SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    October 2016
    M T W T F S S
    « Sep    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,698 other followers

Archive for the ‘Bulutangkis’ Category

World Junior Championships : China Juara, Indonesia Posisi Empat

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 29, 2012


CHIBA, Kompas.com – Tim China keluar sebagai jawara kejuaraan beregu campuran  World Junior Championships, sementara tim Indonesia menempati posisi empat, Minggu (28/10).

China keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jepang 3-2 melalui persaingan dramatis. Angka terakhir diraih China setelah ganda campuran mereka, Wang Yilu/Chen Quingchen mengalahkan ganda campuran Jepang Akira KOga/Akane Yamaguchi 21-15 19-21 24-22.

Sementara tim junior Indonesia harus puas di posisi keempat turnamen beregu campuran World Junior Championships 2012 setelah dikalahkan oleh Korea dengan skor 0-3. Panji Akbar Sudrajat yang turun di partai ketiga gagal menahan laju tim negeri Ginseng tersebut ketika menyerah dari Hyuk Jin Jeon, 19-21, 8-21.

Sebelumnya, Indonesia juga kehilangan dua angka lewat kekalahan pasangan ganda putra Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar, dan Hanna Ramadini di tunggal putri.

“Saya bermain dibawah tekanan, pola main saya sama sekali tidak keluar. Permainan saya kurang maksimal pada dua pertandingan beregu ini” ungkap Panji yang dijumpai setelah bertanding seperti ditulis situs PBSI.

Panji mengawali pertandingannya dengan cukup baik. Ia sempat unggul hingga 5-1 di awal gim pertama. Tim Korea yang sudah mengantongi dua kemenangan membuat Hyuk percaya diri, ia bangkit dan menyamakan kedudukan 7-7.

Pada gim kedua, Panji bermain antiklimaks. Tampaknya ia belum bisa melupakan kekalahannya di gim pertama. Hyuk berlari jauh meninggalkan Panji dan unggul hingga 17-7. Tertinggal jauh membuat Panji sulit untuk mengejar dan akhirnya menyerah dengan skor telak 8-21.

“Sempat salah strategi di lapangan, harusnya saya jaga di depan net karena lawan banyak bermain no lob. Tapi saya tidak dapat berbuat banyak” tambah Panji

Dengan hasil ini, maka Korea berhak atas titel juara III. Namun tim Indonesia memenuhi target untuk lolos ke babak semifinal.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : Selangkah Lagi, Saina Nehwal Raih Gelar Kedua; Pasangan Muda Thailand Pupus Harapan China

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 28, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Pebulutangkis kebanggaan India, Saina Nehwal, melangkah ke final turnamen Perancis Terbuka Superseries dan berpeluang besar menambah gelar dalam dua pekan. Di semifinal event tersebut, Sabtu (27/10/2012), pemain nomor tiga dunia ini menang dua game langsung 21-19, 21-8 atas unggulan keempat dari Jerman, Juliane Schenk.

Di final, Saina, yang menjadi unggulan utama turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, akan bertemu Minatsu Mitani. Pemain Jepang yang tidak diunggulkan ini berhasil lolos ke final usai menaklukkan kompatriotnya, Eriko Hirose, dengan 21-19, 21-10.

Peluang Saina untuk menjadi juara sangat terbuka lebar karena rekor pertemuan dengan Minatsu mutlak miliknya, dengan keunggulan 3-0. Pertemuan terakhir terjadi pekan lalu di ajang Denmark Terbuka Superseries Premier. Jika menang lagi, maka Saina merengkuh dua gelar bergengsi dalam dua pekan, setelah dia menjuarai Denmark Terbuka, juga usai mengalahkan Schenk.

sementara itu, Ganda putra Thailand, Bodin Issara/Maneepong Jongjit, melangkah ke final turnamen Perancis Terbuka Superseries. Unggulan ketujuh ini lolos ke partai puncak setelah di semifinal, Sabtu (287/10/2012), menang dua game 21-17, 21-11 atas unggulan kelima dari China, Hong Wei/Shen Ye.

Keberhasilan pasangan muda yang menjadi harapan masa depan Thailand tersebut, membuat China kehilangan peluang menambah gelar di turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Pasalnya, “Negeri Tirai Bambu” itu tak memiliki wakil yang tampil di final ganda putra, karena calon lawan Bodin (22 tahun)/Maneepong (21) adalah Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae, yang menyingkirkan kompatriot mereka dari Korea yang merupakan unggulan keempat, Kim Ki Jung/Kim Sa-rang, dengan 21-14, 22-20.

Kegagalan Hong Wei/Shen Ye, membuat China hanya menempatkan tiga wakil di final, termasuk dua ganda campuran mereka yang memastikan gelar juara di sektor tersebut, yaitu unggulan utama Xu Chen/Ma Jin dan Qiu Zihan/Bao Yixin. Artinya, harapan China menambah gelar hanya dari sektor ganda putri, yaitu Ma Jin/Tang Jinhua, yang akan bertemu unggulan utama dari Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl.

Di sektor tunggal putri, unggulan utama dari India Saina Nehwal, akan bertemu pemain Jepang, Minatsu Mitani. Saina, yang pekan lalu juara Denmark Terbuka Superseries Premier, memenangi partai ulangan Denmark Terbuka itu melawan pemain Jerman, Juliane Schenk, sedangkan Minatsu menyingkirkan rekan senegaranya, Eriko Hirose.

Dari sektor tunggal putra, bakal adu kekuatan antara dua pemain non-unggulan, yaitu Viktor Axelsen (Denmark) dengan Daren Liew (Malaysia). Axelsen lolos setelah menyingkirkan unggulan kelima dari Jepang, Kenichi Tago, sedangkan Liew menaklukkan unggulan keenam dari Denmark, Jan O Jorgensen,

– Jadwal final

Ganda putri: (1) Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark) vs Ma Jin/Tang Jinhua (China)
Tunggal putra: Viktor Axelsen (Denmark) vs Daren Liew (Malaysia)
Tunggal putri: (1) Saina Nehwal (India) vs Minatsu Mitani (Jepang)
Ganda campuran: (1) Xu Chen/Ma Jin (China) vs Qiu Zihan/Bao Yixin (China)
Ganda putra: (7) Bodin Issara/Maneepong Jongjit (Thailand) vs Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae (Korea)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : “All-Chinese Final” di Ganda Campuran

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 28, 2012


JAKARTA, Kompas.com – China memastikan diri merebut satu gelar juara di turnamen Perancis Terbuka Superseries, setelah terjadi all-Chinese final di nomor ganda campuran. Qiu Zihan/Bao Yixin akan bertemu unggulan utama Xu Chen/Ma Jin di partai puncak turnamen berhadiah 200.000 tersebut, setelah melewati lawan-lawan mereka pada babak semifinal, Sabtu (27/10/2012).

Qiu/Bao, yang tidak diunggulkan, menang dua game langsung 21-13, 21-19 atas pasangan Korea Shin Baek Choel/Eom Hye Won, yang di perempat final membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan kedua dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Sementara itu Xu Chen/Ma Jin menang 21-14, 21-19 atas unggulan ketujuh, Chris Adcock (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia), yang di perempat final menang atas ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dari sektor tunggal putra dan tunggal putri, China tak memiliki wakil yang tampil di semifinal. Di tunggal putra, akan terjadi pertemuan antara pemain Denmark Viktor Axelsen, dengan pemain Malaysia, Daren Liew. Axelsen menang 21-8, 21-17 atas unggulan kelima dari Jepang, Kenichi Tago, sedangkan Liew taklukkan unggulan keenam dari Denmark, Jan O Jorgensen, dengan 18-21, 21-17, 21-10.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Dihentikan China di Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 28, 2012


Bulutangkis.com – Tim Indonesia harus mengakui keunggulan tim rakasasa China pada babak semifinal beregu campuran World Junior Championships 2012 dengan skor akhir 1-3. Dengan demikian, Indonesia gagal melangkah ke partai puncak.

Meskipun demikian, hasil ke babak semifinal ini sudah memenuhi target yang ditetapkan. Pada tahun lalu, Indonesia harus berada di peringkat ketujuh usai kandas dari Thailand di perempat final.

China merebut poin pertama lewat pasangan ganda campuran Yilu Wang/Qingchen Chen yang mengalahkan Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia dengan skor 21-18, 21-17.

Kekalahan tunggal putra Arief Gifar Ramadhan atas Song Xue, 14-21, 8-21, kembali menambah keunggulan tim China 2-1.

Pasangan ganda putra Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma berhasil menahan laju tim lawan yang merupakan unggulan kedua ini dengan merebut partai ketiga. Hafiz/Putra menang atas Yunchen Liu/Ningyi Zhang dengan skor 24-22, 23-21.

“Kami bermain tenang sekali, tidak gentar melawan China, karena kami yakin bisa menang. Beberapa kali kami bermain terlalu terburu-buru, saat berhasil meraih konsentrasi kembali, kami akhirnya bisa mengakhiri permainan,” ujar Putra yang ditemui usai pertandingan.

Pemain tunggal putri andalan China, Sun Yu, menjadi penentu kemenangan timnya usai menundukkan Hanna Ramadini di partai keempat. Sun tampaknya terlalu tangguh untuk Hanna, pemain Indonesia ini menyerah dari Sun dalam dua gim langsung, 10-21, 10-21.

Indonesia menapak ke babak semifinal setelah di perempatfinal yang berlangsung tadi pagi Indonesia menekuk Malaysia 3-1.

Hasil ini merupakan pencapaian yang lebih baik jika dibandingkan dengan hasil tahun lalu dimana Indonesia harus menyerah dari tim Thailand di perempat final. Indonesia akhirnya menempati posisi ketujuh. (pb-pbsi.org)

Hasil lengkap babak perempat final antara Indonesia vs Malaysia 3-1 :
Ganda Campuran :
– Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia vs Tan Wee Gleen/ Chow Mei Kuan 15-21, 22-20, 21-17 (0:50)
Tunggal Putra :
– Arief Gifar Ramadhan vs Joo Ven Soong 17-21, 19-21 (0:43)
Ganda Putra :
Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar vs Yew Sin Ong/ Darren Issac Devadass (0:53)
Tunggal Putri :
– Hanna Ramadini vs Yin Fun Lim 17-21, 21-10, 21-15 (0:55)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : Pia/Rizki Juga “Out”, Indonesia Pulang dengan Tangan Hampa

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 27, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Indonesia harus pulang dengan tangan hampa dari keikutsertaannya di turnamen Perancis Terbuka Superseries. Lebih tragis lagi, semua wakil dari Tanah Air tersingkir di babak perempat final, Jumat (26/10/2012).

Mimpi buruk tim Merah-putih di turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut dimulai ketika ganda campuran terbaiknya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, kalah dari pasangan gado-gado Cris Adcock (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia). Dalam pertandingan berdurasi 34 menit, Tontowi/Liliyana yang menjadi unggulan keempat itu menyerah dua game langsung 18-21, 20-22 dari unggulan ketujuh tersebut.

Setelah itu, giliran ganda putri Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta, yang harus angkat koper. Seperti yang sudah diperkirakan, pasangan non-Pelatnas ini tak mampu melewati rintangan berat yang dihadapi, yaitu pasangan Denmark yang menjadi unggulan utama, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Pia/Rizki kalah dua game 17-21, 23-25.

Hasil di Perancis Terbuka Superseries ini memberikan gambaran bahwa bulu tangkis Indonesia belum bisa bangkit dari keterpurukannya, terutama di event-event akbar. Padahal, turnamen ini minim pemain bintang.

Pekan lalu di Denmark Terbuka Superseries Premier, Indonesia pun pulang dengan kegagalan, setelah Tontowi/Liliyana, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai final, ditaklukkan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin. Ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pengurus baru PB PBSI.

China tak dominan

Di turnamen ini pun, dominasi China runtuh. Pasalnya, “Negeri Tirai Bambu” ini hanya meloloskan lima wakilnya ke semifinal, termasuk all-Chinese semifinal di sektor ganda putri. Bahkan, di sektor tunggal putra dan putri yang biasanya selalu dikuasainya, China tak memiliki satu wakil pun.

Satu-satunya pemain mereka di tunggal putri, Chen Xiao Jia, ditaklukkan unggulan keempat dari Jerman, Juliane Schenk, yang akan bertemu unggulan utama dari India, Saina Nehwal, untuk memperebutkan tiket ke final. Sedangkan di tunggal putra, unggulan kedelapan Wang Zhengming, menyerah 21-7, 13-21, 15-21 dari pemain non-unggulan asal Denmark, Viktor Axelsen, yang akan bertemu unggulan kelima dari Jepang, Kenichi Tago, di semifinal.

Dari sektor ganda campuran, unggulan kedua dari China Zhang Nan/Zhao Yunlei, menyerah 13-21, 19-21 dari pasangan Korea Shin Baek Choel/Eom Hye Won, yang kembali akan bertemu pasangan China, Qiu Zihan/Bao Yixin. Sedangkan Adcock/Bankier bakal menghadapi Xu Chen/Ma Jin untuk perebutkan tiket ke final.

Sektor ganda putra, hanya satu pasangan China yang maju ke semifinal. Unggulan kelima Hong Wei/Shen Ye menang 21-15, 20-22, 21-16 atas pasangan Malaysia Hoon Thien How/Tan Wee Kiong, yang di babak sebelumnya singkirkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Hong/Shen akan bertemu unggulan ketujuh dari Thailand, Bodin Issara/Maneepong Jongjit. Pasangan China yang tersingkir adalah Chai Biao/Zhang Nan, yang kalah 18-21, 21-14, 17-21 dari unggulan keempat asal Korea, Kim Ki Jung/Kim Sa-rang.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tragis ! Tontowi/Liliyana Tersingkir

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 27, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Nasib buruk nan tragis menimpa ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang tampil di babak perempat final turnamen Perancis Terbuka Superseries, Jumat (26/10/2012). Juara All England ini menyerah dua game langsung 18-21, 20-22 dari pasangan gado-gado yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh, Chris Adcock (Inggris)/Imogen Bankier (Skotlandia).

Hasil ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi dunia bulu tangkis Tanah Air, yang belum bisa bangkit dari keterpurukan. Pasalnya, Tontowi/Liliyana, yang menjadi unggulan keempat, menjadi andalan untuk bisa meraih gelar dari turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, setelah pekan lalu hanya menjadi runner-up di Denmark Terbuka Superseries Premier.

Kini, Indonesia tinggal berharap kejutan dari ganda putri Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta, yang baru akan bertanding. Mereka akan menantang unggulan utama dari Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Hanya dua wakil yang lolos ke babak perempat final.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

World Junior Championships : Cedera, Shesar Urung Tampil

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 25, 2012


CHIBA, Kompas.com – Tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito batal tampil di World Junior Championships 2012 karena mengalami cedera pada telapak tangan kanannya. Hal ini dikonfirmasikan langsung oleh Ronny Agustinus, sang pelatih.

“Cederanya belum pulih benar, kalau dipaksakan dia masih akan kesulitan dan hasilnya tidak maksimal, malah nanti kondisinya semakin parah” ujar Ronny yang turut mendampingi tim junior ke Chiba.

Shesar mengalami cedera sekembalinya dari Pekanbaru, usai mengikuti Pekan Olahraga Nasional 2012. Karena cedera ini, Shesar yang merupakan juara tunggal putra PON 2012 ini juga harus absen di turnamen Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 yang berlangsung di Palembang bulan lalu.

Posisi Shesar akan digantikan oleh Thomi Azizan Mahbub, pemain muda asal PB Djarum yang baru saja menjadi juara di Djarum Sirnas Banten 2102 kategori tunggal putra dewasa. Thomi akan bertolak ke Chiba pada Jumat (26/10), dan mempersiapkan diri untuk nomor perseorangan.

Pada nomor beregu, Indonesia akan menurunkan salah satu pemain tunggal putra yang ada di dalam tim inti di antaranya Arief Gifar Ramadhan, Panji Akbar Sudrajat, dan Fikri Ihsani Hadmadi.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : Lolos, Maria Febe Bertemu Penakluk Tembok China

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 25, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com – Tunggal putri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti, tak menemui hambatan berarti untuk lolos ke babak kedua turnamen Perancis Terbuka Superseries. Pada babak pertama, Rabu (24/10/2012), Febe menang dua game langsung 21-18, 21-10 atas pemain Bulgaria, Linda Zatchiri.

Peluang Febe untuk melangkah ke perempat final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini cukup terbuka lebar, karena di babak kedua dia bertemu pemain Jepang, Minatsu Mitani. Minatsu membuat kejutan setelah meruntuhkan salah satu tembok China, Jiang Yanjiao, yang ditempatkan sebagai unggulan keenam, dengan dua game 21-14, 21-19.

Secara peringkat, Febe, yang kini menempati ranking 52 dunia, masih kalah dari Minatsu, yang ada di urutan ke-28. Akan tetapi, kedua pemain belum pernah bertemu sehingga Febe punya kesempatan untuk mengeluarkan semua “senjata” andalannya yang tentu saja belum diketahui calon lawannya tersebut.

Lolosnya Febe membuat Indonesia memiliki dua wakil yang akan tampil di babak kedua. Sebelumnya, Aprilla Yuswandari juga meraih tiket ke babak kedua setelah menang atas pemain Selandia Baru, Michelle Chan Ky. Akan tetapi, di babak kedua Aprilla bertemu lawan berat dari Thailand, yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh, Ratchanok Intanon.

Secara keseluruhan, ada empat tunggal putri yang tampil di babak pertama. Sayang, dua wakil lainnya sudah langsung tersingkir, yaitu Belaetrix Manuputi, serta Adriyanti Firdasari.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : Mantap! Ahsan/Hendra Singkirkan Unggulan Utama

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 25, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Ganda putra Indonesia yang baru melakoni turnamen resmi kedua mereka setelah dipasangkan usai Olimpiade London bulan Agustus lalu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, tampil sangat impresif di babak pertama turnamen Perancis Terbuka Superseries, Rabu (24/10/2012). Mereka menyingkirkan unggulan utama dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan dua game langsung 21-16, 21-15 dalam waktu 28 menit.

Kemenangan telak ini tentu saja menjadi angin segar bagi Ahsan/Hendra, yang diharapkan bisa berprestasi mengkilap di masa mendatang. Apalagi, dalam debutnya pekan lalu di Denmark Terbuka Superseries Premier, pasangan ini berhasil menembus semifinal, sebelum ditaklukkan ganda Korea, Shin Baek Choel/Yoo Yeon Seong, yang akhirnya menjadi juara setelah di final menang atas Boe/Mogensen.

Di babak kedua turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, Ahsan/Hendra bertemu pasangan Malaysia Hoon Thien How atau pasangan Jerman, Peter Kaesbauer/Josche Zurwonne. Kedua pasangan ini belum bermain.

Untuk sektor ganda putra ini, Indonesia memiliki empat pasangan. Selain Ahsan/Hendra, ada Angga Pratama/Ryan Agung Saputra, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, serta Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan. Tiga pasangan terakhir tersebut baru akan bermain.

Sebelum disandingkan, Ahsan berpasangan dengan Bona. Prestasi pasangan ini tak sesuai harapan, termasuk ketika tampil di Olimpiade London 2012. Sedangkan Hendra pernah berpasangan dengan Markis Kido, di mana prestasi mereka sangat mentereng, karena pernah menjadi juara dunia serta meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Perancis Terbuka Superseries : Hayom Mundur di Pertengahan Game Ketiga

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 25, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Dionysius Hayom Rumbaka terjegal di babak pertama turnamen Perancis Terbuka Superseries, Rabu (24/10/2012). Tunggal putra Pelatnas ini tak bisa menyelesaikan pertandingan saat melawan pemain veteran Thailand, Boonsak Ponsana, di mana dia mundur di game ketiga.

Hayom mengawali pertandingan dengan sangat meyakinkan, sehingga bisa menang 21-18 di game pembuka. Boonsak, yang kerab menjadi penjegal sejumlah pemain Indonesia, bangkit di game kedua sehingga menang 21-14 dan memaksa rubber game.

Pada game ketiga yang menjadi penentu siapa yang berhak lolos ke putaran kedua, Boonsak mengendalikan jalannya pertandingan sampai keunggulan 11-7. Tetapi setelah jeda pertengahan game tersebut, Hayom memutuskan untuk berhenti karena tak mampu melanjutkannya.

Kegagalan Hayom ini membuat Indonesia kehilangan tiga wakil di sektor tunggal putra. Sebelumnya, Simon Santoso yang merupakan unggulan utama, kalah WO dari pemain Malaysia, dan Andre Kurniawan Tedjono ditaklukkan pemain Denmark, Jan O Jorgensen.

Dengan demikian, tinggal Sony Dwi Kuncoro yang menjadi andalan, setelah dia mengalahkan India, Sourabh Varma. Di babak kedua, Sony bertemu pemain Hongkong, Wong Wing Ki, yang di luar dugaan menyingkirkan unggulan keempat dari China, Du Pengyu, dengan 23-21, 16-21, 21-10. Sony baru satu kali bertemu Wong Wing Ki pada turnamen Jerman Terbuka Grand Prix Gold bulan Februari lalu, di mana Sony kalah 20-22, 16-21. Ini jadi kesempatan Sony untuk membalasnya.

Kegagalan juga dialami ganda campuran Indra Viki Okvana/Gustiani Megawati. MEreka menyerah 11-21, 9-21 dari pasangan Jerman, Michael Fuchs/Birgit Michels. Artinya, baru dua pasangan yang lolos ke babak kedua, yaitu unggulan keempat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto. Masih ada Riky Widianto/Puspita Richi Dili yang akan bertemu pasangan gado-gado Robert Blair (Skotlandia)/Vita Marissa (Indonesia).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: