SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    February 2020
    M T W T F S S
    « Mar    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    242526272829  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for the ‘Facebook’ Category

Ricky Yang Rendah Hati

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 14, 2015


Tiga minggu lalu sebelum Maybank Malaysia Open aku masih sempat bertemu dengannya. Anak muda ini Ricky Karanda Suwardi, pebulutangkis masa depan Indonesia. Dalam obrolan kecil ia sempat minta masukan kepadaku.

Sedikit tak percaya, dengan kerendahan hatinya ia meminta pendapatku. Padahal aku bukan pelatih bulutangkis ataupun jagonya bulutangkis. Tapi aku menangkap ketulusan hatinya meminta masukan dari siapa pun yang dia kenal. Termasuk kepadaku.

“Teknik pukulanmu susah ada, tinggal bermain lepas dan lebih atraktif saja. Jangan ada beban,” pesanku padanya.

“Dan kalau ada waktu, latihan lagi untuk nambah power. Kamu bisa! Kamu bisa! Kamu bisa!,” aku menambahkan sembari memberikan keyakinan buatnya.

“Siap, makasih om!,” jawabnya singkat dengan penuh keyakinan.

Walau menjawaban singkat, tapi dari binar matanya aku menangkap rasa optimisnya. Dia akan berprestasi banyak. Dan itu mulai terbukti, setelah minggu lalu mereka menjadi perempat finalis Maybank Malaysia Open Open Super Series Premier.

Akhirnya malam ini, mereka menjadi Juara di ajang OUE Singapore Open Super Series setelah mengalahkan pasangan top dunia asal Tiongkok, Zhang Nan/ Fu Haifeng. Bahagia banget rasanya ketika menonton permainannya dengan Angga Pratama, pasangannya. Rasanya apa yang dijanjikannya padaku waktu itu benar-benar dia terapkan. Dan lebih bahagia lagi ketika dia lagsung berhasil menjadi juara. Tak terasa menitik air mata ini, melihatnya berdiri di panggung sebagai Sang Juara.

Teruslah berprestasi wahai anak muda, jangan cepat puas dan tetap rendah hati. Latihanlah lebih giat lagi, karena di depan sana masih banyak lagi turnamen-turnamen yang harus kau taklukkan.

Kamu bisa! Kamu bisa! Kamu bisa!

Bravo Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama! (Edward Naibaho) – See more at: http://www.bulutangkis.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=101144#sthash.B6OkjOd7.dpuf

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Facebook, Tokoh | Leave a Comment »

PROGRAM AUDISI UMUM ATLET PB DJARUM 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 6, 2012


Pendaftaran program Audisi Umum Atlet PB Djarum dapat dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran secara online atau formulir dapat didownload dan dikirimkan melaui surat, fax, email maupun dibawa secara langsung ke GOR Djarum, Jati, Kudus. Persyaratan dan berkas pendaftaran yang harus disertakan adalah sebagai berikut :

Tempat Audisi Umum Atlet PB Djarum

GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus  Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0,3 (Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus Telepon : 0291 – 430 237  Fax : 0291 – 437 058
Email    : recruitment@pbdjarum.org
Kontak  : Eddy Prayitno, Yudi Yudono

Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini Atau Download Formulir Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini

Keputusan final ada di dewan pelatih dibawah koordinasi ketua dewan pelatih, jumlah dewan pelatih ada sekitar 10-15 pelatih PB Djarum yang mempunyai kompetensi tinggi di bidang bulutangkis. Hasil keputusan tidak dapat diganggu gugat dan bebas intervensi siapapun.

Pendaftaran sampai dengan penerimaan atlet tidak dipungut biaya apapun. Info lengkap klik http://www.pbdjarum.org/klub/beasiswabulutangkis

Jadwal Pelaksanaan Audisi Umum :

Jumat, 6 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Penjelasan umum kepada para peserta audisi.
    • Tes Tahap 1:
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 10-15 menit. Tujuan tes tahap 1 adalah untuk mengetahui teknik dasar bermain bulutangkis dengan postur tubuh calon atlet tersebut. Bila lolos tahap 1 akan maju ke tahap 2. (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 1 selesai).
Sabtu, 7 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Tes Tahap 2 :
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 20 menit. Tujuan tes tahap 2 sama seperti dalam tahap 1 ditambah dengan pukulan- pukulan yang bisa mengontrol lawan atau bisa menyulitkan lawan. Bila lolos tahap 2 akan maju ke tahap 3 (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 2 selesai).
    • Tes Tahap 3 :
      Peserta akan bermain bulutangkis penuh sebanyak 2 kali dengan lawan berbeda. Tujuannya sama seperti tahap 1 dan 2 ditambah bagaimana daya juang peserta di lapangan, penerapan strategi bertanding, dan cara mengatasi kesulitan di lapangan.
Minggu, 8 Juli 2012
pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
    • Tes Tahap 4 :
      Semua peserta yang lolos pada tes tahap 3 akan melanjutkan ke tes tahap 4 yaitu tes fisik.
    • Pengumuman hasil final tes tahap 3 dan 4 akan dilakukan satu jam setelah tahap ini selesai.
    • Bagi peserta yang lolos akan masuk ke tahap karantina selama seminggu.
    • Selama dalam masa karantina, PB Djarum menanggung akomodasi dan konsumsi. Peserta diwajibkan mengikuti segala tata tertib peraturan yang ditetapkan oleh PB Djarum.
    • Pengumuman hasil tahap karantina dikirim melalui telepon/email/surat paling lambat seminggu setelah selesainya tahap karantina ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Candra Wijaya, Djarum, Facebook, Kejuaraan, Smash, Teknik dan Latihan Bulutangkis, Turnamen, Yonex | 6 Comments »

Hendrawan, dari Sektor Wanita Menyeberang ke Malaysia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 15, 2009


FamNasionalisme Ada di Dada Saya

Tak sekali ini persoalan nasionalisme mendera hati Hendrawan. Namun, tetap saja persoalan itu begitu sensitif. Apalagi, kepindahannya ke Malaysia berbarengan dengan kasus Manohara Odelia Pinot dan perseteruan di Ambalat.

——

JEJARING pertemanan dunia maya sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari setiap orang saat ini. Facebook merupakan jejaring terpopuler kini.

Hendrawan termasuk salah seorang yang terjangkit wabah tersebut. Begitu pula sang istri, Silvia Anggraeni. Dari sana tanda-tanda kepergian Hendrawan kian dekat saja. Percakapan Silvia dan Henny Mainaky, istri mantan pebulu tangkis Indonesia yang kini melatih Malaysia Rexy Mainaky, kian akrab saja.

Saling menanyakan kabar sampai rencana sekolah anak-anak dua pasangan yang tinggal di negara berbeda itu. Henny memang sudah lebih dahulu tinggal di Malaysia mendampingi Rexy.

Melalui Facebook pula, Hendrawan mengumumkan berakhirnya karir di Pelatnas Cipayung dan mulai merambah timnas Malaysia. Sekaligus lewat jejaring itu, kakak ipar pemain ganda pria terbaik saat ini Hendra Setiawan itu menegaskan agar kepindahannya tak disangkutpautkan dengan nasionalisme.

Tulisnya: “Saya tidak akan menyalahkan penilaian orang terhadap keputusan saya pindah ke Malaysia bahkan yang menghujat sekalipun karena tidak mungkin saya bisa memuaskan 100/1.000 orang terhadap keputusan ini. Cuma satu keinginan saya, jangan pernah meragukan rasaNASIONALISME saya.”

Jeda, koma, dan titik tak menjadi perhatian Hendrawan. Hanya persoalan nasionalisme yang sengaja disorotnya, sengaja dicetak dengan huruf kapital seluruhnya. “Ini pilihan sulit, tapi bagaimanapun hidup ini adalah pilihan. Sejak jadi pemain, saya membela Indonesia. Sudah saatnya saya membela keluarga kini. Nasionalisme tetap ada di dada saya,” tegas Hendrawan di kediamannya, Perumahan Rafless Hill, Cibubur, pekan lalu.

Hendrawan memprediksi, dirinya menuai banyak kritik dari pihak luar menyangkut kepindahannya. Maklum, semua hanya kebetulan. Tim Merah Putih hanya sampai di semifinal Piala Sudirman 2009 Mei lalu. Itu berbarengan dengan kasus Manohara Odelia Pinot yang tengah ramai diberitakan media cetak dan elektronik. Belum lagi persoalan perbatasan yang kian membuat merah telinga pemerintah Indonesia.

“Yang jelas, saya menjadi pelatih di Malaysia dengan niat baik. Tidak ada maksud apa pun, di samping menularkan ilmu,” imbuhnya.

Ya, sebelumnya Hendrawan memang pernah tersenggol persoalan warga negara. Pada 2002, dia menjadi pemain tunggal pertama Piala Thomas. Dia kesulitan mendapatkan SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia) hingga tak bisa mengurus visa sebagai syarat menuju Guangzhou, Tiongkok, tempat penyelenggaraanPiala Thomas.

Dia memang keturunan Tionghoa yang lahir di Malang dari kedua orang tua yang juga sudah menetap di Indonesia. “Saya tidak pernah menyesal atau marah karenanya,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai direktur promosi Top1 Oil itu.

Namun, dia sukses membuktikan rasa nasionalisme itu dengan membawa pulang Piala Thomas ke tanah air. Tercatat tiga kali membela Piala Thomas, tiga kali pula Hendrawan sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara.

Kini, Hendrawan memang sudah sepenuhnya memikirkan masa depan keluarga. Dia hanya berharap pihak luar memaklumi pilihannya. Dalam angannya, dua anaknya, Joshepine Sevilla dan Alexander Thomas, bisa tumbuh danberkembang dalam kecukupan. Melewati masa kanak-kanak dengan penuh gembira hingga bebas memilih sekolah yang diinginkan.

Tawaran Malaysia memang cukup menggiurkan. Kabarnya, dia mendapatkan gaji Rp 1 miliar per tahun. Entah benar atau tidak, jika tetap di pelatnas, dia akan menerima seperlimanya saja. (femi diah/diq)

BIODATA

Nama: Hendrawan

Lahir: Malang, 27 Juni 1972

Isteri: Silvia Anggraeni

Anak:

1. Josephine Sevilla (8 tahun)

2.Alexander Thomas (7 tahun)

Pendidikan:

SD Taman Harapan Malang (lulus 1984)

SMP Keluarga Kudus (lulus 1987)

SMA YMCA Surabaya (tidak lulus)

Klub:

PB Djarum Kudus (1984-1987)

Wima Surabaya (1987-1990)

PB Tangkas Jakarta (1991-sekarang)

Prestasi:

1994 Perempat final Singapura Terbuka

1994 Perempat final Malaysia Terbuka

1995 Semifinal Korea Terbuka

1995 Runner-up Swiss Terbuka

1995 Runner-up Denmark Terbuka

1995 Juara Rusia Terbuka

1997 Runner-up Kejuaran Asia

1997 Juara Thailand Terbuka

1998 Runner-up Asian Games, Bangkok

1998 Juara Singapura Terbuka

1998 Anggota Tim Piala Thomas (Indonesia Juara)

2000 Anggota Tim Piala Thomas (Indonesia Juara)

2000 Medali perak Olimpiade Sydney 2000

2000 Runner-up Jepang Terbuka

2001 Juara Kejuaraan Dunia Piala Sudirman

2002 Anggota Tim Piala Thomas (Indonesia Juara)

Karir pelatih:

2004-2007: Pelatih tunggal wanita dan tunggal pria

2007-2008: Pelatih tunggal pria

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Facebook, Tokoh | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: