SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2020
    M T W T F S S
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for the ‘Fun’ Category

Rapor dan Mission Impossible

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 12, 2009


Panglima TNI Djoko Santoso adalah orang baru saat dirinya terpilih secara aklamasi dalam Munas PBSI November tahun lalu. Tugas utamanya sebagai pemimpin TNI membuat Djoko memerlukan bantuan dari orang-orang lama yang ada di kabinet kepengurusan PBSI 2008-2012.

Tugas Djoko dan kabinetnya memang tak ringan. Yang paling utama adalah tetap menghasilkan atlet yang bisa meraih gelar juara di setiap turnamen yang diikuti lalu menyiapkan pemain yang bisa melapis pemain utama atau melakukan regenerasi. Yang tak kalah penting adalah mendapatkan uang sekitar Rp 30 miliar setahun untuk memutar roda organisasi dan menjalankan pelatnas. Jumlah yang tak gampang didapat di masa krisis macam sekarang

Tahun 2009 sudah berjalan tiga bulan, atlet Pelatnas Cipayung telah turun di empat turnamen super series dan satu turnamen gold grand prix. Hasilnya, hanya satu gelar juara diraih Nova Widianto/Lilyana Natsir di Malaysia SS.

Buat urusan meraih prestasi, hasil ini tentu masih jauh dari harapan. Apalagi SS All England, yang jadi salah satu bidikan Djoko, selain Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia, juga gagal dijuarai atlet kita.

Untuk urusan regenerasi atlet, usaha ke arah sana sudah dilakukan. Salah satunya dengan cara berencana mengirim atlet pratama untuk ditempa mental dan kedisiplinannya di Akademi Militer, Magelang. Selama ini, banyak yang menyebut dua hal ini menjadi kelemahan atlet kita sehingga belakangan jadi minim prestasi tapi tetap kaya tuntutan.

Soal uang sudah ada kontrak dengan Yonex sebagai sponsor lama. Nilainya bertambah dari 1,275 juta dolar AS ke 1,4 juta dollar AS (sekitar Rp 15 miliar) per tahun. Jumlah ini kurang dan sampai sekarang PBSI masih mencari sponsor pendamping.

Melihat rapor PBSI di tiga bulan awal ini, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Djoko sudah menyebut apa yang dihasilkan kepengurusan PBSI adalah tanggung jawabnya selaku pemimpin. Namun, sesungguhnya, justru para pengurus yang memegang peran vital.

Tak semua pengurus di kabinet 2008-2012 adalah orang lama yang mengerti bulu tangkis dan tetek-bengeknya. Namun, Djoko pasti tak asal pilih dan menempatkan orang.

Tak Cukup Komitmen

Yang dibutuhkan di sini adalah kesolidan dan kebersamaan untuk melewati tantangan. Pengurus lama idealnya memberikan masukan bagi mereka yang baru dan masih awam soal bulu tangkis. Sementara itu mereka yang baru hendaknya terbuka dan tak alergi dengan masukan. Yang juga jangan dilupakan adalah saling menghormati rel masing-masing supaya tak terjadi tumpang-tindih wewenang.

Piala Sudirman, yang digelar di Guangzhou, Cina, 10-17 Mei, adalah tantangan terdepan buat PBSI. Mampukah Indonesia merebut lambang supremasi beregu yang baru bisa dikuasai di edisi pertama pada 1989?

Melihat prestasi dan kondisi terkini Pelatnas Cipayung, atlet kita seperti menjalani mission impossible. Namun, tak ada yang tak mungkin dalam olah raga.

Asalkan didampingi pengurus yang pas dan ditangani dengan pendekatan yang tepat, para atlet tentu rela menempa dirinya dengan lebih keras dalam masa persiapan.

Butuh lebih dari sekadar komitmen dari pengurus untuk menyiapkan tim Piala Sudirman. Pengorbanan dan tindakan nyata adalah hal yang mutlak dilakukan untuk mendukung atlet yang akan berjuang di lapangan.

Yang penting berusaha maksimal dulu, hasil akan menyusul kemudian. Jika hasilnya tetap kalah, seperti kata Djoko, asal dalam prosesnya kita sudah habis-habisan dan maksimal berusaha, tak ada lagi yang bisa dilakukan. (Bolanews.com

Posted in Berita, Fun | Leave a Comment »

TAHUKAN ANDA !? BERAPAKAH USIA MEREKA SAAT INI (Bagian 2)

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 5, 2009


Algeria

Nabil Lasmari (Feb 08, 1978) 31

Australia

Eugenia Tanaka (Mar 09, 1987) 21
Erin Carroll (Apr 04, 1986) 22
Tania Luiz (Aug 24, 1983) 25
Ross Smith (Apr 11, 1985) 23
Glenn Warfe (Jan 19, 1984) 24
Stuart Gomez (Nov 15, 1982) 26

Austria

Simone Prutsch (Oct 17, 1978) 30
Juergen Koch (Jan 08, 1973) 36

Belarus

Olga Konon (Nov 11, 1989) 19

Belgium

Yuhan Tan (Apr 21, 1987) 21

Brazil

Guilherme Pardo (Oct 13, 1981) 27

Bulgaria

Diana Dimova (Aug 07, 1984) 24
Petya Nedelcheva (Jul 30, 1983) 25

Canada

Anna Rice (Aug 19, 1980) 28
Val Loker (May 01, 1980) 28
Andrew Dabeka (Oct 25, 1978) 30
Mike Beres (May 13, 1973) 35

China

Lu Lan (Oct 17, 1987) 21
Yu Yang (Apr 07, 1986) 22
Zhang Yawen (Mar 09, 1985) 23
Du Jing (Jun 23, 1984) 24
Zhu Lin (Oct 29, 1984) 24
Wei Yili (Jun 24, 1982) 26
Zhang Jiewen (Jan 04, 1981) 28
Xie Xingfang (Jan 08, 1981) 28
Gao Ling (Mar 14, 1979) 29
Yang Wei (Jan 13, 1979) 30
Zhang Ning (May 19, 1975) 33
Wang Yihan (Jan 18, 1988) 21
Wang Lin (Mar 31, 1989) 19
Jiang Yan Jiao (Jun 26, 1986) 22
Chen Jin (Jan 10, 1986) 23
He Hanbin (Jan 10, 1986) 23
Guo Zhendong (Aug 04, 1984) 24
Bao Chunlai (Feb 17, 1983) 25
Fu Haifeng (Jan 02, 1984) 25
Xie Zhongbo (May 22, 1983) 25
Zheng Bo (Nov 26, 1983) 25
Lin Dan (Oct 14, 1983) 25
Cai Yun (Jan 19, 1980) 29

Chinese Taipei

Cheng Shao-Chieh (Jan 04, 1986) 23
Chou Chia-Chi (Aug 21, 1983) 25
Cheng Wen-Hsing (Feb 24, 1982) 26
Chien Yu-Chin (Oct 24, 1982) 26
Chen Hung-Ling (Feb 10, 1986) 23
Hsieh Yu-Hsing (Jul 23, 1983) 25
Tsai Chia-Hsin (Jul 25, 1982) 26
Hu Chung-Hsien (Dec 25, 1975) 33

Czech Republic

Kristina Ludikova (Sep 12, 1988) 20
Martina Benesova (Feb 12, 1985) 24
Petr Koukal (Dec 14, 1985) 23
Jan Frohlich (Mar 15, 1980) 28

Denmark

Lena Frier Kristiansen (Mar 12, 1983) 25
Kamilla Rytter Juhl (Nov 23, 1983) 25
Tine Rasmussen (Jul 21, 1979) 29
Carsten Mogensen (Jul 24, 1983) 25
Mathias Boe (Jul 11, 1980) 28
Jonas Rasmussen (Oct 28, 1977) 31
Thomas Laybourn (Sep 30, 1977) 31
Peter Hoeeg Gade (Dec 14, 1976) 32
Lars Paaske (Jan 18, 1976) 33
Kenneth Jonassen (Jul 03, 1974) 34
Martin Lundgaard Hansen (Oct 11, 1972) 36
Jens Dyrloev Eriksen (Dec 30, 1969) 39

Egypt

Hadia Hosny (Jul 30, 1988) 20

Estonia

Kati Tolmoff (Dec 03, 1983) 25
Raul Must (Nov 09, 1987) 21

Finland

Anu Nieminen (Dec 16, 1977) 31
Ville Lang (Feb 14, 1985) 23

France

Pi Hongyan (Jan 25, 1979) 30
Brice Leverdez (Apr 09, 1986) 22
Erwin Kehlhoffner (Dec 06, 1983) 25

Germany

Birgit Overzier (Sep 28, 1984) 24
Juliane Schenk (Nov 26, 1982) 26
Kathrin Piotrowski (Apr 17, 1980) 28
Xu Huaiwen (Aug 02, 1975) 33
Nicole Grether (Oct 17, 1974) 34
Marc Zwiebler (Mar 13, 1984) 24
Bjorn Joppien (Jan 30, 1981) 28
Ingo Kindervater (Jan 01, 1979) 30
Kristof Hopp (Jul 14, 1978) 30

Great Britain

Donna Kellogg (Jan 20, 1978) 31
Gail Emms (Jul 23, 1977) 31
Tracey Hallam (Mar 24, 1975) 33
Andrew Smith (Jun 03, 1984) 24
Nathan Robertson (May 30, 1977) 31
Anthony Clark (Nov 01, 1977) 31

Guatemala

Kevin Cordon (Nov 28, 1986) 22

Hong Kong

Yip Pui Yin (Aug 06, 1987) 21
Wang Chen (Jun 21, 1976) 32
Ng Wei (Jul 14, 1981) 27

Iceland
Ragna Bjorg Ingolfsdottir (Feb 22, 1983) 25

India

Saina Nehwal (Mar 17, 1990) 18
Jwala Gutta (Sep 07, 1983) 25
Chetan Anand (Jul 08, 1980) 28
Anup Sridhar (Apr 11, 1983) 25
Abhinn Shyam Gupta (Oct 22, 1979) 29

Indonesia

Maria Kristin Yulianti (Jun 25, 1985) 23
Liliyana Natsir (Sep 09, 1985) 23
Vita Marissa (Jan 04, 1981) 28
Markis Kido (Aug 11, 1984) 24
Hendra Setiawan (Aug 25, 1984) 24
Sony Dwi Kuncoro (Jul 07, 1984) 24
Taufik Hidayat (Aug 10, 1981) 27
Alvent Yulianto Chandra (Jul 11, 1980) 28
Luluk Hadiyanto (Jun 08, 1979) 29
Nova Widianto (Oct 10, 1977) 31
Flandy Limpele (Feb 09, 1974) 35
Simon Santoso (Jul 29, 1985) 23

Iran

Kaveh Mehrabi (May 05, 1982) 26

Ireland

Chloe Magee (Nov 29, 1988) 20
Scott Evans (Sep 26, 1987) 21

Italy

Agnese Allegrini (Jul 03, 1982) 26

Japan

Eriko Hirose (Mar 16, 1985) 23
Miyuki Maeda (Oct 14, 1985) 23
Kumiko Ogura (Jul 05, 1983) 25
Reiko Shiota (Sep 30, 1983) 25
Satoko Suetsuna (Jan 30, 1981) 28
Shoji Sato (Sep 19, 1982) 26
Shintaro Ikeda (Dec 27, 1980) 28
Keita Masuda (Feb 27, 1979) 29
Shuichi Sakamoto (Jun 14, 1979) 29
Tadashi Ohtsuka (Apr 30, 1978) 30

Korea

Ha Jun-geun (Apr 26, 1987) 21
Kim Min-jung (Jul 29, 1986) 22
Hwang Yu-mi (Mar 18, 1983) 25
Jun Jae-youn (Feb 09, 1983) 26
Lee Hyo-jung (Jan 13, 1981) 28
Lee Kyung-won (Jan 21, 1980) 29
Lee Yong-dae (Sep 11, 1988) 20
Hwang Ji-man (Jul 08, 1984) 24
Han Sang-hun (Oct 27, 1984) 24
Park Sung-hwan (Sep 04, 1984) 24
Park Tae-sang (Jun 20, 1979) 29
Jung Jae-sung (Aug 25, 1982) 26
Lee Jae-jin (Jan 26, 1983) 26
Lee Hyun-il (Apr 17, 1980) 28

Lithuania

Akvile Stapusaityte (Mar 25, 1986) 22
Kestutis Navickas (Jan 13, 1984) 24

Malaysia

Wong Mew Choo (May 01, 1983) 25
Chin Eei Hui (Jun 18, 1982) 26
Wong Pei Tty (Nov 11, 1981) 27
Tan Boon Heong (Sep 18, 1987) 21
Koo Kien Keat (Sep 18, 1985) 23
Lee Chong Wei (Oct 21, 1982) 26
Wong Choong Hann (Feb 17, 1977) 31
Choong Tan Fook (Feb 06, 1976) 33
Lee Wan Wah (Nov 24, 1975) 33
Roslin Hashim (Oct 23, 1975) 33
Hafiz Hashim (Sep 13, 1982) 26
Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari (Feb 5, 1983) 26

Mauritius

Karen Foo Kune (May 29, 1982) 26

Mexico

Deyanira Angulo (Mar 03, 1991) 17

New Zealand

Renee Flavell (Mar 28, 1982) 26
John Moody (Feb 21, 1983) 25
Craig Cooper (Feb 28, 1981) 27

Nigeria

Grace Daniel (Feb 24, 1984) 24

Peru

Claudia Rivero (Nov 28, 1986) 22

Poland

Nadiezda Kostiuczyk (May 21, 1984) 24
Kamila Augustyn (Jan 14, 1982) 27
Przemyslaw Wacha (Jan 31, 1981) 28
Michal Logosz (Nov 23, 1977) 31
Robert Mateusiak (Jan 13, 1976) 33

Portugal

Ana Moura (Jan 21, 1986) 23
Marco Vasconcelos (Nov 07, 1971) 37

Russia

Anastasia Russkikh (May 20, 1983) 25
Ekaterina Ananina (Jan 31, 1982) 27
Ella Karachkova (Aug 05, 1978) 30
Stanislav Pukhov (Jun 28, 1977) 31

Samoa

Heseti Mafaufau (Jun 11, 1986) 22

Seychelles

Juliette Ah-Wan (Apr 29, 1981) 27
Georgie Cupidon (Nov 10, 1981) 27

Singapore

Xing Aiying (Aug 02, 1989) 19
Li Yujia (Jan 18, 1983) 26
Jiang Yanmei (Feb 26, 1981) 27
Kendrick Lee (Oct 08, 1984) 24
Hendri Kurniawan Saputra (May 12, 1981) 27
Ronald Susilo (Jun 06, 1979) 29

Slovakia

Eva Sladekova (Dec 17, 1981) 27

Slovenia

Maja Tvrdy (Nov 20, 1983) 25

South Africa

Kerry Lee Harrington (Mar 21, 1986) 22
Chantal Botts (Mar 30, 1976) 32
Michelle Edwards (Jul 11, 1974) 34
Roelof Dednam (Aug 21, 1985) 23
Chris Dednam (Aug 08, 1983) 25

Spain

Yoana Martinez (Nov 18, 1980) 28
Pablo Abian (Jun 12, 1985) 23

Sri Lanka

Thilini Jayasinghe (Jan 15, 1985) 24

Sweden

Sara Persson (Sep 23, 1980) 28
Magnus Sahlberg (Feb 17, 1984) 24

Switzerland

Jeannine Cicognini (Nov 14, 1986) 22
Christian Bosiger (Mar 22, 1984) 24

Thailand

Salakjit Ponsana (Feb 14, 1984) 24
Saralee Thoungthongkam (Jun 13, 1979) 29
Boonsak Ponsana (Feb 22, 1982) 26
Sudket Prapakamol (Feb 08, 1980) 29

Uganda

Edwin Ekiring (Dec 22, 1983) 25

Ukraine

Larysa Gryga (May 31, 1984) 24
Vladyslav Druzchenko (Jan 16, 1973) 36

United States

Eva Lee (Aug 07, 1986) 22
Mesinee Mangkalakiri (Apr 21, 1983) 25
Raju Rai (Feb 03, 1983) 26
Bob Malaythong (Apr 10, 1981) 27
Howard Bach (Feb 22, 1979) 29

Vietnam

Nguyen Le Ngoc (Feb 12, 1984) 25
Nguyen Tien Minh (Feb 12, 1983) 26

Zambia

Eli Mambwe (Jul 18, 1982) 26

Posted in Berita, Fun | Leave a Comment »

TAHUKAN ANDA !? BERAPAKAH USIA MEREKA SAAT INI (Bagian 1)

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 5, 2009


Ex-National Team Players

Taufik Hidayat (Aug 10, 1981) 27
Hendra Aprida Gunawan (Apr 06,1982) 26
Alvent Yulianto Chandra (Jul 11, 1980) 28
Luluk Hadiyanto (Jun 08, 1979) 29
Joko Riyadi (Jun 30, 1985) 23
Flandy Limpele (Feb 09, 1974) 35
Vita Marissa (Jan 04, 1981) 28

Indonesia National Team

Men’s Singles
Sony Dwi Kuncoro (Jul 07, 1984) 24
Simon Santoso (Jul 29, 1985) 23
Tommy Sugiarto (May 31, 1988) 20
Nugroho Andi Saputro (Oct 8, 1989) 19
Yoga Pratama

Women’s Singles

Maria Kristin Yulianti (Jun 25, 1985) 23
Adriyanti Firdasari (Dec 16, 1986) 22
Pia Bernadet Zebadiah (Jan 22, 1989) 20
Aprilia Yuswandari
Rizky Amelia Pradipta
Lindaweni Fanetri

Men’s Doubles

Markis Kido (Aug 11, 1984) 24
Hendra Setiawan (Aug 25, 1984) 24
Rian Sukmawan (Nov 21, 1985) 23
Yonathan Suryatama Dasuki (Nov 21, 1985) 23
Bona Septano (Sep 22, 1987) 21
Mohd Ahsan (Sep 07, 1987) 21
Fernando Kurniawan (May 05, 1988) 20
Lingga Lie (Jul 15, 1986) 22

Women’s Doubles

Meiliana Jauhari (May 07, 1984) 24
Shendy Puspa Irawati (May 20, 1987) 21
Gresya Polii (Aug 11, 1987) 21
Nitya Krishinda Maheswari (Dec 16, 1988) 20
Annisa Wahyuni (Feb 17, 1990) 19
Anneke Feinya Agustine
Komala Dewi

Mixed Doubles

Nova Widianto (Oct 10, 1977) 31
Liliyana Natsir (Sep 09, 1985) 23
Devin Lahardi (Jul 28, 1983) 25
Lita Nurlita (Nov 1,1983) 25
Fran Kurniawan (Apr 01, 1985) 23
Debby Susanto (May 3, 1989) 19
Akhmad Tantowi (Jul 18, 1987) 21
Richi Puspita Dili
Mohd Rijal (Oct 02, 1986) 22

Players waiting in the wings for possible call-up to National Team:

Andre Kurniawan Tedjono (Dec 07, 1986) 22
Rendra Wijaya (Nov 1, 1984) 24
Jenna Gozali (Mar 24, 1990) 18
Wifqi Windarto (Jun 09, 1989) 19
Afiat Yuris Wirawan (Sep 17, 1989) 19

PB Djarum’s promising BDs :

Rizky Yanu Kresnayandi (Jan 25, 1989) 20
Albert Saputra (May 12, 1990) 18
Mohd Ulinnuha (Sep 05, 1991) 17
Berry Angriawan (Oct 03, 1991) 17
Darmiko (Jan 05, 1992) 17
Jones Ralfy Jansen (Nov 12, 1992) 16 — watch out for this kid…he’s very exposive for his age!

Posted in Berita, Fun | Leave a Comment »

CABANG OLAHRAGA BARU DI OLIMPIADE LONDON 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 17, 2009


Dari pada stress memikirkan konflik yang tidak aka selesainya, marilah sesaat kita luangkan waktu untuk melihat olahraga atraktif ini. Inilah cabang cabang olahraga BARU yang akan dipertandingkan di Olimpiade London 2012. Just for FUN !

stree

Posted in Fun | Leave a Comment »

SETUJUKAH ANDA ? MENGAPA BULUTANGKIS TIDAK POPULER DI DUNIA ?!

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 4, 2009


(Tulisan ini telah mengalami proses edit, diambil dari kikil.org posted by tatadado 07-10-2008; 03:37 PM. Ditulis kembali tanpa maksud mendeskreditkan wanita. Tulisan ini hanya sebagai sebuah wacana saja)

Mungkin inilah Alasan ditiadakannya Bulutangkis di olimpiade 2016

Cabang olahraga bulutangkis yang merupakan cabang olahraga kebanggaan kita, rencananya akan ditiadakan di olimpiade 2016. Sedih banget dengarnya, padahal sejak dimasukannya bulutangkis kedalam agenda olimpiade, cabang ini selalu menjadi penyumbang medali emas bagi Indonesia.

Bagaimana nasib Indonesia di olimpiade 2016 ?

Entahlah. Yang jelas mulai sekarang kita harus lebih serius dalam pembinaan dan penyelenggaan event di cabang ini. Kita harus bisa membuat cabang ini populer dan disukai oleh dunia internasional.

Bagaimana caranya ?

Bikin terobosan baru dalam mengemas penyelenggaraan event di cabang ini. Pertanyaannya adalah terobosan macam apa ?

Jawabnya : WANITA

Pasti anda binggung, mengapa jawabannya wanita ?

Coba anda perhatikan cabang olahraga yang popular di dunia ini seperti : sepakbola, basket ball, american football, boxing (tinju), balap formula, tenis lapangan dan volley pantai.

Mengapa cabang cabang itu bias popular ?

Karena mereka melibatkan wanita dalam setiap event penyelenggaraannya. Harus diakui  dengan wanita daya tarik yang diberikan menjadi double. Maksudnya ? Pertama pertandingannya , kedua sisi hiburannya .Coba anda lihat gambar-gambar dibawah ini, bagaimana wanita dapat membuat suatu event menjadi semarak dan menarik untuk di tonton.

chealbalaptenis

Bagimana menurut anda ? Setuju dengan analisa ini ? Bahwa wanita memang punya magis yang sangat kuat untuk dapat menggoyangkan lutut semua pria.

Sekarang mari kita bandingkan dengan bulutangkis kita. Rudy Hartono, Liem Swie King, Ardy BW,sampai jaman Taufik Hidayat sekarang ini, boleh dibilang  sama sekali tidak mengalami perubahan dalam penyelenggaraan eventnya (kalaupun ada tidak lebih dari 20 %, itupun pada event event besar tertentu) . Hal itu belum lagi ditambah dengan masalah model pakaiannya yang monoton (yang mengalami perubahan mungkin hanya warna pakaiannya).

So, kenapa kita tidak  mencoba keberhasilan cabang olahraga populer diatas, dan mengemas suatu event pertandingan bulutangkis dengan paket yang menarik ? Minimal agar bulutangkis tetap dipertandingkan di Olimpiade.

Mungkinkan ?? Tentu dalam batas batas yang wajar karna kita sekarang punya UU Pornografi … salah salah bisa dituduh pornografi … Buah simalakama ……

Posted in Fun | 2 Comments »

 
%d bloggers like this: