SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2016
    M T W T F S S
    « Apr    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,685 other followers

Archive for the ‘Bulutangkis’ Category

Denmark Terbuka : Menang “Perang Saudara”, Ahsan/Hendra ke Perempat Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 19, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Pasangan baru ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, melanjutkan kiprah mereka di ajang Denmark Terbuka Superseries Premier. Dalam debut mereka di turnamen resmi ini, Ahsan/Hendra mengalahkan ganda Indonesia lainnya, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, dengan rubber game 21-23, 21-10, 22-20.

Kemenangan dalam “perang saudara” di babak kedua ini, Kamis (18/10/2012), membuat pasangan yang baru disandingkan usai Olimpiade London 2012 tersebut melangkah ke perempat final. Di babak delapan besar turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini, Ahsan/Hendra akan bertemu pemenang antara pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong, dengan unggulan keempat dari Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa, yang sedang bertarung.

Sebenarnya ada tiga pasangan Indonesia yang tampil di babak kedua ini. Selain duel Ahsan/Hendra dengan Yonathan/Hendra, ada juga Angga Pratama/Ryan Agung Saputra. Sayang, Angga/Ryan tak bisa melaju karena kalah dari unggulan kedelapan asal Thailand, Bodin Issara/Maneepong Jongjit.

Sebelum tampil di turnamen ini, Ahsan berpasangan dengan Bona Septano, sedangkan Hendra berduet dengan Markis Kido. Tetapi setelah Olimpiade, Ahsan dipasangkan dengan Hendra, dan Bona dengan Afiat Yuris Wirawan, yang sudah tersingkir di babak pertama. Sementara itu Kido, meskipun sudah tersingkir di sektor ganda putra (berpasangan dengan Alvent Yulianto Chandra), masih berpeluang di sektor ganda campuran karena bersama adik kandungnya, Pia Zebadiah Bernadeth, mereka lolos ke perempat final.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Terbuka : Sony ke Perempat Final, Simon Tersingkir

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 19, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Sony Dwi Kuncoro menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra turnamen Denmark Terbuka Superseries Premier, setelah meraih kemenangan di babak kedua, Kamis (18/10/2012). Sony melangkah ke perempat final turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini berkat kemenangan 21-19, 21-17 atas pemain India, Sourabh Varma.

Sebenarnya ada dua tunggal putra yang bertarung untuk memperebutkan tiket menuju babak delapan besar. Sayang, Simon Santoso yang menjadi unggulan keempat tak mampu melewati hadangan pemain Malaysia, Tan Chun Seang, yang mengalahkannya dengan straight game 14-21, 19-21.

Di perempat final nanti, Sony bakal menghadapi lawan berat. Dia menunggu pemenang duel antara dua pemain China, yaitu unggulan kedua Chen Long melawan Wang Zhengming. Meskipun berat, Sony sudah kerab membuktikan bahwa dia mampu mengatasi lawan dari China, yang selama ini membikin nyali para pemain Indonesia ciut sebelum bertanding.

Tunggal putri habis, dua ganda campuran lolos

Sementara itu dari sektor tunggal putri, Indonesia tak punya wakil lagi karena Belaetrix Manuputi tak mampu menahan laju pemain China, Li Xuerui. Dalam laga berdurasi 32 menit, Belaetrix kalah dua game 17-21, 14-21 dari unggulan kedua tersebut, yang selanjutnya bertemu unggulan keenam dari Jerman, Juliane Schenk.

Dari sektor ganda campuran, Indonesia telah meloloskan dua wakil. Pasangan Pelatnas Muhammad Rijal/Debby Susanto secara mengejutkan menyingkirkan pemain Denmark yang merupakan unggulan ketiga, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan dua game 21-19, 21-18.

Hal serupa juga dilakukan pasangan kakak-beradik yang pernah menghuni Pelatnas, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth. Mereka mengalahkan unggulan keenam dari Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, dengan 21-13, 21-15.

Di perempat final, Rijal/Debby menghadapi unggulan kelima dari Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Sedangkan Kido/Pia berpeluang besar menghadapi ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang baru akan bermain. Unggulan keempat ini akan menghadapi pasangan tuan rumah, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl.

Dari sektor ganda putra, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra, harus mengakui kehebatan unggulan kedelapan dari Thailand, Bodin Issara/Maeepong Jongjit. Dalam duel berdurasi 29 menit, Angga/Ryan menyerah 19-21, 13-21, sehingga mereka gagal membalaskan dendam Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan, yang kemarin juga disingkirkan pasangan ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Open : Inilah Malam “Neraka” Para Unggulan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 19, 2012


ODENSE, KOMPAS.com — Rabu (17/10/2012) malam waktu Denmark atau Kamis (18/10/2012) dini hari WIB menjadi malam “neraka” bagi para unggulan tunggal putra turnamen bulu tangkis Super Series Denmark Terbuka 2012. ODENSE, KOMPAS.com — Rabu (17/10/2012) malam waktu Denmark atau Kamis (18/10/2012) dini hari WIB menjadi malam “neraka” bagi para unggulan tunggal putra turnamen bulu tangkis Super Series Denmark Terbuka 2012. Alih-alih mengalahkan lawan dengan mudah pada pertandingan babak pertama, beberapa unggulan harus berjuang keras untuk menang. Bahkan, dua unggulan di antaranya tumbang. Dua jagoan yang tumbang adalah unggulan ketiga asal China, Chen Jin, dan unggulan keenam yang juga bintang tuan rumah, Peter Hoeg Gade. Chen Jin kalah tiga gim di tangan pemain Thailand, Suppanyu Avihingsanon, dengan 11-21 21-11 21-15. Sementara Peter Gade kalah dua gim dari pemain muda India, Sourabh Varma, dengan 18-21 dan 14-21. Pelatih Suppanyu, Siripong Siripool, mengatakan, ia hanya berpesan kepada pemain asuhannya agar memaksimalkan serangan jika ada kesempatan. “Karena saya melihat pertahanan Chen Jin kurang begitu bagus. Dia tentu bisa bertahan kalau diserang, tetapi pertahanannya sebenarnya bisa ditembus. Akhirnya taktik itu berhasil,” kata Siripong kepada wartawan Kompas Adi Prinantyo di Odense Sport Park, Odense, Denmark, Kamis dini hari WIB. Unggulan keempat asal Indonesia, Simon Santoso, juga dipaksa berjuang keras sebelum menang atas pemain muda Malaysia, Chong Wei Feng, dengan 16-21 21-17 21-17. Unggulan ketujuh asal China, Du Pengyu, juga kehilangan gim pertama, 19-21, dari pemain India Ajay Jayaram. Ia lalu bangkit pada dua gim berikutnya, 21-8 dan 21-9, untuk memastikan tiket ke babak kedua. Satu-satunya bintang yang melaju mulus hanya unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei. Ia menang mudah 21-8 dan 21-18 atas pemain muda Denmark, Viktor Axelsen Alih-alih mengalahkan lawan dengan mudah pada pertandingan babak pertama, beberapa unggulan harus berjuang keras untuk menang. Bahkan, dua unggulan di antaranya tumbang. Dua jagoan yang tumbang adalah unggulan ketiga asal China, Chen Jin, dan unggulan keenam yang juga bintang tuan rumah, Peter Hoeg Gade. Chen Jin kalah tiga gim di tangan pemain Thailand, Suppanyu Avihingsanon, dengan 11-21 21-11 21-15. Sementara Peter Gade kalah dua gim dari pemain muda India, Sourabh Varma, dengan 18-21 dan 14-21. Pelatih Suppanyu, Siripong Siripool, mengatakan, ia hanya berpesan kepada pemain asuhannya agar memaksimalkan serangan jika ada kesempatan. “Karena saya melihat pertahanan Chen Jin kurang begitu bagus. Dia tentu bisa bertahan kalau diserang, tetapi pertahanannya sebenarnya bisa ditembus. Akhirnya taktik itu berhasil,” kata Siripong kepada wartawan Kompas Adi Prinantyo di Odense Sport Park, Odense, Denmark, Kamis dini hari WIB. Unggulan keempat asal Indonesia, Simon Santoso, juga dipaksa berjuang keras sebelum menang atas pemain muda Malaysia, Chong Wei Feng, dengan 16-21 21-17 21-17. Unggulan ketujuh asal China, Du Pengyu, juga kehilangan gim pertama, 19-21, dari pemain India Ajay Jayaram. Ia lalu bangkit pada dua gim berikutnya, 21-8 dan 21-9, untuk memastikan tiket ke babak kedua. Satu-satunya bintang yang melaju mulus hanya unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei. Ia menang mudah 21-8 dan 21-18 atas pemain muda Denmark, Viktor Axelsen .

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Munas PBSI Tak Akan Diulang

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 16, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Meski ada gugatan dari Icuk Sugiarto, Musyawarah Nasional PBSI di Yogyakarta yang memilih Gita Wirjawan sebagai ketua umum tidak akan diulang. Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) telah melakukan mediasi dan mengarahkan persoalan ini agar tidak sampai tingkat hakim majelis.

“Kami masih melakukan mediasi antara pihak penggugat (Icuk Sugiarto) dan pihak tergugat (panitia munas). Kelihatannya persoalan tidak akan sampai ke tingkat hakim majelis sehingga tidak akan ada keputusan hukum, seperti menggelar ulang Munas PBSI,” kata Sekretaris Baori Sudirman di Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Sudirman menambahkan, dari hasil pertemuan pada Selasa, kedua pihak menunjukkan itikad untuk menyelesaikan persoalan dengan jalan musyawarah. “Agar persoalan ini jernih, Gita Wirjawan akan kami undang dalam pertemuan berikutnya,” kata Sudirman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gita Wirjawan dipilih dalam musyawarah nasional di Yogyakarta, 21 September lalu. Namun, Icuk menggugat hasil munas  ke Baori karenamenilai proses pemilihan pada munas tidak sah. Pasalnya, panitia memajukan jadwal pemilihan tanpa lebih dahulu memberi tahu kedua kandidat.

Alhasil, pemilihan digelar tanpa dihadiri kandidat ketua umum dan tanpa keduanya menyampaikan visi dan misi. Icuk, yang merasa hak-haknya sebagai kandidat ketua umum diabaikan dalam munas di Yogyakarta, sebelumnya juga sudah berencana melayangkan surat protes kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Dikonfirmasi terpisah, Icuk mengatakan, meski gugatannya diselesaikan dengan jalan musyawarah, dia tetap berharap agar PBSI ke depan lebih profesional.

“Jangan sampai kasus seperti munas di Yogyakarta terulang lagi. Munas itu cakupannya nasional, masak dikelola dengan cara amatiran,” ujar Icuk.

Ditambahkan, dia sendiri tidak pernah merasa kecewa kalah bersaing dengan Gita. “Yang saya kecewakan hanya mekanismenya. Soal kalah menang itu masalah biasa. Saya sendiri sudah sering mengalami hal itu ketika menjadi atlet,” tegas Icuk.

Sementara itu, meski sudah ditetapkan sebagai Ketua Umum PBSI dalam munas, Gita Wirjawan hingga kini belum mengumumkan pengurus dalam kabinetnya. Selain menunggu usulan dari tim formatur yang dibentuk dalam munas, Gita juga mengundang pihak lain untuk mendapat masukan soal sosok pengurus.

Rudy Hartono, misalnya, sudah dipanggil. Salah satu legenda bulu tangkis Indonesia ini juga mengaku sudah mengusulkan beberapa nama. “Ada beberapa mantan pemain yang saya usulkan. Saya belum bisa sebut, tapi yang pasti mereka punya kapasitas untuk jadi pengurus,” kata Rudy.

Juara delapan kali All England ini berharap Gita tidak lagi memilih pengurus lama yang sudah terbukti gagal menjalankan tugasnya secara profesional.

“Kita berharap ada perubahan ke arah yang lebih baik. Tugas Gita tidak mudah karena dia dituntut bisa mengembalikan reputasi bulu tangkis Indonesia yang sudah sangat terpuruk. Memang tidak mungkin bisa dia lakukan hanya dalam empat tahun. Akan tetapi, setidaknya dia bisa membangun fondasi yang kuat dalam pembinaan,” kata Rudy.

Sementara itu, Gita sudah bertemu dengan tim formatur dua kali. Koedarto, salah seorang anggota tim formatur mengatakan, dua pertemuan itu baru mematangkan struktur organisasi PBSI, belum membahas nama-nama.

“Kalaupun nantinya diminta, kami sudah siapkan. Namun, soal apakah itu akan dipilih, semuanya tergantung  Pak Gita,” kata Koesdarto. Kepengurusan baru seharusnya terbentuk dan dikukuhkan 30 hari sejak ketua umum PB PBSI yang baru, Gita Wirjawan, dipilih.

Editor :
Robert Adhi Ksp

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Pukul Ganda Denmark, Kido/Alvent Masuk ke Babak Utama

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 16, 2012


ODENSE, KOMPAS.com — Kegagalan Alvent Yulianto di ganda campuran bersama Rizki Amelia untuk menembus babak utama turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka tertebus oleh permainannya pada ganda putra. Tampil bersama Markis Kido, Alvent menundukkan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/David Daugard. Kido/Alvent menang dua gim saja, 21-12 dan 21-14.

Wartawan Kompas Adi Prinantyo dari arena Denmark Terbuka di kota Odense melaporkan, Kido/Alvent unggul terus dalam perburuan angka sejak gim pertama. Setelah meninggalkan poin lawan cukup jauh, dalam 19-12 keduanya menyudahi perlawanan Christiansen/Daugard dengan 21-12. Keunggulan itu dipertahankan pada gim kedua dengan skor akhir 21-14.

Kido/Alvent ibarat pasangan dadakan karena keduanya berpisah dengan tandem masing-masing. Kido sebelumnya bersama Hendra Setiawan yang kini berduet dengan Mohammad Ahsan. Sementara Alvent sebelumnya tampil bersama Hendra Aprida Gunawan yang kini bermain dengan Yonathan S Dasuki.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Piala Suhandinata : Indonesia Tergabung di Grup Y1

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 16, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com- Tim bulu tangkis Indonesia akan bergabung di grup Y1 pada nomor beregu kejuaraan dunia yunior atau Piala Suhandinata yang berlangsung di Chiba Jepang, tanggal 25 Oktober-3 November mendatang.

Dari hasil undian, Indonesia akan bersaing dengan Kanada, Belanda, dan Irlandia. Jika mampu lolos sebagai yang terbaik di grup ini, selanjutnya Indonesia bakal menghadapi pemenang grup Y2 yang diisi juara bertahan Malaysia, Perancis, Ukraina, dan Vietnam.

Pemenang dari pertandingan juara grup Y1 dan Y2 nantinya berhak tampil di babak semifinal. Adapun, China yang tahun lalu absen, kali ini bergabung di grup Z1 bersama Inggris dan Srilanka.

China kemungkinan akan melaju dan menunggu pemenang grup Z2 yang diisi Jerman, Hongkong, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat. Tahun lalu, tim Indonesia sudah gugur di babak awal. Mereka kalah bersaing dengan Thailand.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Setelah Jalani Sanksi, Greysia/Meiliana Debut di Solo

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 16, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com -Pemain ganda putri Greysia Polii/Meiliana Jauhari akan menjalani debut di Kejurnas Solo tanggal 4-8 Desember mendatang. Pasangan pelatnas Cipayung ini akan menyelesaikan masa sanksi larangan bertanding tepat satu hari sebelum Kejurnas digelar. Seperti diketahui, Greysia/Meiliana dihukum larangan tampil selama empat bulan akibat skandal pengaturan hasil pertandingan di Olimpiade London bulan Juli-Agustus lalu.

“Hukumannya memang akan selesai tanggal 3 Desember 2012. Dengan demikian mereka akan bisa tampil lagi di lapangan pada Kejurnas di Solo. Selain di Solo, sebenarnya juga ada GP Korea Selatan. Namun, klub sepertinya tidak akan melepas mereka ke turnamen itu,” kata pelatih pelatnas ganda putri, Aryono Miranat.

Pada Kejurnas antarklub di Solo, pertandingannya akan menggunakan sistem piala Sudirman,yaitu tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan ganda campuran. Sekum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Binarto Gani, mengatakan pihaknya sudah menerima surat penunjukan sebagai tuan rumah dari Pengurus Besar Pesatuan Bulutangkis seluruh Indonesia (PB PBSI). “Rencananya kita akan mainkan di GOR Bhineka Sritex Solo dan sekarang ini kita sudah mulai mempersiapkan diri untuk menggelar even tersebut,” kata Binarto.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Taklukkan Aurum, Gregoria Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 15, 2012


Bulutangkis.com – Pebulutangkis putri Sarwendah Badminton Club, Aurum Oktavia Winata harus puas di posisi runner-up setelah gagal menaklukkan pebulutangkis PB Mutiara Bandung, Gregoria Mariska pada final nomor tunggal pemula putri di final BNI Astec Open VIII 2012 yang berlangsung di GOR Bulutangkis Asia Afrika, Senayan, Jakarta hari Sabtu (13/10) kemarin.

Aurum yang menempati ungulan satu harus mengakui keunggulan Gregoria yang menempati unggulan (3/4) setelah melewati pertarungan yang melelahkan selama hampir satu jam. Aurum yang merupakan binaan mantan pebulutangkis putri nasional, Sarwendah, menyerah kepada Gregoria dengan skor 21-19, 17-21, 12-21.

Di nomor tunggal remaja putri gelar juara akhirnya menjadi milik Fitriani dari PB Exist. Fitriani yang menjadi unggulan meraih gelar tanpa kesulitan setelah menekuk rekannya di PB Exist, Priskilla Siahaya dua game langsung 21-11, 21-15.

Jonathan Christie dari PB Tangkas Specs merebut gelar juara di nomor tunggal taruna putra setelah menghentikan perlawanan R. Eka Fajar K yang merupakan andalan PB Jaya Raya Jakarta saat merebut Piala Pembangunan Jaya Cup 2012 pekan lalu di tempat yang sama. Jonathan menekuk Eka Fajar dua game langsung 21-17, 21-5.

Turnamen bulutangkis BNI Astec Open VIII 2012 diprakarsai pasangan peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, Alan Budikusuma dan Susy Susanti. Total hadiah kali ini mencapai 280 juta rupiah dengan pendukung utama bank BNI yang telah dua kali membantu Alan/Susy sejak tahun lalu untuk memajukan bulutangkis Indonesia lewat gelar kompetisi bulutangkis di Tanah Air.

Kali ini kompetisi juga menggelar nomor-nomor veteran di ganda putra yaitu nomor Ganda Veteran 85 Tahun dan Ganda Veteran 100 tahun yang banyak diikuti legenda bulutangkis Indonesia. Pada nomor ganda veteran 85 tampil di podium juara pasangan legenda bulutangkis Indonesia, Bambang Supriyanto/Eddy Hartono dari PB Prima Persada Perdana Musica setelah menaklukkan pasangan PB Exist, Marlev Mainaki/Thomas Indracahya dengan skor 22-20, 21-14.

Sedangkan di nomor ganda veteran 100 tahun, pasangan PB Barokah Musia, Paulus Usman/Suganyanto tampil ke podium juara setelah menekuk pasangan PB Prima Persada Perdana Prima Persada Perdana, Arnold Dendeng/ Tri Cahyo dengan skor 21-19, 22-20. (*)

Hasil Lengkap Final BNI Astec Open VIII 2012 (Sabtu, 13/10)
Tunggal Anak-Anak Putra
– Lakshya Sen [Sekolah Badminton Atik Jauhari] vs Rizal M S [Mentari V Kool] 21-18, 21-7
Tunggal Anak-Anak Putri
– Asti Dwi W [3/4] [Jaya Raya Jakarta] vs Nasrani Dondokambey [3/4][Mutiara] 21-14, 20-22, 21-10

Tunggal Pemula Putra
– Abrian Chandrikat [3/4] [Jaya Raya Suryanaga] vs Fauzi Ramadhan [1] [Exist] 21-14, 21-16
Tunggal Pemula Putri
– Gregoria Mariska [3/4] [Mutiara] vs Aurum Oktavia Winata [1] [SBC] 19-21, 21-17, 21-12

Tunggal Remaja Putra
– Rohmat Ar [3/4] [Exist] vs Cecep M Alawy [5/8] [Mutiara] 21-12, 21-14
Tunggal Remaja Putri
– Fitriani [Exist] [1] vs Priskilla Siahaya [5/8][Exist] 21-11, 21-15
Ganda Remaja Putra
– Altof Baariq/Reinard Dhanriano [1] [Mutiara] vs Alwi M/Felix Eka [9/16] [Exist] 21-17, 23-21
Ganda Remaja Putri
– Linda Mutiara Pertiwi/Sinta Arum [1] [Mutiara] vs Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati [5/8][Mutiara] 21-19, 21-13
Ganda Campuran Remaja
– Krishna Adi Nugraha/Meirisa Cindy [Jaya Raya Suryanaga] vs Rohmat Ar/Fitriani [1][Exist] 22-20, 22-20

Tunggal Taruna Putra
– Jonatan Christie [3/4] [Tangkas Specs] vs R Eka Fajar K [9/16][Jaya Raya Jakarta] 21-17, 21-5
Tunggal Taruna Putri
– Febtria Adisthya [3/4][Ragunan] vs Afni Fadilah [Ragunan] 18-21, 21-17, 21-13
Ganda Taruna Putra
– Aldo Abdillah/M Alfian Sangaji [3/4] [Jaya Raya Jakarta] vs Rizko Asuro/Wildan Atmaja [5/8][Guna Dharma] 21-15, 23-25, 21-16
Ganda Taruna Putri
– Masita Mahmudin/Shelawati [Jaya Raya/Exist] vs Febriani Endar Kusumawati/Ristya Ayu Nugraheny [3/4][Djarum] 21-18, 21-14
Ganda Campuran Taruna
– Rian Swastedian/Masita M [1] [Jaya Raya Jakarta] vs M Tegar/Zakia Ulfa [5/8][Aufa Kal Sel] 21-19, 13-21, 21-19

Tunggal Dewasa Putra
– Adi Pratama [3/4][Jaya Raya Jakarta] vs Abraham Yoga [Mutiara] 21-16, 17-21, 21-12
Tunggal Dewasa Putri
– Novalia Agustianti [2] [Tangkas Specs] vs Dian Fitriani [Jaya Raya Jakarta] 21-5, 23-21
Ganda Dewasa Putra
– Rendra Wijaya/Rian Sukmawan [1] [Djarum] vs Kenas Adi Haryanto/Seiko Wahyu Kusdianto [5/8] [Djarum] 22-20, 21-14
Ganda Dewasa Putri
– Aris Budhiarti/Dian Fitriani [2] [Jaya Raya Jakarta] vs Lita Nurlita/Variella April Sasi [1][SGS PLN/Jaya Raya Suryanaga] 21-16, 21-19
Ganda Campuran Dewasa
– Trikusharjanto/Nadya Melati [Pertamina Indonesia] vs Ardiyansyah Putra/Lita Nurlita [2][Pertamina Indonesia/
SGS PLN] 21-13, 21-17

Ganda Veteran 85 Tahun
– Bambang Supriyanto/Eddy Hartono [2] vs Marlev Mainaki/Thomas Indracahya [3/4] 22-20, 21-14
Ganda Veteran 100 Tahun
– Paulus Usman/Suganyanto [2] vs Arnold Dendeng/Tri Cahyo [3/4] 21-19, 22-20

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kido/Alvent Sabet Gelar Juara di Belanda

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 15, 2012


Bulutangkis.com – Indonesia akhirnya berhasil membawa satu gelar juara dari Belanda lewat pasangan Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra yang menaklukkan ganda Malaysia, Gan Teik Chai/Ong Soon Hock di partai final Yonex Dutch Open Grand Prix 2012 yang berlangsung di Almere, Belanda, hari Minggu sore atau malam ini di Jakarta (14/10).

Kido/Alvent harus mengakui keunggulan pasangan Teik Chai/Soon Hock di game pertama 18-21. Namun di game kedua Kido/Alvent mampu berhasil membalasnya dengan 21-13. Dan di partai penentuan Kido/Alvent menghentikan langkah Teik Chai/Soon Hock ke tangga juara dengan skor 21-14.

Belanda akhirnya meraih dua gelar juara pada turnamen berhadiah total USD 50,000 ini, setelah tunggal putrinya, Judith Meulendijks gagal menaklukkan pebulutangkis Republik Ceko, Kristina Gavnholt. Judith harus mengakui keunggulan Kristina yang menjadi unggulan dua dengan skor 21-14, 13-21, 17-21.

Dua gelar juara yang diraih Belanda melalui nomor tunggal putra dan ganda putri setelah partai final menjadi laga sesama pebulutangkis Belanda. Pada nomor tunggal putra, Eric Pang yang menjadi unggulan tujuh menaklukkan rekannya, Dicky Palyama unggulan delapan dengan skor 21-14, 21-10.

Sedangkan gelar juara ganda putri menjadi milik pasangan Selena Piek/Iris Tabeling yang menempati unggulan tiga dengan menekuk rekannya, pasangan Samantha Barning/ Eefje Muskens setelah bertarung tiga game 19-21, 21-16, 22-20.

Gelar juara ganda campuran menjadi milik pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan Mads/Kamilla yang menjadi unggulan lima menaklukkan unggulan enam dari Inggris, Marcus Ellis/Gabrielle White dua game langsung 21-15, 21-13. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Belanda Terbuka Grand Prix : Kido/Pia Gagal ke Final Setelah Dijegal Pasangan Inggris; Kido/Alvent Lolos ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 14, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Indonesia, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, gagal melangkah ke final turnamen Belanda Terbuka Grand Prix. Pada partai semifinal, Sabtu (13/10/2012), pasangan kakak-beradik yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh ini kalah straight game 12-21, 19-21 dari unggulan keenam asal Inggris, Marcus Ellis/Gabrielle White.

Dengan demikian, Indonesia sudah kehilangan satu wakil di babak empat besar turnamen berhadiah 50.000 dollar AS ini. Tinggal satu wakil lagi yang belum bertanding, yaitu ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido, yang akan menantang unggulan utama dari Polandia, Lukasz Moren/Wojciech Szkudlarczyk.

Secara keseluruhan, Indonesia hanya meloloskan dua wakil di semifinal. Padahal di babak perempat final kemarin, ada lima wakil dari Tanah Air. Sayang, tiga wakil lainnya terjegal, yaitu tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono, ganda putri Pia Zebadiah/Rizki Amelia Pradipta, dan ganda putra Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan.

Di final, Ellis/White bertemu pemenang antara unggulan utama dari Swiss, Anthony Dumartheray/Sabrina Jaquet, dengan unggulan kelima asal Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl.

Sementara itu, Ganda putra Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra lolos ke babak final turnamen Belanda Terbuka, Sabtu (Minggu WIB).

Kido/Alvent yang tidak diunggulkan membuat kejutan di babak semifinal dengan menyingkirkan unggulan pertama Lukasz Moren/Wojciech Szkudlarczyk. Kido/Alvent mrngalahkan ganda Polandia tersebut 21-16 21-19.

Di babak final, Minggu (1/10), Kido/Alvent akan menghadapi ganda Malaysia, Gan Teik Chai/Ong Soon Hock yang menang WO atas ganda Polandia lainnya, Adam Cwalina/Przemysla Wacha.

Ganda Alvent/Kido menjadi satu-satunya wakil Indonesia di babak final Belanda Terbuka setelah ganda campuran Markis Kido/Pia Zabadiah Bernadet tersingkir di semifinal.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,685 other followers

%d bloggers like this: