SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2019
    M T W T F S S
    « Jan    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for March, 2019

Ahsan / Hendra juara All England 2019

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 11, 2019


BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, akhirnya berhasil menjuarai turnamen bulu tangkis All England 2019. Bertanding di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (10/3/2019), Ahsan/Hendra sukses mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 11-21, 21-14, 21-12. Dengan demikian, Ahsan/Hendra menggenapi koleksi gelar juara All England mereka menjadi dua. Sebelumnya, mereka juga juara pada tahun 2014.

Gim pertama

Ahsan/Hendra mengawali gim pertama dengan cukup baik. Pasangan senior Indonesia ini mampu menorehkan tiga poin beruntun yang membawa mereka unggul 4-1. Namun, beberapa pengembalian bola Hendra yang tersangkut di net membuat Chia/Soh mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Pertandingan semakin berjalan sengit. Permainan dengan tempo cepat diperlihatkan oleh kedua pasangan. Namun, lagi-lagi Ahsan/Hendra melakukan kesalahan. Sejumlah pukulan yang dilakukan out sehingga mereka tertinggal 6-11 saat interval. Setelah jeda istirahat, Ahsan/Hendra mencoba bangkit untuk mengejar selisih skor pertandingan. Perlahan, mereka memang berhasil memangkas jarak poin. Namun, Chia/Soh masih lebih sigap. Mereka memeragakan pergerakan cepat dan melepaskan pukulan-pukulan tajam yang gagal dikembalikan Ahsan/Hendra. Skor 14-9 untuk Chia/Soh. Kesalahan saat melakukan servis juga sempat dilakukan Hendra. Pukulannya juga kembali membentur net. Alhasil, Chia/Soh unggul 17-10. Serangan efektif, keras, dan cepat yang dipergakan Chia/Soh membuat Ahsan/Hendra kesulitan. Gim pertama pun dimenangi Chia/Soh dengan kedudukan 21-11.

Gim kedua

Pasangan Indonesia langsung tancap gas pada awal gim kedua dengan menorehkan lima angka beruntun. Ahsan/Hendra pun unggul 5-0. Chia/Soh tak menyerah begitu saja. Mereka tetap memberikan perlawanan dengan pukulan tipuan yang keras. Upaya itu cukup berhasil untuk memangkas selisih skor laga. Namun, Chia/Soh seolah berada di bawah tekanan. Dua kesalahan yang mereka lakukan membuat Ahsan/Hendra unggul 11-6 saat interval. Setelah jeda, ritme permainan Ahsan/Hendra mengendur. Beberapa kesalahan dilakukan pasangan ganda putra senior Indonesia tersebut. Meski demikian, Ahsan/Hendra masih bisa kembali ke ritme semula. Mereka terus melancarkan tekanan hingga bisa unggul 14-10. Chia/Soh sempat memperkecil kedudukan menjadi 13-16. Namun, mereka juga melakukan kesalahan. Pukulan Chia/Soh yang keluar lapangan membuat Ahsan/Hendra menang 21-14 saat gim kedua, dan memaksakan laga dilanjutkan ke gim ketiga.

Gim penentuan

Pertandingan gim ketiga berjalan semakin menarik. Kedua pasangan silih berganti melakukan tekanan. Ahsan/Hendra sempat unggul 8-4 atas Chia/Soh setelah mencatatkan empat angka beruntun. Namun, Chia/Soh juga tak mau kalah. Serangan agresif diperlihatkan Chia/Soh dan membuat Ahsan/Hendra cukup kewalahan. Namun, keadaan masih bisa dikuasai pasangan Indonesia. Drop shot cerdik yang dilepaskan Hendra membuat dia dan Ahsan unggul 11-8 atas Chia/Soh saat interval. Setelah jeda istirahat, Ahsan/Hendra bermain semakin trengginas. Mereka sukses melepaskan pukulan yang sulit dikembalikan Chia/Soh. Ahsan/Hendra pun unggul 13-8. Pada fase ini, Chia/Soh juga tak jarang melakukan kesalahan. Situasi itu membawa Ahsan/Hendra unggul 16-10 atas sang lawan. Ahsan/Hendra kian tak terbendung. Mereka terus mempertahankan ritme permainan hingga akhirnya gim ketiga berhasil dimenangi kubu Indonesia dengan skor 21-12.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: