung di Bangkok pada awal Januari 2019.

Sama seperti tahun sebelumnya, penghuni pelatnas tetap akan dibagi menjadi dua level yaitu level utama dan pratama. Mulai tahun 2019, PBSI menetapkan empat klasifikasi Surat Keputusan (SK) bagi tiap atlet, terdiri dari SK Prioritas, SK Utama, SK Pratama dan SK Magang. Atlet dengan SK Prioritas adalah mereka yang diproyeksikan untuk Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Perbedaan mendasar dari keempat SK ini adalah jumlah turnamen yang diikuti para atletnya dalam setahun. Jika ingin menambah jumlah turnamen yang diikuti, pemain dapat berangkat menggunakan biaya sendiri. Selebihnya, soal fasilitas latihan, makan, asrama, semua ditanggung oleh PBSI.
Nama pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kini tak lagi ada di daftar tim ganda putra karena keduanya memutuskan untuk menjadi pemain profesional. Pasangan Juara Dunia 2015 dan 2013 ini masih tetap akan berlatih bersama tim ganda putra pelatnas, namun sebagai pemain profesional, Hendra/Ahsan menanggung sendiri biaya turnamen yang akan mereka ikuti.

Pemain ganda putri Nitya Krishinda Maheswari juga tak tercantum di daftar tim ganda putri. Namun ia rencananya akan membantu tim kepelatihan di pelatnas.
Sementara itu, dua pemain ganda campuran, Liliyana Natsir dan Debby Susanto yang telah memutuskan untuk gantung raket, menjadi penghuni pelatnas SK Utama hingga Januari 2019.

“Ada beberapa pertimbangan dalam menentukan nama-nama pemain yang dipanggil kembali ke pelatnas. Diantaranya dilihat dari segi prestasi, potensi, usia dan target baik di jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Susy Susanty, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

“Untuk Nitya, melihat kondisi pasca cedera dan usianya, tidak memungkinkan untuk bisa bersaing lagi. Tetapi rencananya akan diperbantukan di tim kepelatihan dan ini akan kami bicarakan lebih lanjut,” ungkap Susy.

Berikut daftar selengkapnya :

TUNGGAL PUTRA

PELATNAS UTAMA
1.    Anthony Sinisuka Ginting (PB SGS PLN Bandung) – SK Prioritas
2.    Jonatan Christie (PB Tangkas Intiland) – SK Prioritas
3.    Ihsan Maulana Mustofa (PB Djarum)
4.    Chico Aura Dwi Wardoyo (PB Exist)
5.    Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (PB Djarum)
6.    Shesar Hiren Rhustavito (PB Djarum)

MAGANG
1.    Firman Abdul Kholik (PB Mutiara Cardinal Bandung)

PELATNAS PRATAMA
1.    Syabda Perkasa Belawa (PB Djarum)
2.    Yonathan Ramlie (PB Exist)
3.    Christian Adinata (PB Tangkas Intiland)
4.    Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (PB Exist)
5.    Karono (PB Jaya Raya)

MAGANG
1.    Alberto Alvin Yulianto (PB Djarum)
2.    Bobby Setiabudi (PB Djarum)
3.    Iqbal Aji Tri Pamungkas (PB Exist)

TUNGGAL PUTRI

PELATNAS UTAMA
1.    Gregoria Mariska Tunjung (PB Mutiara Cardinal Bandung) – SK Prioritas
2.    Fitriani (PB Exist) – SK Prioritas
3.    Ruselli Hartawan (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
4.    Aurum Oktavia Winata (PB Sarwendah)
5.    Choirunnisa (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6.    Bening Sri Rahayu (PB Exist)

PELATNAS PRATAMA
1.    Putri Kusuma Wardhani (PB Exist)
2.    Stephanie Widjaja (PB Jaya Raya)
3.    Yasnita Enggira Setyawan (PB Exist)

MAGANG
1.    Alifia Intan Nurrokhim (PB Djarum)
2.    Aisha Galuh Maheswari (PB Djarum)
3.    Aisyah Sativa Fatetani (PB Djarum)

GANDA PUTRA

PELATNAS UTAMA
1.    Kevin Sanjaya Sukamuljo (PB Djarum) – SK Prioritas
2.    Marcus Fernaldi Gideon (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
3.    Fajar Alfian (PB SGS PLN Bandung) – SK Prioritas
4.    Muhammad Rian Ardianto (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
5.    Hardianto (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6.    Berry Angriawan (PB Djarum)
7.    Akbar Bintang Cahyono (PB Djarum)
8.    Moh. Reza Pahlevi Isfahani (PB Jaya Raya)
9.    Sabar Karyaman Gutama (PB Exist)
10.    Frengky Wijaya Putra (PB Exist)
11.    Ade Yusuf Santoso (PB Wima)

PELATNAS PRATAMA
1.    Bagas Maulana (PB Djarum)
2.    Mohammad Shohibul Fikri (PB SGS PLN Bandung)
3.    Daniel Marthin (PB Djarum)
4.    Leo Rolly Carnando (PB Djarum)
5.    Ghifari Anandaffa Prihardika (PB Jaya Raya)
6.    Pramudya Kusumawardana Riyanto (PB Djarum)
7.    Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (PB Exist)

MAGANG
1.    Syahrizal Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
2.    Syahrozi Dafandi Arafixqli (PB Pratama)
3.    Dwiki Rafian Restu (PB Djarum)
4.    Bernardus Bagas Kusumawardhana (PB Djarum)

GANDA PUTRI

PELATNAS UTAMA
1.    Greysia Polii (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
2.    Apriyani Rahayu (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
3.    Della Destiara Haris (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
4.    Rizki Amelia Pradipta (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
5.    Ni Ketut Mahadewi Istarani (PB Suryanaga) – SK Prioritas
6.    Tania Oktaviani Kusumah (PB Djarum)
7.    Yulfira Barkah (PB Mutiara Cardinal Bandung)
8.    Jauza Fadhila Sugiarto (PB Jaya Raya)
9.    Siti Fadia Silva Ramadhanti (PB Djarum)
10.    Agatha Imanuela (PB Djarum)
11.    Ribka Sugiarto (PB Djarum)
12.    Febriana Dwipuji Kusuma (PB Djarum)
13.    Virni Putri (PB Jaya Raya)
14.    Vania Arianti Sukoco (PB Djarum)

PELATNAS PRATAMA
1.    Nita Violina Marwah (PB Exist)
2.    Putri Syaikah Ulima Hidayat (PB Exist)
3.    Indah Cahya Sari Jamil (PB Djarum)

MAGANG
1.    Melanni Mamahit (PB Exist)
2.    Tryola Nadia (PB Jaya Raya)
3.    Metya Inayah Cindiani (PB Djarum)
4.    Amalia Cahaya Pratiwi (PB Mutiara Cardinal Bandung)
5.    Rayhan Vania Salsabila (PB Mutiara Cardinal Bandung)
6.    Febby Valencia Dwijayanti Gani (PB Djarum)

GANDA CAMPURAN

PELATNAS UTAMA
1.    Praveen Jordan (PB Djarum) – SK Prioritas
2.    Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) – SK Prioritas
3.    Hafiz Faizal (PB Jaya Raya) – SK Prioritas
4.    Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) – SK Prioritas
5.    Tontowi Ahmad (PB Djarum)
6.    Liliyana Natsir (PB Djarum)
7.    Debby Susanto (PB Djarum)
8.    Winny Oktavina Kandow (PB Tangkas Intiland)
9.    Ronald Alexander (PB Suryanaga)
10.    Annisa Saufika (PB Djarum)
11.    Alfian Eko Prasetya (PB Jaya Raya)
12.    Marsheilla Gischa Islami (PB Djarum)
13.    Rinov Rivaldy (PB Djarum)
14.    Pitha Haningtyas Mentari (PB Jaya Raya)

PELATNAS PRATAMA
1.    Rehan Naufal Kusharjanto (PB Djarum)
2.    Mychelle Crhystine Bandaso (PB Djarum)
3.    Andika Ramadiansyah (PB Djarum)
4.    Bunga Fitriani Romadhini (PB Mutiara Cardinal Bandung)
5.    Renaldi Samosir (PB Exist)
6.    Hediana Julimarbela (PB Exist)
7.    Angelica Wiratama (PB Exist)
8.    Lisa Ayu Kusumawati (PB Djarum)

MAGANG
1.    Zachariah Josiahno Sumanti (PB Exist)
2.    Adnan Maulana (PB Jaya Raya)
3.    Andre Timotius Tololiu (PB Jaya Raya)
4.    Dinda Dwi Cahyaning (PB Jaya Raya)

Tunggal putra: 15 atlet
Tunggal putri: 12 atlet
Ganda putra: 22 atlet
Ganda putri: 23 atlet
Ganda campuran: 26 atlet
Total: 98 atlet

Posted in Badminton | Leave a Comment »

Kalahkan Wakil Tuan Rumah, Fitriani Juara Thailand Masters 2019

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 14, 2019


BANGKOK, KOMPAS.com – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, sukses menyabet gelar juara Thailand Masters 2019, Minggu (13/01/2019). Gelar ini didapat Fitriani setelah pada partai final mengalahkan wakil tuan rumah yang menjadi unggulan kedelapan, Busanan Ongbamrungphan.

Fitriani mengatasi perlawanan Busanan dalam straight game dengan skor 21-12 dan 21-14 selama 41 menit. Ini adalah kali pertama Fitriani meraih kemenangan dengan straigth game sepanjang Thailand Masters 2019.

Kemenangan ini memperlebar keunggulan rekor pertemuan Fitriani atas Busanan menjadi 3-1.

Laga final kali ini berjalan alot karena reli panjang sudah terjadi sejak awal. Fitriani yang bermain lebih sabar mampu membuat Busanan banyak melakukan kesalahan sendiri hingga kedudukan 7-1. Keunggulan Fitriani terus berlanjut hingga interval pertama 11-6. Selepas interval, Busanan mengubah gaya bermain dengan lebih agresif dan berani memainkan bola di depan net. Jarak poin yang cukup jauh membuat Fitriani memilih mengikuti permainan Busanan dan menunggu kesalahan lawan. Fitriani sempat mencetak lima poin beruntun karena pengembalian tidak sempurna dari Busanan hingga kedudukan 18-9. Keunggulan itu tetap terjaga hingga akhir gim pertama dengan skor 21-12.

Gim kedua berjalan semakin ketat hingga kedudukan 7-6 untuk keunggulan Fitriani. Kesalahan sendiri masih sering dilakukan Busanan di gim kedua dan memberi banyak keuntungan poin untuk Fitriani. Fitriani tetap unggul saat interval dengan skor 11-9. Permainan Busanan terlihat tidak bisa berkembang dan sudah sangat frustrasi ketika jauh tertinggal 11-18. Perlawanan Busanan pada akhirnya terhenti dengan skor 14-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: