SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2019
    M T W T F S S
    « Jul   Mar »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Kalahkan Wakil Tuan Rumah, Fitriani Juara Thailand Masters 2019

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 14, 2019


BANGKOK, KOMPAS.com – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, sukses menyabet gelar juara Thailand Masters 2019, Minggu (13/01/2019). Gelar ini didapat Fitriani setelah pada partai final mengalahkan wakil tuan rumah yang menjadi unggulan kedelapan, Busanan Ongbamrungphan.

Fitriani mengatasi perlawanan Busanan dalam straight game dengan skor 21-12 dan 21-14 selama 41 menit. Ini adalah kali pertama Fitriani meraih kemenangan dengan straigth game sepanjang Thailand Masters 2019.

Kemenangan ini memperlebar keunggulan rekor pertemuan Fitriani atas Busanan menjadi 3-1.

Laga final kali ini berjalan alot karena reli panjang sudah terjadi sejak awal. Fitriani yang bermain lebih sabar mampu membuat Busanan banyak melakukan kesalahan sendiri hingga kedudukan 7-1. Keunggulan Fitriani terus berlanjut hingga interval pertama 11-6. Selepas interval, Busanan mengubah gaya bermain dengan lebih agresif dan berani memainkan bola di depan net. Jarak poin yang cukup jauh membuat Fitriani memilih mengikuti permainan Busanan dan menunggu kesalahan lawan. Fitriani sempat mencetak lima poin beruntun karena pengembalian tidak sempurna dari Busanan hingga kedudukan 18-9. Keunggulan itu tetap terjaga hingga akhir gim pertama dengan skor 21-12.

Gim kedua berjalan semakin ketat hingga kedudukan 7-6 untuk keunggulan Fitriani. Kesalahan sendiri masih sering dilakukan Busanan di gim kedua dan memberi banyak keuntungan poin untuk Fitriani. Fitriani tetap unggul saat interval dengan skor 11-9. Permainan Busanan terlihat tidak bisa berkembang dan sudah sangat frustrasi ketika jauh tertinggal 11-18. Perlawanan Busanan pada akhirnya terhenti dengan skor 14-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: