SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    July 2017
    M T W T F S S
    « Jun    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Archive for the ‘Bulutangkis’ Category

China Terbuka Superseries Premier : Sony Singkirkan Du Pengyu, Fran/Shendy Terjegal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 15, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, melangkah ke babak kedua turnamen China Terbuka Superseries Premier. Dalam pertarungan berdurasi 1 jam 22 menit di Shanghai, Rabu (14/11/2012), Sony menang rubber game 11-21, 21-17, 21-19 atas unggulan keempat dari China, Du Pengyu.

Ini merupakan kemenangan ketiga Sony dari total empat pertemuan mereka. Sebelumnya, Sony juga menang di All England 2010 serta Singapura Terbuka bulan Juni lalu. Satu-satunya kekalahan Sony itu diterima di Indonesia Terbuka Superseries Premier pada bulan Juni, sepekan sebelum dibalasnya di Singapura.

Di babak kedua turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini, Sony akan bertemu pemain China, Wang Zhengming, atau pemain Rusia, Vladimir Ivanov, yang baru akan bertarung. Mereka akan memperebutkan satu tiket menuju babak perempat final.

Indonesia mengirim dua wakil di sektor tunggal putra. Selain Sony, ada Tommy Sugiarto yang merupakan putra dari mantan pebulutangkis nasional, Icuk Sugiarto. Tommy akan bertemu lawan berat dari China, Chen Jin, yang ditempatkan sebagai unggulan kedua.

Dari sektor ganda campuran, pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati, gagal melanjutkan kiprah mereka. Unggulan ketujuh ini menyerah 21-15, 15-21, 13-21 dari pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Jang Ye-na.

Nasib serupa juga dialami ganda putri Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris. Pasangan ini menyerah dua game langsung 8-21, 17-21 dari pasangan tuan rumah Ma Jin/Tang Jinhua.

Sementara itu ganda campuran Riky Widianto/Puspita Richi Dili menang 21-15, 21-16 atas pasangan Thailand Patiphat Chalardchaleam/Savitree Amitrapai. Di babak kedua, Riky/Puspita bertemu pasangan India, Pranaav Jerry Chopra/Siki Reddy N, yang menang WO atas pasangan unggulan kedua dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Lolosnya Riky/Puspita membuat Indonesia meloloskan dua wakil di sektor ganda campuran. Sebelumnya, pasangan terbaik Tanah Air yang merupakan unggulan ketiga, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sudah memastikan diri lolos setelah menang 21-10, 21-14 atas pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

China Terbuka Superseries Premier : Tontowi/Liliyana Menang

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 15, 2012


JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran utama Indonesia, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad maju ke babak kedua turnamen China Terbuka Superseries Premier, Rabu (14/11).

Dalam turnamen yang berlangsung di Shanghai ini, Liliyana/ Tontowi yang diunggulkan di tempat ketiga menyingkirkan ganda Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voraviichitchaikul dalam dua game 21-10 21-14.

Di babak kedua, Liliyana/Tontowi akan menghadapi  ganda asal Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim So Young.

Kemenangan juga diraih ganda putera senior Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido. Di babak pertama mereka menyingkirkan  ganda asal India, Manu Attri/Summeth Reddy B dalam rubber game 21-17 13-21 21-11.

Namun di babak kedua, Alvent/Kido harus menghadapi lawan berat yaitu ganda asal China, Chai Biao/Zhang Nan. Pasangan China ini pernah mengalahkan Alvent/Kido di Denmark Terbuka bulan lalu dalam dua game 18-21 19-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Edi/Melati Terima Bonus Rp 90 Juta dari PB Djarum

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 14, 2012


KUDUS, Kompas.com – Pasangan Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti menerima bonus Rp 90 juta dari PB Djarum Kudus. Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi mereka menjuarai turnamen Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior di Chiba Port Arena, Chiba, Jepang, Sabtu (3/11/2012).

Edi/Melati menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang meraih sukses setelah mengalahkan rekannya sendiri, Alfian Eko Prasetya/Shella Devi Aulia di partai final, dengan dua game langsung 21-17, 21-13.

“Saya merasa bangga, senang, dan bahagia,” ujar Edi seusai menerima penghargaan di GOR PB Djarum, Jati, Kudus, Selasa (13/11).

Melati menambahkan, “Saya juga sama, senang pastinya. Bisa buat bahagia mama dan papa.”

Pada kesempatan yang sama, pelatih ganda, Sigit Budiarto, mengatakan Edi/Melati merupakan pemain ganda yang cemerlang baik pada sektor campuran maupun ganda putra dan putri. Edi/Melati kini mencatat duet mereka sebagai ganda campuran yunior peringkat nomor satu dunia.

“Saya berharap mereka jangan cepat puas. Ini adalah satu tahap awal mereka yang sangat baik di yunior. Perjalanan mereka masih panjang,” ujar juara ganda putra All England 2003 bersama Candra Wijaya itu.

Pemberian penghargaan berlangsung meriah dengan disaksikan oleh kedua orangtua Edi dan Melati serta puluhan atlet-atlet PB Djarum sektor tunggal. Ini dimaksudkan untuk menularkan virus positif berlomba-lomba meraih prestasi setinggi langit.

“Ada satu hal yang ingin kami capai kenapa acara penghargaan ini digelar di Kudus. Kami ingin menularkan virus positif dan sekaligus semangat kompetisi kepada para pemain tunggal di sini,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

Target rebut dua gelar

Hingga saat ini, baik Edi maupun Melati yang akan melangkah ke kelas senior tahun depan itu masih memutuskan untuk menjalani dua sektor, yakni ganda campuran serta ganda putra dan putri.

“Kalau saya maunya bisa tetep main di dunia nomor karena menurut saya atlet-atlet Indonesia bisa main di dua nomor,” kata Edi yang berpasangan dengan Arya Maulana Ardiatama.

Sebelumnya, Edi/Arya berhasil merebut juara turnamen Yunior Asia beberapa waktu lalu. Ia menargetkan meraih juara pada kejuaraan nasional Desember nanti di Solo baik dengan pasangannyan Arya maupun Melati.

Hal senada juga diungkapkan Melati yang membidik juara pada Kejurnas nanti bersama Edi maupun pasangannya di ganda putri, Rosyita Eka Putri Sari.

“Ini target terakhir saya di tahun ini, kalau bisa Kejurnas nanti juara satu di ganda campuran dan putri,” ujar atlet asal Serang itu.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ketika si Cantik “Iri” Kepada Rekannya

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 13, 2012


NEW DELHI, Kompas.com – Pemain ganda putri cantik asal India, Jwala Gutta merasa diperlakukan tidak adil dibandingkan apa yang diterima para pemain tunggal seperti Saina Nehwal.

Saina Nehwal memang telah menjadi ikon kebangkitan bulu tangkis India setelah mampu merebut medali perunggu di ajang Olimpiade LOndon, Agustus lalu.

Jwala Gutta yang bersama AShwinni Ponappa merebut medali emas pesta olahraga negara persemakmuran serta medali perunggu kejuaraan dunia merasakan perlakuan yang berbeda dari asosiasi bulu atngkis India.

Menurut Gutta, naiknya pamor bulu tangkis di India bukan melulu karena prestasi Saina. Menurutnya, para penonton datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan bulu tangkis dan bukan hanya menonton Saina.

“Semua pemain ingin dikenal (publik). Tidak hanya Saina atau Sania Mirza di tenis. Tetapi kami merasakan adanya diskriminasi, terutama karena hanya ada satu atau dua pemain yang mendapat fasilitas perlengkapan dan promosi,” kata Gutta.

Kondisi ini menyebabkan para pemain lain harus berjuang sendiri untuk meraih prestasi. “Jika asosiasi tidak peduli dengan kemenangan anda, siapa yang peduli?” lanjut Gutta.

Menurut pemain yang pernah menjadi bintang televisi ini, diskrimasi ini mereka rasakan saat mencatat prestasi bagus di kejuaraan dunia. “Tidak ada yang menjemput kami di bandara.  Kami mencatat pressasi baik juga saat lolos kualifikasi ke olimpiade (London). Belum pernah ada (ganda puteri) yang seperti itu. Tetapi siapa yang peduli?”

Bagi Gutta kondisi ini membuat para pemain di luar pemain tunggal sulit mendapat sponsor. “Jika dari asosiasi saja tidak ada perhatian, bagaimana para produsen itu akan memandang kami? Ini lah yang menyebabkan kami tidak pernah dilirik oleh sponsor.”

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Top 100 BWF World Ranking Wisnu Yuli dan Ahsan/Hendra Tembus 100 Besar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 12, 2012


Bulutangkis.com – Tunggal putra, Wisnu Yuli Prasetyo dan pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan menembus 100 besar dunia. Demikian hasil peringkat pebulutangkis dunia yang dirilis Badminton World Federation (BWF) hari Kamis lalu (08/11).

Wisnu Yuli kini menjadi tunggal putra Indonesia yang kedelapan berada di seratus besar dunia setelah Simon Santoso (5), Taufik Hidayat (13), Sony Dwi Kuncoro (16), Dionysius Hayom Rumbaka (24), Tommy Sugiarto (29), Alamsyah Yunus (31), dan Andre Kurniawan Tedjono (52). Tepatnya Wisnu kini berada di peringkat 100 dunia, naik 4 tingkat dari peringkat minggu sebelumnya.

Walau masih terpaut jauh dari tujuh pebulutangkis Indonesia yang berada di atasnya namun pencapaian Wisnu ini masih lebih baik dari teman-teman seangkatannya seperti Alrie Guna Dharma (129) yang sempat mengenyam pelatihan di Pelatnas Cipayung. Dan tiga teman lainnya yang masih berada di Pelatnas Cipayung seperti Riyanto Subagja (139), Evert Sukamta (157) dan Shesar Hiren Rhustavito (158). Terakhir Wisnu bertarung di Taiwan Grand Prix Gold bulan Okotber lalu, namun sayang langkah Wisnu hanya menggapai babak semifinal.

Ahsan/Hendra yang baru dipasangkan usai Olimpiade London memperlihatkan hasil yang menggembirakan dengan menembus 100 besar dunia. Tepatnya Ahsan/Hendra kini berada di peringkat 98 dunia dari peringkat 101 pada minggu sebelumnya. Sementara Bona Septano yang kini berpasangan dengan Afiat Yuris Wirawan masih berada di peringkat 152 dunia. (*)

Top 100 Peringkat Atlet Indonesia 8 November 2012
Tunggal Putra :
5. (5) Simon Santoso
13. (13) Taufik Hidayat
16. (17) Sony Dwi Kuncoro
24. (24) Dionysius Hayom Rumbaka
29. (28) Tommy Sugiarto
31. (31) Alamsyah Yunus
51. (52) Andre Kurniawan Tedjono
100. (104) Wisnu Yuli Prasetyo

Tunggal Putri :
34. (35) Aprillia Yuswandari
38. (38) Adriyanti Firdasari
39. (39) Hera Desi
40. (40) Bellaetrix Manuputty
44. (43) Lindaweni Fanetri
46. (44) Maria Febe Kusumastuti

Ganda Putra:
11. (12) Markis Kido/Hendra Setiawan
15. (15) Mohammad Ahsan/Bona Septano
16. (16) Angga Pratama/Ryan Agung Saputra
20. (19) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
25. (26) Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha
30. (37) Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan
36. (34) Andrei Adistia/Christopher Rusdianto
37. (35) Gideon Markus Fernaldi/Agripinna Prima Rahmanto Putra
52. (52) Yohanes Rendy Sugiarto Yohanes/Afiat Yuris Wirawan
64. (64) Rahmat Adianto/Berry Anggriawan
69. (69) Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra
85. (86) Ronald Alexander/Selvanus Geh
88. (91) Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma
90. (93) Rendra Wijaya/Rian Sukmawan
98. (101) Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Ganda Putri :
18. (18) Greysia Polii/ Meiliana Jauhari
19. (19) Pia Zebadiah Bernadet/ Rizky Amelia Pradipta
20. (20) Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari
25. (25) Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini
31. (32) Vita Marissa/ Nadya Melati
34. (38) Gebby Ristiyani Imawan /Tiara Rosalia Nuraidah
43. (43) Komala Dewi/Jenna Gozali
70. (68) Devi Tika Permatasari/Nurvita Hanadiah Keshya
80. (77) Anggia Shitta Awanda/Shella Devi Aulia
92. (87) Melvira Oklamona/Khaeriah Rosmini

Ganda Campuran :
3. (3) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
9. (9) Muhammad Rijal/Debby Susanto
15. (16) Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati
27. (27) Riky Widianto/Richi Puspita Dili
28. (28) Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth
29. (30) Irfan Fadhilah/ Weni Anggraini
49. (48) Hendra Setiawan/Vita Marissa
65. (63) Alfian Eko Prasetya/Gloria Emmanulle Widjaja
93. (94) Nova Widianto/ Vita Marissa
95. (96) Andhika Anhar/Nurvita Hanadia Keshya
98. (103) Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Mutiara Bandung Dominasi Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 12, 2012


Bulutangkis.com – Nama PB Mutiara Bandung muncul sebagai pemegang gelar juara terbanyak dalam Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012.

Mutiara Bandung membawa pulang empat gelar juara yang disumbangkan pasangan Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati di nomor Ganda Remaja Putri, Reinard Dhanriano/ Sinta Arum di nomor Ganda Campuran Remaja, Imma Muthia K./ Mareta Dea G di nomor Ganda Taruna Putri, dan Hanna Ramadhini di nomor Tunggal Dewasa Putri.

Dominasi Mutiara Bandung sudah terlihat sejak partai final dimana terjadi all Mutiara Bandung final di nomor Ganda Remaja Putri dan Ganda Taruna Putri. Bahkan, pasangan Ganda Campuran Remaja mereka, Reinard/ Sinta yang tidak diunggulkan, mampu menumbangkan unggulan kedua, Rohmat AR/Fitriani asal Exist Jakarta. Hanna pun muncul sebagai juara baru Tunggal Dewasa Putri yang biasanya dikuasai Febby Angguni.

Sementara itu, PB Djarum menyusul kemudian dengan tiga gelar juara yang diraih pasangan baru Kevin Ersa/Yantoni Edy S di nomor Ganda Taruna Putra, Rendra Wijaya/Rian Sukmawan di nomor Ganda Dewasa Putra, dan Ihsan Maulana Mustofa di nomor Tunggal Taruna Putra. (djarumbadminton.com)

Hasil Pertandingan Babak Final Djarum Sirnas Bali Open 2012 (Sabtu, 10/11)
Kelompok Remaja :
Tunggal Putra Remaja :
– Krisna Adi Nugroho [10][Jaya Raya Suryanaga] vs Vicky Angga Saputra [3][Tangkas Specs] 21-18, 21-11
Tunggal Putri Remaja :
– Fitriani [1][Exist] vs Jauza Fadhila Sugiarto [14][Pelatprov DBSI DKI] 20-22, 21-12, 21-6
Ganda Putra Remaja :
– Danang Hariandika/Ivan Gunardi [7][Candra Wijaya] vs Clinton Hendrik/ M Rian Ardianto [6][Pusdiklat Jaya Raya] 21-17, 21-17
Ganda Putri Remaja :
– Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati [2][Mutiara Bandung] vs Linda Mutiara Pertiwi/ Sinta Arum [1][Mutiara Bandung] 21-17, 21-17
Ganda Campuran Remaja :
– Reinard Dhanriano/Sinta Arum [Mutiara Bandung] vs Rohmat A. R./ Fitriani [2][Exist] 21-16, 21-15

Kelompok Taruna :
Tunggal Putra Taruna :
– Ihsan Maulana Mustofa [2][Djarum Kudus] vs Jonatan Christie [8][Tangkas Specs] 21-13, 9-21, 21-13
Tunggal Putri Taruna :
– Berliyan Sudrajat [5][Semen Gresik] vs Intan D.J. [2][Djarum Kudus] 21-17, 20-22, 21-4
Ganda Putra Taruna :
– Kevin Ersa/Yantoni Edy Saputra [Djarum Kudus] vs Aldo Abdillah/M Alvian Sangaji [2][Pusdiklat Jaya Raya] 22-24, 21-17, 21-16
Ganda Putri Taruna :
– Imma Muthia Khirunnia/Mareta Dea Giovani [4] [Mutiara Bandung] vs Monika Intan Tuti Harta/Tri Oka Shelina [2][Mutiara Bandung] 21-10, 22-20
Ganda Campuran Taruna :
– Rian Swastedian/Masita Mahmudin [1][Pusdiklat Jaya Raya] vs Ricky Alverino Sidharta/Febriani Endar Kusumawati [7][Djarum Kudus] 21-10, 21-15

Kelompok Dewasa :
Tunggal Putra Dewasa :
– Alamsyah Yunus [1][Pertamina Indonesia] vs Senatria Agus Setia Putra [2][SGS PLN] WO
Tunggal Putri Dewasa :
– Hanna Ramadani [6][Mutiara Bandung] vs Ana Rovita [8][Djarum Kudus] 19-21, 21-19, 22-20
Ganda Putra Dewasa :
– Rendra Wijaya/Rian Sukmawan [1][Djarum Kudus] vs A. Sahibul Wafa/M. Asykuru [4][Pelabuhan II] 21-16, 21-12
Ganda Putri Dewasa :
– Nadia Melati/Vita Marisa [1][Pertamina Indonesia/Tangkas Specs] vs Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia [3][SGS PLN] 21-18, 18-21, 21-13
Ganda Campuran Dewasa :
– Trikus Harjanto/Vita Marisa [3][Pertamina Indonesia/Tangkas Specs] vs Chrisna Adi Wijaya/Ayu Rahmasari [4][Ganesha/Mutiara Bandung] WO

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Hanna Raih Gelar Perdana

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 11, 2012


Bulutangkis.com – Pemain Mutiara Bandung, Hanna Ramadhini untuk pertama kalinya berhasil menyabet gelar juara Tunggal Dewasa Putri di Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012.

Perjuangan Hanna untuk dapat sampai ke podium juara tidaklah mudah. Ia harus melewati langganan juara, Febby Angguni di perempat final, menaklukkan unggulan ketiga, Tike Arieda Ningrum di semifinal dan berjibaku dalam rubber game melawan Ana Rovita di partai final hinggal akhirnya keluar sebagai juara dengan skor 19-21, 21-19, dan 22-20.

”Tadi main penuh konsentrasi, jangan sampai lengah dan buang-buang poin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ana mengaku kecewa karena peluangnya untuk meraih juara kandas.

”Tadi sempat unggul di akhir, tapi justru di poin-poin kritis malah salah-salah karena buru-buru,” ujarnya dengan nada kecewa.

Dalam waktu dekat ini Ana akan mengikuti Kejurnas Solo dan Hanna akan terbang ke Malaysia untuk mengikuti kejuaraan di sana. (djarumbadminton.com)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Rendra/Rian Kembali ke Podium Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 11, 2012


Bulutangkis.com – Rendra Wijaya/Rian Sukmawan berhasil merebut kembali gelar juara di Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012 yang jatuh ke tangan punggawa Pelatnas pada Sirnas Banten, Oktober lalu.

Pasangan asal PB Djarum ini kembali naik ke podium juara tanpa mengalami kesulitan usai melibas pasangan A. Sahibul Wafa/M. Asykuru dari Pelabuhan II lewat dua game langsung, 21-16 dan 21-11 dalam partai final yang berlangsung Sabtu, (10/11) di GOR Lila Bhuana Denpasar.

Sejak awal permainan, Rendra/Rian sudah terlihat menguasai permainan. Serangan-serangan dari Sahibul/Asykuru mampu diatasi dengan baik. Sedangkan Sahibul/Asykuru nampak kesulitan menghadapi kombinasi kecepatan dan pukulan tajam dari Rendra/Rian.

”Dari awal kami yakin bisa menang. Main lepas saja dan tanpa beban,” ujar Rian.

Mengingat usianya yang kian bertambah, ia pun mengaku akan konsentrasi melatih jika sudah tidak aktif lagi di ajang kejuaraan bulutangkis.

”Semua tergantung keputusan Djarum dan PBSI. Kalau masih dipanggil untuk bertanding, kami akan tetap turun. Tapi kalau tidak, saya ingin fokus menjadi pelatih dan membina bibit-bibit muda calon pebulutangkis handal,” pungkasnya.

Saat ini Rendra dan Rian merupakan pelatih ganda PB Djarum. Berbekal pengalaman bertanding yang tidak sedikit di kancah nasional maupun internasional, mereka mencoba untuk membagi pengalamannya tersebut kepada generasi muda guna mencetak pebulutangkis berprestasi. (djarumbadminton.com)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Main Santai, Nadya/Vita Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 11, 2012


Bulutangkis.com – Nadya Melati/Vita Marissa menambah koleksi gelar juaranya setelah berkutat dalam rubber game kontra Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia di partai final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012, Sabtu (10/11).

Nadya/Vita menang mudah 21-18 di game pertama. Namun di game kedua, Nadya/Vita kecolongan 18-21. Pukulan mereka sering melebar dan out sehingga menambah poin untuk lawan.

Namun, Nadya/Vita berhasil membuktikan kualitas mereka yang sudah banyak mengecap pengalaman bertanding dengan tetap bermain tenang di game ketiga. Game penentuan ini pun menjadi milik mereka setelah menyudahi permainan dengan kemenangan, 21-13.

”Kuncinya bermain santai. Permainan lawan tadi kurang safe karena mereka juga masih muda dan perlu banyak berlatih lagi,” papar Vita.

Ini merupakan gelar juara ketiga bagi Nadya/Vita setelah sebelumnya juara di Sirnas Makassar dan Semarang. Vita pun mengaku senang melihat animo warga Bali.

”Dari semifinal sampai final tadi banyak yang menonton. Sayangnya, peserta dari Bali masih belum kelihatan bakat-bakatnya. Semoga bisa lebih diarahkan dan dibina lagi,” pungkasnya. (djarumbadminton.com)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Bekuk Juara Banten, Chrisna/Ayu ke Final; Peluang Tike Tambah Gelar Juara Kandas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 10, 2012


Pasangan gado-gado asal Ganesha Banten dan Mutiara Bandung, Chrisna Adi Wijaya/Ayu Rahmasari lolos ke final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012, usai membekuk juara Sirnas Banten, Ardiansyah Putra/Lita Nurlita.

Unggul jauh di gim pertama, Chrisna/Ayu kecolongan di gim kedua. Sempat terjadi rally poin di gim ketiga sebelum akhirnya Chrisna/Ayu memetik kemenangan dengan skor akhir 21-10, 22-20, dan 21-15.

“Ini pertama kalinya kami menang dari mereka setelah bertemu empat kali. Tadi main nekat dan yakin saja karena kita sudah sama-sama tahu permainan masing-masing,” papar Ayu.

Di final, Chrisna/Ayu akan menantang pemain senior Trikus Harjanto/Vita Marissa yang juga pemegang gelar juara sirnas dua kali.

“Ini pertemuan kedua kami dengan Trikus/Vita di final. Pertama kali ketemu di Semarang dan mereka juara. Main nothing to lose saja nanti karena mereka lebih senior,” tuturnya.

Sementara itu, peluang pemain Jaya Raya Suryanaga, Tike Arieda Ningrum untuk menambah koleksi gelar juara kandas di Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2012.

Juara Sirnas Bandung ini takluk dua game langsung, 19-21 dan 10-21 di tangan Hanna Ramadini asal Mutiara Bandung di semi final, Jumat (9/11) malam. Tike pun mengakui permainannya kali ini sedang tidak maksimal.

“Permainan saya memang sedang tidak bagus. Tadi sering melakukan kesalahan sendiri. Hanna juga bermain bagus, bola dari dia tidak mati-mati,” paparnya.

Dengan demikian, Hanna berhak mendapatkan tiket ke final dan akan bersua dengan Ana Rovita asal PB Djarum yang lolos setelah menundukkan rekan se-klubnya, Dinar Dyah Ayustine dengan skor 12-21, 21-12, dan 21-13.

“Di awal game tadi Dinar unggul, tapi di game berikutnya banyak bola dia yang mati sendiri dan saya jadi makin yakin,” ujar Ana.

Ana yang pernah dikalahkan Hanna di Sirnas Palembang ini pun sudah memiliki strategi untuk menghadapi lawannya tersebut.

“Akurasi bolanya akurat. Mainnya juga gigih. Saya akan coba memancing dia untuk terbawa permainan saya,” ungkapnya.

Partai final Sirnas Bali akan digelar Sabtu, (10/11) di GOR Lila Bhuana Denpasar dan ditayangkan langsung pukul 13.00 WITA.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: