SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2017
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,700 other followers

Archive for the ‘Bulutangkis’ Category

Edi/Melati Juara Dunia Junior 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 3, 2012


Bulutangkis.com – Pasangan ganda campuran Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti mengukuhkan diri menjadi Juara Dunia Junior 2012 usai mengalahkan rekan senegaranya, Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia di babak final dengan skor 21-17, 21-13.

Keunggulan Edi/Melati sudah terlihat di awal permainan dimana keduanya memimpin perolehan skor hingga 8-1. Alfian/Shela seolah bermain anti klimaks jika dibandingkan dengan penampilannya kemarin malam di semifinal.

“Kami sudah tahu pola main mereka seperti apa, jadi banyak serang di kekurangan mereka. Apalagi Alfian/Shela tidak terlalu memberikan perlawanan yang ketat, karena sepertinya Shela sudah kelelahan,” kata Melati yang ditemui setelah penyerahan medali.

Kemenangan Edi/Melati sekaligus mematahkan harapan Alfian untuk mempertahankan gelar juara dunia junior yang diraihnya tahun lalu bersama Gloria Emanuelle Widjaja. Tahun ini ia harus puas di posisi runner up. (pbsi)

Hasil Pertandingan Babak Final (Sabtu, 03/11)
Ganda Putri:
– So Hee LEE/Seung Chan SHIN [2] [Korea] vs Yu XIAOHAN/Huang YAQIONG [5/8] [China] 21-14, 18-21, 21-18
Ganda Campuran :
– Edi Subaktiar/Melati Daeva [INA][2] vs Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia [INA-9/16] 21-17, 21-13
Ganda Putra:
– Chun Hei LEE/Ka Long NG [3/4][Hong Kong] vs Takuto INOUE/Yuki KANEKO [5/8][Japan] 21-16, 21-17
Tunggal Putri:
– Nozomi OKUHARA [3/4] [JPN] vs Akane Yamaguchi [JPN] [9/16] 21-12, 21-9
Tunggal Putra:
– Kento MOMOTA [2][JPN] vs Xue SONG [9/16] [CHN] 21-17, 19-21, 21-19.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

BWF Didesak Pakai Teknologi Mata Elang

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 3, 2012


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) didesak untuk mulai menerapkan teknologi mata elang (hawk eye) untuk mengeliminasi kesalahan hakim garis dalam pertandingan. Selama ini banyak pemain dirugikan dengan keputusan keliru hakim garis, terutama pada poin kritis.

Teknologi mata elang merupakan teknologi rekaman kamera yang memperlihatkan gerak bola secara perlahan sampai menyentuh bidang lapangan. Untuk memakai teknologi ini dibutuhkan banyak kamera yang terintegrasi dengan sistem komputer untuk menangkap sensor bola.

Teknologi itu sudah diterapkan di cabang olahraga tenis. Setiap pemain yang meragukan keputusan hakim garis bisa meminta kepada wasit pertandingan untuk melihat rekaman.

“Bulu tangkis hampir sama dengan tenis. Kadang kok meluncur sangat cepat sehingga sangat sulit bagi hakim garis untuk membuat keputusan, terutama jika kok hanya bergulir tipis dari garis,” kata pemain ganda Malaysia, Koo Kien Keat, Jumat (2/11/2012).

Hal senada juga diungkapkan pemain ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon. Menurut dia, penggunaan teknologi mata elang akan menghilangkan keputusan kontroversi yang merugikan pihak tertentu. “Dengan pemakaian teknologi ini, keputusan akan lebih akurat dan tidak ada pihak yang dirugikan,” ujarnya.

Dari beberapa pengalamannya, hanya karena keputusan kontroversi, kadang emosi pemain terbawa. “Akibatnya konsentrasi bisa hilang dan akhirnya kalah,” kata Peng Soon. “Saya bahkan pernah diganjar kartu kuning karena memprotes keputusan hakim garis. Padahal, saya yakin dan melihat dengan jelas, kok yang meluncur di luar garis bidang lapangan saya, tetapi hakim garis justru menyatakan masuk,” ungkap Peng Soon.

Deputy President BWF Paisan Rangsikitpho mengatakan, penerapan teknologi mata elang di bulu tangkis masih dalam pembahasan. “Kami juga sedang menyiapkan proposalnya, termasuk regulasi permainan jika teknologi diterapkan, seperti berapa kali pemain bisa meminta tayangan rekaman,” kata Paisan.

Pada turnamen bulu tangkis level Super Series dan Premier sebenarnya penyelenggara sudah memasang kamera yang di arahkan ke garis lapangan. Akan tetapi, untuk keperluan tayangan stasiun televisi.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Andre dan Yoke/Hendra AG Kandas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 3, 2012


Bulutangkis.com – Tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono dan ganda putra Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan kandas di babak perempatfinal Bitburger SaarLoxLux Open 2012 yang berlangsung di Saarbrucken, Jerman hari Jumat (02/11).

Andre harus menelan pil pahit setelah gagal melewati pebulutangkis Malaysia, Mohamad Arif Abdul Latif dalam pertarungan rubber game 23-21, 19-21, 17-21.

Pertarungan kali ini menjadi kekalahan pertama Andre melawan Arif. Empat laga sebelumnya menjadi milik Andre. Terakhir bertemu di Singapura Terbuka Super Series 2012 bulan Juni lalu, Andre menekuk Arief dua game langsung 21-16, 22-20.

Satu harapan Indonesia pada turnamen berlabel grand prix gold dengan total hadiah USD 120,000 ini juga menuai nasib yang sama. Pasangan Yonathan ‘Yoke’/Hendra AG yang menempati unggulan lima ini tak berhasil memetik kemenangan melawan ganda Denmark bukan unggulan, Rasmus Bonde/ Mads Conrad-Petersen. Yoke/Hendra AG menyerah setelah bertarung tiga game 21-19, 11-21, 11-21. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Top 100 BWF World Ranking : Pia/Rizky Lewati Anneke/Nitya

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 3, 2012


Bulutangkis.com – Ganda putri Indonesia, Pia Zebadiah Bernadeth/ Rizky Amelia Pradipta minggu ini memperbaiki peringkatnya ke peringkat 19 dunia, naik empat tingkat dari peringkat 23 pada minggu sebelumnya. Demikian hasil peringkat pebulutangkis dunia yang dirilis Badminton World Federation (BWF) pada hari Kamis (01/11).

Peringkat Pia/Rizky kini melewati peringkat Anneke Feinya Agustin/ Nitya Krishinda Maheswari yang minggu ini berada di peringkat 20 dunia. Peringkat terbaik ganda putri Indonesia masih diduduki Greysia Polii/ Meiliana Jauhari yang berada di peringkat 18 dunia.

Turnamen China Open Super Series Premier 2012 yang akan berlangsung pada 13 November hingga 18 November mendatang di Shanghai, China akan diikuti tiga ganda putri Indonesia yaitu Anneke/Nitya, Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini dan Gebby Ristiyani Imawan/ Tiara Rosalia Nuraidah. Demikian hasil drawing yang telah dikeluarkan BWF.

Namun pasangan Anneke/Nitya tidak akan turun berlaga di negeri Tirai Bambu ini karena Anneke masih belum pulih dari cedera tulang ekor. Sementara alasan ketidak hadiran pasangan Pia/ Rizky belum begitu jelas.

Sedangkan pasangan Greysia/Meiliana tidak turun bertarung di China Open Super Series Premier 2012 mendatang disebabkan masih dalam masa penghukuman pasca ‘Insiden Olimpiade London’ yang membuahkan hukuman skorsing dari PBSI selama empat bulan hingga 3 Desember mendatang.

Namun info terkini menyebutkan bahwa pasangan Greysia/ Meiliana telah mendapat keringanan hukuman dari PBSI menjadi tiga bulan. Dengan demikian pada 3 November hari ini pasangan Greysia/Meiliana telah diperbolehkan kembali mengikuti turnamen. Turnamen Hongkong Super Series akan menjadi ajang pertama yang diikuti Greysia/ Meiliana setelah menjalani skorsing. (*)

Top 100 Peringkat Atlet Indonesia 1 November 2012
Tunggal Putra :
5. (5) Simon Santoso
13. (13) Taufik Hidayat
17. (18) Sony Dwi Kuncoro
24. (23) Dionysius Hayom Rumbaka
28. (28) Tommy Sugiarto
31. (29) Alamsyah Yunus
52. (57) Andre Kurniawan Tedjono

Tunggal Putri :
35. (41) Aprillia Yuswandari
38. (39) Adriyanti Firdasari
39. (37) Hera Desi
40. (40) Bellaetrix Manuputty
43. (42) Lindaweni Fanetri
44. (52) Maria Febe Kusumastuti

Ganda Putra:
12. (10) Markis Kido/Hendra Setiawan
15. (15) Mohammad Ahsan/Bona Septano
16. (16) Angga Pratama/Ryan Agung Saputra
19. (18) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
26. (28) Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha
34. (34) Andrei Adistia/Christopher Rusdianto
35. (35) Gideon Markus Fernaldi/Agripinna Prima Rahmanto Putra
37. (45) Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan
52. (53) Yohanes Rendy Sugiarto Yohanes/Afiat Yuris Wirawan
64. (64) Rahmat Adianto/Berry Anggriawan
69. (69) Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra
86. (86) Ronald Alexander/Selvanus Geh
91. (92) Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma
93. (94) Rendra Wijaya/Rian Sukmawan

Ganda Putri :
18. (18) Greysia Polii/ Meiliana Jauhari
19. (23) Pia Zebadiah Bernadet/ Rizky Amelia Pradipta
20. (20) Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari
25. (27) Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini
32. (28) Vita Marissa/ Nadya Melati
38. (40) Gebby Ristiyani Imawan /Tiara Rosalia Nuraidah
43. (43) Komala Dewi/Jenna Gozali
68. (65) Devi Tika Permatasari/Nurvita Hanadiah Keshya
77. (76) Anggia Shitta Awanda/Shella Devi Aulia
87. (86) Melvira Oklamona/Khaeriah Rosmini

Ganda Campuran :
3. (3) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
9. (10) Muhammad Rijal/Debby Susanto
16. (16) Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati
27. (27) Riky Widianto/Richi Puspita Dili
28. (30) Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth
30. (29) Irfan Fadhilah/ Weni Anggraini
48. (48) Hendra Setiawan/Vita Marissa
63. (65) Alfian Eko Prasetya/Gloria Emmanulle Widjaja
94. (60) Nova Widianto/ Vita Marissa
96. (92) Andhika Anhar/Nurvita Hanadia Keshya
97. (119) Indra Viki Okvana/Gustiani Megawati.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

World Junior Championships : Singkirkan China, Tercipta “All-Indonesian Final”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 2, 2012


CHIBA, Kompas.com – Indonesia memastikan diri menyabet gelar nomor ganda campuran turnamen World Junior Championships 2012. Pasalnya, akan terjadi all-Indonesian final, setelah Alfian Eko Prasetya/Shella Devi Aulia dan Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktaviani, berhasil menyingkirkan para pemain China di semifinal, Jumat (2/11/2012), dengan kemenangan rubber game.

Alfian/Shella, yang merupakan unggulan 9/16, berhasil bangkit dari kekalahan di game pembuka sebelum menyingkirkan unggulan 3/4, Wang Yilu/Yaqiong Huang, dengan 12-21, 21-19, 21-12. Kemenangan serupa juga diraih Edi/Melati, di mana unggulan kedua ini pun kalah di game pembuka dan bangkit di dua game terakhir untuk menang 14-21, 21-18, 21-11 atas unggulan 3/4, Yuchen Liu/Chen Qingchen.

Hasil ini tentu saja menghadirkan sukacita karena ada secercah harapan bagi bulu tangkis Indonesia di masa mendatang, karena muncul pelapis yang cukup menjanjikan. Meskipun gagal di empat nomor lainnya karena tak ada wakil yang berhasil menembus final, tetapi Indonesia bisa menyegel gelar di sektor ganda campuran.

Bagi Alfian, ini menjadi kesempatan baginya untuk kembali merebut gelar meskipun dengan pasangan yang berbeda. Pasalnya, tahun lalu dia bersama Gloria Emanuelle.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Peluang Indonesia di Ganda Campuran

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 1, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Harapan Indonesia untuk mengulang merebut gelar di ganda campuran pada kejuaraan dunia bulu tangkis di Chiba, Jepang, cukup terbuka. Syaratnya mereka harus mampu memenangi persaingan dengan pasangan dari China dan Korea Selatan.

Tahun lalu, Indonesia berjaya di ganda campuran dengan menciptakan final sesama pemain “Merah Putih”. Pasangan Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Widjaja akhirnya tampil sebagai juara dengan mengalahkan Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah.

Tahun ini kesempatan kembali terbuka karena tiga tandem Indonesia sudah memastikan tempat di perempat final. Ketiga pasangan itu, yakni Alfian Eko Prasetya/Shella Devi Aulia, Putra Eka Rhoma/Mahadewi Istirani, dan Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktaviani.

“Soal peluang, kesempatan terbaik memang ada di ganda campuran. Kekuatan kita lebih imbang dibanding sektor tunggal, bahkan untuk melawan pemain China ataupun Korea Selatan. Sekarang tinggal bagaimana mereka bisa menguasai tekanan dan situasi pertandingan,” kata Christian Hadinata, Ketua Bidang Pelatnas Cipayung dan Pelatih Kepala Sektor Ganda, Kamis (1/11/2012).

Dari segi persiapan, menurut Christian, semuanya sudah cukup bagus. Para pemain yang dipilih dari beberapa klub sudah berlatih di pelatnas Cipayung sekitar sebulan sebelum kejuaraan. “Jadi, secara fisik ataupun teknik sudah tidak ada masalah,” ujar Christian.

Menurut dia, kelemahan kebanyakan pemain muda adalah ketidakmampuan mereka mengatur emosi. Akibatnya, lawan yang seharusnya bisa dengan mudah dikalahkan menjadi sulit dan berbalik. “Selain itu, juga masalah rasa percaya diri. Buat pemain muda, seharusnya jangan takut kalah karena mereka juga belum punya nama. Berjuang saja dengan bermain bagus untuk mengalahkan lawan. Mereka harus percaya dengan kemampuannya,” tutur Christian.

Pada Kamis (1/11/2012) siang, Alfian/Shella bisa mengatasi perlawanan Kasper Antonsen/Line Kjaersfelt 21-12, 21-18. Pada laga selanjutnya mereka akan menantang unggulan pertama asal Korea Selatan, Choi Sol Kyu/Chae Yoo Jung.

Sementara Putra/Mahadewi menaklukkan pasangan Malaysia, Tan Wee Gleen/Cow Mei Kuan, 21-16, 19-21, 21-9. Selanjutnya mereka akan menghadapi pasangan China, Yuchen Liu/Chen Qingchen.

Adapun Edi/Melati yang ditempatkan sebagai unggulan dua, kemarin menang atas pasangan Hongkong, Man Tang Chun/Yung Ng Wing, 21-11, 21-7. Berikutnya mereka akan ditantang pasangan Korea Selatan, Jung Jae Wook/Shin Seung Chan.

Di nomor ganda putra, pasangan Arya Maulana/Edi Subaktiar masih bertahan di perempat final. Demikian juga pemain ganda putri ,Melati Daeva Oktavianti/Rosyita Eka Putri Sari.

Adapun di tunggal putra, Panji Akbar masih berkibar. Sementara di tunggal putri masih ada Hanna Ramadhini yang akan melawan pemain Jepang.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Hanna : ”Tak menyangka bisa menang dua gim langsung”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 1, 2012


Bulutangkis.com – Hanna Ramadini sukses menundukkan pemain asal China, Qin Jinjing, dalam dua gim langsung, 21-16, 21-14, pada babak keempat World Junior Championships 2012. Dengan hasil ini maka Hanna berhak atas satu tempat di babak perempat final sekaligus menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia.

”Tak menyangka bisa menang dua gim langsung, awalnya saya merasa peluangnya 50:50,” ujar Hanna yang ditemui saat stretching selesai bertanding.

Hanna betul-betul menguasai irama permainan, terutama di gim kedua dimana ia unggul jauh hingga 18-9. Hal ini membuat Qin tampak putus asa karena terlalu jauh untuk mengejar ketertinggalannya.

”Lawan permainannya mirip dengan saya yang banyak mendorong bola ke belakang, mungkin karena ini juga saya lebih mudah menghadapinya. Selain itu posturnya yang tidak terlalu tinggi juga membuat dia tak terlalu berbahaya,” jelas Hanna soal lawannya hari ini.

Insiden Kartu Kuning

Pada kedudukan 17-8 untuk keunggulannya di gim kedua, Hanna tiba-tiba ditegur oleh wasit yang memimpin pertandingan dan memberikannya kartu kuning. Ternyata wasit mendengar telepon genggam Hanna yang berbuyi di tas raketnya.

Hanna yang merasa sudah mengubah pengaturan handphone nya ke menu silent, juga kebingungan. Ternyata yang berbunyi adalah suara adzan yang ia setting di handphone nya untuk mengingatkan waktu shalat.

”Ini kelalaian saya, padahal telepon genggam sudah saya silent, tapi adzan ini ternyata tetap berbunyi,” kata Hanna.

Untungnya insiden ini tak membuyarkan konsentrasi Hanna yang sudah diambang kemenangan. Ia pun melanjutkan pertandingan menyelesaikan gim kedua dengan skor 21-14. (pb-pbsi.org)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Edi Subaktiar : ”Pemain Malaysia tidak seperti China atau Korea”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 1, 2012


Bulutangkis.com – Pasangan ganda putra Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar memastikan diri ke babak perempat final World Junior Championships 2012. Unggulan kedua ini menyingkirkan ganda putra Malaysia, Dede Ryan Philip/ Marcel Simon dengan permainan straight game 21-9, 21-16.

“Pemain Malaysia tidak seperti China atau Korea yang memiliki pukulan yang kuat, jadi kami percaya diri bisa mengalahkan mereka,” ujar Edi yang ditemui usai pertandingan.

Arya/Edi yang merupakan juara Asia Junior Championships 2012 ini belum menemukan lawan berarti hingga perjalananya ke perempat final. Pada babak pertama, Arya/Edi mendapat bye. Pada babak kedua, mereka mengalahkan wakil Taiwan, Ko-Chi Chang/Chi-Hung Liao, 21-12, 21-14.

“Di ganda campuran, saya coba main maksimal dulu, tidak mau memikirkan menang-kalah. Semoga bisa menang juga hari ini,” tambah Edi yang di nomor ganda campuran berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti.

Edi/Melati lolos ke babak keempat setelah mengalahkan Asraf B Ishak Muhd/Chong Fui Jin dari Singapura dengan skor 21-13, 21-9. Pada perebutan tempat perempat final yang akan dilangsungkan petang ini, Edi/Melati akan menantang pasangan asal Hongkong, Tang Chun Man/NgWing Yung. (pb-pbsi.org)

Hasil Pertandingan (sementara) siang hari ini (Kamis, 01/11)
Ganda Putri :
– R2: Chisato Hoshi/Ayako Sakuramoto [JPN] vs Shella Devi Aulia/Anggia Shitta Awanda [3/4] [INA] 21-18, 14-21, 21-16.
– R2: Melati Daeva/Rosyita Eka [INA][5/8] vs Chang Ching Hui/Chang Hsin Tien [TPE] 21-10, 21-17.
– R2: Maretha Dea Giovani/Ni Ketut Mahadewi Istirani [INA] vs Chochuwong Pornpawee/Alisa Sapniti [THA] 21-15, 21-12.
Ganda Campuran :
– R3: Alfian Eko/Shella Devi [INA][9/16] vs Pei Tianyi/Huang Dongping [CHN] 21-18, 11-21, 22-20.
– R3: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Maretha Dae Giovani [INA] vs Wang Chi-Lin/Chen Szu Yu [TPE] 21-11, 21-16.
– R3: Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktaviani [2] [INA] vs Asraf B Ishak Muhd/Chong Fui Jin [SIN] 21-13, 21-9.
– R3: Putra Eka/Ni Ketut Mahadewi [INA][9/16] vs Wu Hsiao Lin/Chen Ting Yi [TPE] 21-14, 21-13
Ganda Putra :
– R2: Arya Maulana/Edi Subaktiar [INA][2] vs Chang Ko Chi/Liao Chi Hung [TPE] 21-12, 21-14.
– R2: Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma [INA][1] vs Jeon Hyuk Jin/Seo Seung Jae [KOR] 22-20, 21-16.
– R2: Rafiddias Akhdan N/Kevin Sanjaya S [INA][5/8] vs Rodion Kargaev/Alexandr Zinchenko [RUS] 21-16, 21-10.
– R3: Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar [INA-2] vs Dede Ryan Philip/Marcel Simon [MAS] 21-9, 21-16.
– R3: Kim Jae Hwan/Kim Jung Ho [KOR] vs Rafiddias Akhdan Nugroho/Kevin Sanjaya Sukamuljo [INA-5/8] 21-17, 16-21, 24-22.
Tunggal Putra:
– R4: Panji Akbar [INA-9/16] vs Akira Koga [JPN] 12-21, 21-19, 21-19.
Tunggal Putri:
– R4: Nozomi Okuhara [JPN-3/4] vs Rina Andriani [INA] 21-6, 21-9.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Dua Wakil Yang Tersisa di Bitburger

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 1, 2012


Bulutangkis.com – Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan dan Andre Kurniawan Tedjono dua wakil Indonesia yang masih bertahan pada ajang Bitburger SaarLoxLux Open 2012 yang berlangsung di Saarbrucken, Jerman.

Pasangan ganda putra Yoke/Hendra AG menapak ke babak kedua setelah Rabu kemarin (31/10) menyingkirkan pasangan ganda Belgia, Mattijs Dierickx/ Freek Golinski dua game langsung 21-18, 21-18. Hari ini Yoke/ Hendra yang menempati unggulan lima ini akan berhadapan dengan ganda Ukraina, Vitaly Konov/Dmytro Zavadsky yang menyingkirkan ganda Jerman, Till Felsner/ Daniel Muller 21-11, 21-18.

Sayang satu pasangan ganda Indonesia, Indra Bagus Ade Chandra berpasangan dengan rekannya dari Indonesia yang kini berada di bawah bendera Italia, Wisnu Haryo Putro gagal mengikuti langkah Yoke/Hendra AG. Indra/ Wisnu gagal melewati ganda putra Jerman, Fabian Holzer/ Beck Raphael setelah bertarung tiga game dengan skor 21-14, 5-21, 17-21.

Langkah Andre Kurniawan Tedjono menapak babak ketiga setelah menekuk rekannya dari Indonesia yang kini berada di bawah bendera Jerman, Yoga Pratama. Andre meraih kemenangan setelah Yoga tak mampu lagi melanjutkan pertandingan di babak kedua saat kedudukan 21-17, 14-4. Selanjutnya di babak ketiga Andre yang menempati unggulan sebelas akan mendapat tantangan dari pebulutangkis India, Arvind Bhat yang menekuk Matthieu Lo Ying Ping dari Perancis dua game langsung 21-16, 21-9.

Pada turnamen berlevel grand prix gold dengan total hadiah USD 120,000 ini, Indonesia diwakili Millicent Wiranto pada nomor tunggal putri. Sayang langkah Millicent, Runner Up Swiss International Challenge 2012 ini dihentikan pebulutangkis Irlandia, Chloe Magee. Millicent menyerah dalam pertarungan dua game dengan skor 16-21, 18-21. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

World Junior Championships : Empat Ganda Campuran Belum Terbendung

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 1, 2012


CHIBA, Kompas.com – Pemain ganda campuran Indonesia belum menemui rintangan berarti pada pertandingan babak kedua turnamen World Junior Championships 2012 di Chiba, Jepang, Rabu (31/10/2012). Semua pasangan melewati pertandingan dengan kemenangan straight game.

Indonesia mengirimkan empat pasang ganda campuran yaitu Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia, Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti, Putra Eka Rhoma/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Kevin Sanjaya Sukamulyo/Maretha Dea Giovani.

Kevin/Maretha lebih dulu melangkah ke babak ketiga usai memetik kemenangan atas ganda campuran Kanada, Duncan Yao/Takeisha Wang, 22-20, 21-13. Sementara Alfian/Shela melaju ke babak ketiga dengan menekuk pasangan Thailand, Bowornwatanuwong Phutthaporn/Narissapat Lam, 21-17, 21-14. Menyusul sukses rekan-rekannya, Putra/Ketut juga menang dua game langsung atas Nathan Osborne/Josephine Wu, 21-12, 21-9.

“Hari ini lawannya masih beda kelas, jadi pertandingan ini kami anggap pemanasan dulu. Sehabis tanding kami lanjut latihan lagi. Sepertinya besok kami baru mendapat lawan yang cukup berat,” kata Putra yang merupakan pemain asal klub PB Jaya Raya Jakarta.

Sementara itu, Edi/Melati harus bekerja lebih keras menghadapi lawan pertamanya yang merupakan pasangan tuan rumah, Koshun Miura/Akane Watanabe. Kerja keras Edi/Melati pun terbayar, karena mereka mampu menutup game kedua dan meraih kemenangan dengan skor 23-21, 21-18.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: