SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2019
    M T W T F S S
    « Mar    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for the ‘Turnamen’ Category

Hasil Final Indonesia Masters 2019 – Gelar Tersebar Merata di 5 Negara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 28, 2019


BOLASPORT.COM – Indonesia meraih satu gelar juara pada final Indonesia Masters 2019 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Titel juara didapat lewat pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang mengalahkan rekan senegara, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, 21-17, 21-11.

Adapun pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir belum berhasil menyumbang gelar setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Laga ini bersejarah karena merupakan pertandingan terakhir Liliyana sebelum resmi gantung raket.

Sebelum partai final dimulai, digelar sesi Liliyana Natsir‘s farewell event untuk mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan Liliyana setelah 24 tahun mengukir prestasi untuk Indonesia.

Hasil yang didapat pada tahun ini menurun daripada 2018.

Pada 2018, Indonesia meloloskan empat wakil ke babak final, kecuali nomor tunggal putri.

Hasilnya, Merah Putih mendapat dua gelar dari Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan dua runner-up dari Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Tontowi/Liliyana.

Sementara itu, gelar tersebar merata ke lima negara. Jepang mendapat satu gelar melalui pasangan ganda putri Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Adapun Anders Antonsen (Demark) memupus asa Jepang menambah gelar setelah mengalahkan Kento Momota.

Adapun India dan China juga kebagian satu trofi juara lewat Saina Nehwal (India) dan Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China).

Berikut hasil lengkap final Indonesia Masters 2019.

Ganda Putri

Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (2/JPN) vs Kim So Yeong/Kong Hee Yong (KOR) 21-19, 21-15

Tunggal Putra

Anders Antonsen (DEN) vs Kento Momota (1/JPN) 21-16, 14-21, 21-16

Ganda Putra

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1/INA) vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (8/INA) 21-17, 21-11

Tunggal Putri

Saina Nehwal (8/IND) vs Carolina Marin (5/ESP) 4-10- mundur

Ganda Campuran

Zheng Siwei/Huang Yaqiong (1/CHN) vs Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (4/INA) 19-21, 21-19, 21-16

 

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Daftar Gelar Juara Superseries Marcus/Kevin pada 2017

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 19, 2017


KOMPAS.com – Pasangan ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menutup tahun dengan gelar juara .

Marcus/Kevin berhasil mengalahkan pasangan China dengan straight game 21-16, 21-18 pada laga final di Hamdan Sports Complex, Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (17/12/2017).

Atas prestasi ini, Marcus/Kevin berhasil mencatat sejarah baru. Ganda putra kebanggaan Indonesia ini berhasil meraih tujuh gelar superseries dalam satu tahun kalender.

Sebelumnya, The Minions – julukan Marcus/Kevin – memiliki rekor yang sama dengan ganda Korea Selatan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong. Mereka meraih enam gelar superseries dalam satu tahun kalender.

Namun, Marcus/Kevin memecahkan rekor tersebut. Gelar BWF Superseries Finals 2017 membuat mereka mencatat sejarah baru.

Secara keseluruhan, Marcus/Kevin melangkah ke 9 final ajang superseries tahun ini. Mereka hanya gagal di final Korea Terbuka dan Denmark Terbuka.

The Minions juga gagal melangkah ke partai puncak pada Indonesia Terbuka dan Singapura Terbuka setelah terhenti di babak pertama dan semifinal. Mereka juga absen pada Australia dan Perancis Terbuka.

Berikut adalah perjalanan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dalam meraih 7 titel superseries sepanjang 2017:

12 Maret – All England – Juara (Superseries Premier)

2 April – India Terbuka – Juara (Superseries)

9 April – Malaysia Terbuka – Juara (Superseries Premier)

24 September – Jepang Terbuka – Juara (Superseries)

19 November – China Terbuka – Juara (Superseries Premier)

26 November – Hong Kong Terbuka – Juara (Superseries)

17 Desember – World Superseries Finals – Juara

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Kalahkan Hongkong 3-2, Hana Selamatkan Indonesia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 16, 2016


1704083hana2780x390KUNSHAN, Kompas.com  Tunggal ketiga, Hana Ramadhini, menyelamatkan nasib tim Piala Uber Indonesia dengan memenangi partai kelima melawan Hongkong.

Partai kelima yang akan menentukan nasib tim Piala Uber dijalani Hana Ramadhini dengan mengalahkan tunggal ketiga Hongkong, Ng Wing Yung, 21-16, 21-11.

Pertandingan antara Hana dan Wing Yung berlangsung lamban dan penuh kehati-hatian. Hana  meraih banyak poin melalui kesalahan yang dilakukan pemain Hongkong dan merebut gim pertama 21-16.

Situasi tetap berjalan pada gim kedua. Hana unggul 11-6 dan kemudian menuai poin melalui kesalahan lawannya. Ia merebut gim kedua 21-11.

Dengan hasil ini, Indonesia akan memperebutkan status juara Grup C saat berhadapan dengan favorit juara Thailand dalam pertandingan terakhir Grup C.

Indonesia merebut poin kedua setelah ganda kedua Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari memperpanjang harapan tim Piala Uber dengan mengalahkan ganda Hongkong, Ng Tsz Yau/Yeung Nga Ting.

Della/Rosyita berhasil mengalahkan Ng/Yeung dalam dua gim saja, 21-16, 21-8. Hasil ini sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Sebelumnya, tim Piala Uber Indonesia sementara tertinggal 1-2 dari Hongkong setelah tunggal putri Fitriani gagal mengalahkan lawannya.

Fitriani yang turun di partai ketiga harus menyerah dari tunggal kedua Hongkong, Cheung Ngan Yi. Fitriani menyerah rubber game 16-21, 21-12, 16-21.

Sebelumnya, Indonesia menuai poin melalui kemenangan pasangan ganda putri Greysia Polii/Anggia Shitta Awanda. Hal itu menjadikan kedudukan tim Uber Indonesia sementara imbang atas Hongkong dengan skor 1-1 pada penyisihan Grup C Piala Uber 2016. Greysia/Anggia menang dua gim langsung dari Tse Ying Suet/Yuen Sin Ying, dengan skor 21-10, 21-16.

Pada partai pertama, Maria Febe Kusumastuti dikalahkan oleh Yip Pui Yin dengan skor 19-21, 21-12, 18-21.

Hasil lengkap:
Maria Febe Kusumastuti [INA]-Yip Pui Yin [HKG] 19-21 21-12 18-21
Anggia Shitta Awanda/Greysia Polii [INA]-Tse Ying Suet/Yuen Sin Ying 21-10 21-16
Fitriani [INA]-Cheung Ngan Yi [HKG] 16-21 21-12 16-21
Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari [INA]-Ng Tsz Yau/Yeung Nga Ting 21-16 21-8
Hana Ramadhini [INA]-Ng Wing Yung [HKG] 21-16, 21-11

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Kota Deltamas Single Challenge 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 6, 2012


KEJUARAAN BADMINTON KOTA DELTAMAS SINGLE CHALLENGE 2012

Kejuaraan Badminton perorangan antar klub dan umum, Kota Deltamas Single Challenge 2012 yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2012 s/d 14 Desember 2012

Tempat :
Smash Hall Deltamas Sport Center
Kota Deltamas Cikarang Jl. Tol Jakarta – Cikampek KM 37 Cikarang
Telp. (021)50172233

Kelompok yang dipertandingkan & Biaya pendaftaran :

  1. Tunggal Dini Putra & Putri Usia 0 s/d 10 tahun Rp. 75.000,-
  2. Tunggal Anak – anak Putra & Putri Usia 11 s/d 12 tahun Rp. 75.000,-
  3. Tunggal Pemula Putra & Putri Usia 13 s/d 14 tahun Rp. 75.000,-
  4. Tunggal Remaja Putra & Putri Usia 15 s/d 16 tahun Rp. 75.000,-

Syarat – syarat pendaftaran :

  • Membayar biaya pendaftaran (biaya pendaftaran dapat ditransfer ke Rek Bank Sinarmas a/n Hermawan Susanto No Rek : 0026313098)
  • Formulir pendaftaran (via Fax : 021.8502244)
  • Fotocopy Akte kelahiran

TOTAL HADIAH PULUHAN JUTA RUPIAH + SPONSOR
Pendaftaran mulai 1 November 2012 s/d 3 Desember 2012, Pukul 08.00 – 19.00 WIB
Technical Meeting & Undian : Kamis, 6 Desember 2012 Pukul 15.00 WIB
Manager Meeting : Senin, 10 Desember 2012 Pukul 14.00 WIB
Tempat : Lobby Smash Hall Deltamas Sport Center

Informasi & Pendaftaran :

  1. Hermawan Susanto : 087880824922, Fax : (021) 8502244
  2. Jerry Yulanto : (021) 89970040, Mobile: 085742222211
  3. Deltamas Sport Center : (021) 50172233 Up. Nadi / Karman

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Kejuaraan, Pengumuman, Smash, Teknik dan Latihan Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Kata Kuncinya Disiplin

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 25, 2012


KOMPAS.com – Setelah kegagalannya melaju ke final bulu tangkis Olimpiade Atlanta 1996, Susi Susanti kecewa dan sedih. Apalagi setelah melalui persiapan matang sebelumnya. ”Saya juga menangis. Namun, setelah itu saya bangkit lagi,” ujar Susi, mantan ratu bulu tangkis peraih gelar All England (1990, 1991, 1993, 1994) dan satu gelar kejuaraan dunia (1993), Jumat (20/7).

Tiada yang mengira, Susi, yang memiliki determinasi sebagai pemain tangguh nan tak terkalahkan, bakal terhenti di semifinal. Adalah musuh bebuyutannya, Bang Soo-hyun (Korsel), yang menjegalnya.

Di semifinal Olimpiade Atlanta, Susi kalah 9-11, 8-11 dari Bang. Tunggal putri Korsel itu begitu percaya diri menundukkan Susi—sebagai upaya membalas dendam atas kekalahannya dari Susi di final Olimpiade Barcelona 1992.

”Saya kesal dengan kekalahan itu,” ujar Susi. Namun, bukan Susi namanya jika dia tak kuasa cepat bangkit dari kekalahan.

Bagi mantan pemain dan peraih lima kali juara Piala Dunia Bulu Tangkis (1989, 1991, 1994, 1995, 1997), kekalahan itu bukan akhir dari segalanya. ”Dari kekalahan, saya belajar apa yang menyebabkan saya kalah. Saya harus belajar dan mengoreksi diri supaya pada pertandingan berikutnya saya bisa kembali menang,” ujar Susi yang sekarang ibu tiga anak itu.

Resep yang sering ia pakai adalah memiliki buku catatan pribadi tentang kelemahan dan keunggulan lawan. Sebagai petarung bulu tangkis sejati, sejak lama Susi memiliki buku catatan mengenai lawan dan rajin mengisinya. Catatan itu tidak melulu mengenai lawan tangguh yang cukup merepotkannya saja, tetapi juga catatan pemain yang dia prediksi bakal muncul sebagai pemain tangguh.

Dengan buku ”primbon” itu, Susi mempelajari kekuatan lawan sebelum bertarung. ”Catatan itu memudahkan saya menghadapi lawan, selain kesiapan saya sendiri,” ujar peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Barcelona 1992 itu.

Faktor lain yang wajib dimiliki petarung sejati adalah kemampuan bangkit dan tetap tenang ketika kehabisan napas atau saat-saat kritis. Menurut Susi, itu adalah bagian dari mental bertanding, fighting spirit.

Dia mencontohkan kala bertemu musuh yang sangat merepotkan, Bang Soo-hyun, di Korea Terbuka. Melawan Bang di semifinal, Susi selalu dicurangi juri lapangan. Mentalnya pun jatuh, tetapi Susi tetap tenang hingga akhirnya unggul.

Itu semua dapat dimiliki dengan kata kunci disiplin. Seorang pemain harus betul-betul berlatih dan menyiapkan diri dengan baik dan disiplin sehingga dia dapat dengan yakin mengetahui kemampuan dirinya.

”Saya bisa karena terbiasa,” ujarnya.

Kepada pemain bulu tangkis muda Indonesia, Susi pun berpesan agar mereka jangan mudah patah arang.

Pebulu tangkis Indonesia kini selalu dengan mudah jatuh mentalnya, bahkan sebelum turun ke lapangan. Itu biasanya terjadi kala pemain tersebut bakal bertemu pemain tangguh dari China atau Korsel. Susi melihat, kelemahan lain pemain muda saat ini adalah sangat cepat puas diri.

”Saya berharap pebulu tangkis Indonesia mau terus belajar dari kekalahan. Disiplin dalam berlatih dan belajar memperbaiki diri,” ujar pemain yang masuk Hall of Fame IBF 2004 dan 100 Olimpian dan Paralimpian Terbesar yang pernah ada dan diterbitkan Panitia Olimpiade London 2012 itu. (HLN/IVV)

Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Djarum, Kejuaraan, Pelatnas, Smash, Tokoh, Turnamen | Leave a Comment »

PROGRAM AUDISI UMUM ATLET PB DJARUM 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 6, 2012


Pendaftaran program Audisi Umum Atlet PB Djarum dapat dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran secara online atau formulir dapat didownload dan dikirimkan melaui surat, fax, email maupun dibawa secara langsung ke GOR Djarum, Jati, Kudus. Persyaratan dan berkas pendaftaran yang harus disertakan adalah sebagai berikut :

Tempat Audisi Umum Atlet PB Djarum

GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus  Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0,3 (Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus Telepon : 0291 – 430 237  Fax : 0291 – 437 058
Email    : recruitment@pbdjarum.org
Kontak  : Eddy Prayitno, Yudi Yudono

Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini Atau Download Formulir Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini

Keputusan final ada di dewan pelatih dibawah koordinasi ketua dewan pelatih, jumlah dewan pelatih ada sekitar 10-15 pelatih PB Djarum yang mempunyai kompetensi tinggi di bidang bulutangkis. Hasil keputusan tidak dapat diganggu gugat dan bebas intervensi siapapun.

Pendaftaran sampai dengan penerimaan atlet tidak dipungut biaya apapun. Info lengkap klik http://www.pbdjarum.org/klub/beasiswabulutangkis

Jadwal Pelaksanaan Audisi Umum :

Jumat, 6 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Penjelasan umum kepada para peserta audisi.
    • Tes Tahap 1:
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 10-15 menit. Tujuan tes tahap 1 adalah untuk mengetahui teknik dasar bermain bulutangkis dengan postur tubuh calon atlet tersebut. Bila lolos tahap 1 akan maju ke tahap 2. (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 1 selesai).
Sabtu, 7 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Tes Tahap 2 :
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 20 menit. Tujuan tes tahap 2 sama seperti dalam tahap 1 ditambah dengan pukulan- pukulan yang bisa mengontrol lawan atau bisa menyulitkan lawan. Bila lolos tahap 2 akan maju ke tahap 3 (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 2 selesai).
    • Tes Tahap 3 :
      Peserta akan bermain bulutangkis penuh sebanyak 2 kali dengan lawan berbeda. Tujuannya sama seperti tahap 1 dan 2 ditambah bagaimana daya juang peserta di lapangan, penerapan strategi bertanding, dan cara mengatasi kesulitan di lapangan.
Minggu, 8 Juli 2012
pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
    • Tes Tahap 4 :
      Semua peserta yang lolos pada tes tahap 3 akan melanjutkan ke tes tahap 4 yaitu tes fisik.
    • Pengumuman hasil final tes tahap 3 dan 4 akan dilakukan satu jam setelah tahap ini selesai.
    • Bagi peserta yang lolos akan masuk ke tahap karantina selama seminggu.
    • Selama dalam masa karantina, PB Djarum menanggung akomodasi dan konsumsi. Peserta diwajibkan mengikuti segala tata tertib peraturan yang ditetapkan oleh PB Djarum.
    • Pengumuman hasil tahap karantina dikirim melalui telepon/email/surat paling lambat seminggu setelah selesainya tahap karantina ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Candra Wijaya, Djarum, Facebook, Kejuaraan, Smash, Teknik dan Latihan Bulutangkis, Turnamen, Yonex | 6 Comments »

MILO School Competition : Dicky dan Andre Bertekad Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 13, 2012


MANADO, Kompas.com –  Unggulan I dan II tunggal putra kategori SD, dalam MILO School Competition 2012 di Manado, Dicky Wahyudi (11) siswa kelas V SDN 86 Manado dan Andre Gerad Mathew Tilaar (12) siswa SD Advent Lowu Ratahan, sama-sama berhasil melewati babak penyisihan hari ke-4 Kamis (10/5) dan sama-sama bertekad tidak menyia-nyiakan kesempatan emas dalam kompetisi bulutangkis yang tidak setiap tahun digelar di Manado ini.

Dicky, yang pernah ikut dalam MILO School Competition 2009 di Manado namun belum mampu mengukir prestasi, berhasil mengalahkan Rizaldo dari SD Demin 29 Manado dengan skor 21-7, 21-4, sedangkan Andre mengalahkan Toro Nadia dari SD Santa Clara 2 Tomohon dengan skor 21-6, 21-9.

Berbekal pengalaman tanding tahun 2009, Dicky yang dibina Klub Wahilan Manado itu mengatakan, ”Dengan hanya berbekal percaya diri, aku bertekad meraih gelar juara di MILO School Competition di GOR Arie Lasut ini”.

”Untuk ikut MILO School Competition ini aku berlatih 10 jam sehari, sementara lawan tanding di kompetisi ini seimbang dan sudah sering bertemu di kompetisi lainnya, jadi aku sudah mengetahui teknik permainan mereka di lapangan,” ungkap Dicky, juara O2SN tahun 2011 se-Sulawesi Utara dan juara tunggal putra Kejuaraan Antar Klub di Manado, yang ingin meniru prestasi Taufik Hidayat di tingkat dunia.

Sementara Andre mengatakan, ”Dicky memang lawan terberat, tapi aku yakin bisa jadi juara MILO School Competition ini. Aku akan terus berjuang. Aku juga latihan rutin serta mendapat dukungan dari pelatih di klub maupun di sekolah serta dari orangtua, untuk bisa jadi juara. Aku tidak takut menghadapi strategi lawan, yang penting aku terus berlatih, berjuang dan pantang menyerah.”

Andre memang baru kali ini mengikuti MILO School Competition. Namun Andre mengikuti setiap kompetisi di Manado maupun di Sulawesi Utara, dan selalu menempati posisi juara 2 setelah Dicky.

”Aku berlatih bulutangkis sejak tahun 2009 di Klub Bhayangkara. Oleh klub maupun sekolah serta orangtua aku didorong untuk ikut kompetisi meski sampai saat ini belum meraih juara I. Dan di MILO School Competition ini aku bisa juara,” kata Andre dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Andre menambahkan dirinya memang ingin jadi pemain bulutangkis dunia. Tapi untuk sekolah, dirinya juga tidak mengabaikan begitu saja. ”Aku masuk rangking 7 di kelas. Dan berharap prestasi bulutangkis juga terus bertambah,” tambahnya. (/*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Tokoh, Turnamen | Leave a Comment »

DJARUM SIRNAS PEKANBARU 2010 : HASIL FINAL

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 17, 2010


Bulutangkis.com – Perhelatan akbar nasional, Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional V di Pekanbaru memasuki hari terakhir. Pada partai-partai final sebelumnya, Alamsyah Yunus berhasil membukukan kemenangan keduanya tahun ini atas Fauzi Adnan.

Alamsyah memenangkan pertandingan dengan dua set langsung, 21-16 dan 21-7. Sedangkan partai yang ditunggu-tunggu, partai yang mempertemukan bintang lapangan, Markis Kido/ Hendra Setiawan melawan Hadi Saputra/ Rendra Wijaya baru dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

Pertandingan yang dilakoni oleh Kido/ Hendra ini, memang sudah ditunggu oleh publik GOR Remaja sejak pertandingan final dimulai pukul 16.00 wib, sontak kehadiran Kido/ Hendra membuat sekitar seribu penonton yang memenuhi GOR ini bersorak.

Kehadiran mereka memang telah ditunggu publik dengan moto Kota Bertuah ini. Kido/ Hendra torehkan catatan prestasi yang gemilang, tanpa kehilangan satu set pun mereka berhasil menjuarai Djarum Sirnas yang ketiga ini. “Beban berat sebenarnya harus menang disini,” ungkap Kido/ Hendra, yang resmi di sponsori oleh Flypower mulai tahun 2010 ini. Kido/ Hendra membungkam Hadi/ Rendra dengan 21-13 di set pertama.

Di set kedua, pertandingan berlangsung seru. Kejar mengejar angka terjadi di sepanjang pertandingan, memimpin 18-15, pelan-pelan mereka mulai terkejar hingga skor 18-17. Namun, Kido/ Hendra tak memberikan ampun, dengan dukungan penuh dari publik Pekanbaru, mereka berhasil memberikan hiburan sebelum berhasil menutup set kedua dengan 21-18.

Setelah berhasil memenangkan pertandingan, Kido/ Hendra mengabulkan permintaan penonton yang hadir. Sedari awal banyak penonton yang berteriak untuk meminta raket, dan akhirnya Kido/Hendra pun melemparkan raketnya kepada penonton yang berada di tribun. Sontak, ini pun membuat sedikit kerubutan di tribun penonton.

Kehadiran Kido/ Hendra di Djarum Sirnas ini memang menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini diakui salah satu penonton bernama Nisa, ia sangat senang akhirnya ada atlet dengan prestasi internasional bermain di Pekanbaru. “Saya ingin melihat mereka bermain, karena kan sangat jarang ada pertandingan di daerah, apalagi di Pekanbaru, biasanya saya hanya melihat mereka di tv dan mengikuti beritanya dari internet,” paparnya.

Kido pun berhasil menjadi juara di nomor campuran bersama pasangannya, Lita Nurlita. Setelah Fauzi yang sebelumnya bermain di tunggal putra, mengalami kelelahan dan harus beristirahat. Kontrak eksklusif Kido/ Hendra juga mewajibkan mereka untuk mengikuti tiga Djarum Sirnas tahun ini. “Kemungkinan nanti kami akan bermain kembali di Sirnas Bandung, dan Bali,” jelas Kido. Kita nantikan sepak terjang Kido/Hendra di ajang Djarum Sirnas selanjutnya.

(Contributed by: Image Dynamics)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

Candra Wijaya Men’s Doubles Badminton Championships 2010 New Message

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 27, 2010


KETENTUAN-KETENTUAN

KEJUARAAN SWASTA NASIONAL BULUTANGKIS

Candra Wijaya Men’s Doubles Badminton Championships 2010

A. Nama Kegiatan
Kejuaraan Swasta Nasional Bulutangkis “Candra Wijaya Men’s Doubles Badminton Championships ” tahun 2010

B. Waktu dan Tempat
Waktu : Tanggal 22 – 25 April 2010
Tempat : Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno Jl. Asia Afrika Senayan – Jakarta Pusat

C. Alamat Sekretariat Panitia
– Sekretariat Pengprov PBSI DKI Jakarta
Gedung Bulutangkis Gelora Bung Karno
Jln. Asia Afrika, Senayan
Telp : 021-5731895
Fax : 021-5731895

D. Kelompok dan Nomor Pertandingan
Ganda Pemula Putra usia dibawah 14 tahun (kelahiran 1997 atau sesudahnya)
Ganda Remaja Putra usia dibawah 16 tahun (kelahiran 1995 atau sesudahnya)
Ganda Taruna putra usia dibawah 19 tahun (kelahiran tahun 1992 atau sesudahnya.
Ganda Dewasa putra
Ganda Veteran (85 tahun tanpa batas usia minimum)

E. Peserta
Kejuaraan ini adalah bersifat open, terbuka untuk umum.
Mengingat tempat dan waktu pelaksanaan Pertandingan terbatas maka Panitia membatasi Peserta dengan rincian sebagai berikut :
– Ganda Pemula Putra 64 Partai
– Ganda Remaja Putra 64 Partai
– Ganda Taruna Putra 64 Partai
– Ganda Dewasa Putra 64 Partai
– Ganda Veteran 32 partai

Apabila peserta sudah mencapai jumlah maximal tersebut diatas maka Panitia akan menutup pendaftaran walaupun belum jatuh tempo penutupan.
Bagi para peserta diwajibkan untuk mengikuti seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia.

F. Pendaftaran
Pendaftaran dibuka sejak edaran ini dikeluarkan dan ditutup pada Kamis, 12 April 2010 jam 16.00 wib kealamat Sekretariat tersebut diatas.
Pendaftaran harus dilampiri salah satu fotocopy bukti usia yang syah, dan aslinya dibawa untuk diperlihatkan pada Tim Peneliti Usia apabila dibutuhkan,
Nama harus lengkap sesuai dengan data dan tidak memakai nama samaran, dan diurut/disusun sesuai rangking masing-masing.

G. Bukti Usia yang Syah
Kartu keabsahan atlet yang dikeluarkan oleh PB.PBSI
Akte lahir yang dibuat pada saat dilahirkan.
STTB TK
STTB dan Raport SD
KTP (khusus Veteran)
Fotocopy salah satu bukti usia tersebut harus dilampirkan pada saat pendaftaran
Apabila Tim Peneliti Usia masih meragukan bukti usia yang diajukan, maka Tim Peneliti Usia / berhak mencari bukti lain yang lebih otentik.
Pemain yang beralih status keanggotaannya dari satu klub ke klub yang lainnya harus memenuhi ketentuan mutasi pemain dan disahkan oleh Tim Keabsahan.

H. Uang Pendaftaran
Ganda Pemula Putra = Rp. 100.000,-/pasang
Ganda Remaja Putra = Rp. 100.000,-/pasang
Ganda Taruna Putra = Rp. 100.000,-/pasang
Ganda Dewasa Putra = Rp. 150.000,-/pasang
Ganda Veteran = Rp. 150.000,-/pasang

Peserta yang tidak ada datanya dan belum melunasi uang pendaftaran tidak akan diundi,utk tertib dan kredibelitas tournamnet ‎Biaya Pendaftaran bisa di transfer ke BCA rek 5490160975 atas nama candra wijaya… dan bukti transfer di Fax ke: 021-5731895 atau 021-5458202

I. Pelaksanaan Pertandingan
Pertandingan akan dilaksanakan apabila jumlah peserta minimal 8 orang / pasang dari 3 (tig) klub yang berbeda.

J. Seeded dan Undian
Seeded ditentukan oleh Referee yang bertugas berdasarkan Rangking Nasional/BWF.
Undian dilaksanakan tanggal 15 April 2010, di secretariat Pengprov PBSI DKI Jakarta jam 10.00 wib.

K. Rapat Tehnik
Rapat Tehnik dilaksanakan pada tanggal 21 April 2010 jam 15.00 tempat di Sekretariat Pengprov PBSI DKI Jakarta.

L. Shuttlecocks
Shuttlecocks yang akan dipergunakan adalah yang disediakan dan diatur oleh Panitia.

M. Sistm Pertandingan
Sistim Pertandingan yang dipergunakan adalah “SISTIM GUGUR”.

N. Jadawal Pertandingan
Jadwal Pertandingan diatur dan ditetapkan oleh Panitia/Referee

O. Perwasitan
Wasit dan Hakim Garis yang memimpin pertandingan ditentukan oleh Referee/Panitia.
Keputusan yang memimpin pertandingan bersifat mengikat.
Wasit dapat menganulir keputusan Hakim Garis.
Referee berhak memutuskan segala sesuatu yang menyangkut pertandingan dan keputusannya bersifat final.

P. Protes
Teknis
Protes yang sifatnya teknis akan diputuskan oleh Referee.
Keputusan Referee bersifat final.
Non Teknis
Protes yang sifatnya non teknis diputuskan oleh Panitia Kecil yang terdiri dari : Referee, Tim Keabsahan dan Panpel.
Protes harus diajukan paling lambat 5 (lima) menit setelah kasus yang diprotes berakhir.
Protes harus diajukan secara tertulis kepada Referee dengan disertai uang protes untuk administrasi sebesar Rp. 250.000.

Q. Akomodasi :
Akomodasi, Hotel dan transportasi peserta menjadi beban masing-masing peserta.

R. Hadiah
Total Hadian yang diperebutkan sebesar Rp. 220.000.000,- ( Dua Ratus Dua Puluh Juta Rupiah)

S. Peraturan Pertandingan :

  • Peraturan pertandingan yang akan dipergunakan adalah peraturan pertandingan PBSI/BWF.
  • Score system mempergunakan “rally Point” the best of three games
  • Pada point 11 tiap-tiap game, pemain diizinkan untuk istirahat selama 1 (satu) menit dan pelatih boleh memberikan instruksi-instruksi kepada pemainnya, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
  • Pada waktu pergantian tempat antara game pertama dan game kedua pemain diizinkan istirahat 2 menit. Pelatih diperkenankan ke lapangan untuk memberikan instruksi-instruksi, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
  • Bila terjadi One Game All (game satu sama), pemain diizinkan untuk istirahat selama 2 menit.
  • Seorang pemain hanya diperkenankan bermain dalam 1 nomor Pertandingan.
  • Apabila terjadi Gangguan, Referee berhak untuk menunda atau memindahkan pertandingan ke tempat/hari lain dengan tetentuan hasil pertandingan yang diperolehnya tetap berlaku/syah.
  • Barang-barang yang boleh diletakkan dekat lapangan pertandingan hanya air minum dan perlengkapan atlet lainnya sebagai cadangan.
  • Pemain yang beralih status keanggotaanya dari stu klub ke klub lainnya, harus memenuhi ketentuan mutasi pemain dan disyahkan oleh Tim Keabsahan.

  • Pemain yang pada gilirannya harus bertanding, tetapi tidak hadir dilapangan setelah dipanggil tiga kali dalam waktu 5 (lima) menit diyantakan kalah.
  • Selama pemain melakukan pertandingan, tidak diperkenankan meninggalkan lapangan tanpa izin wasit yang bertugas, termasuk menukar raket dengan yang berada dipinggir lapangan.
  • Setiap pemain diwajibkan berpakaian olahraga bulutangkis sesuai peraturan yang berlaku.
  • Pemain yang mendapat cedera dilapangan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah.
  • Tiap pemain berhak mendapat istirahat 30 (tiga puluh) menit diantara 2 (dua) pertandingan yang harus dimainkannya secara berturut-turut.
  • Pemain dan Official bertanggung jawab untuk mengetahui sendiri bila dan dimana harus bertanding, termasuk adanya perubahan jadwal dan sebagainya.
  • Pemain yang tidak mau melaksanakan pertandingan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan panitia dinyatakan kalah.
  • Apabila pemain memerlukan tambahan perlengkapan pada waktu melakukan pertandingan (air, raket dsb) harus sepengetahuan dan melalui Referee.
  • Pemain/atlet dilarang mempergunakan obat dopping.
  • Peserta yang belum tiba gilirannya tidak diperkenankan memasuki lapangan tempat pertandingan.
  • Pelatih yang mendampingin atlet dilapangan harus berpakaian rapi dan bersepatu (tidak diperbolehkan memakai sandal)

T. Penggantian Pemain :

  • Penggantian pemain diijinkan bila pertandingan pertamanya belum dilakukan karena sakit, cidera atau alasan yang tidak dapat dihindari dan harus dengan Surat Keterangan.
  • Penggantian Pemain ganda diperbolehkan dengan ketentuan tidak mengubah pasangan yang sudah ada.
  • Ranking pemain pengganti tidak lebih tinggi yang diganti.

U. Lain-lain
Hal-hal lain yang belum/tidak tercantum dalam ketentuan ini, akan disampaikan pada saatnya sesuai kebutuhan.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Pengumuman, Turnamen | Leave a Comment »

Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Balikpapan Unggulan Belum Terhadang

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 16, 2010


Bulutangkis.com – Para unggulan masih belum menemui hambatan berarti pada semua nomor dan kategori pertandingan di hari pertama gelaran Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VII di Balikpapan yang berlangsung di GOR Hevindo, Balikpapan.

Di nomor Tunggal Remaja Putra misalnya yang dimainkan lebih awal, unggulan utama Fikri Ihsan dari Tangkas maju ke babak ketiga setelah mengandaskan dua lawannya di babak pertama dan kedua.

Babak ketiga juga menjadi milik sejumlah pemain-pemain kuat seperti Septha Ari Shandy dari Gresik, pemain PB Djarum unggulan ke-10 Hardi Yudha Satria, Samuel Marvil dari Banjarmasin, Alfi Angga W dari Kukar, Nizar dari Wima Surabaya dan Ikhsan Maulana dari Islamic Village.

Fikri di babak pertama menang atas Kevin dari Wima Surabaya 21-11, 21-16. Selanjutnya di babak kedua ia menyingkirkan Ari Ananta 21-10. 21-13. Di babak ketiga unggulan utama yang menyingkirkan dua lawannya itu dalam waktu hampir satu jam ditantang Septha Ari Sandi. Septha sendiri maju ke babak ketiga melalui perjuangan keras bertarung selama tiga set melawan Kaesar Akbar 19-21, 21-15, 21-13.

Tidak seperti Septha, langkah Hardi Yudha Satria maju ke babak ketiga dengan relatif lebih ringan ia mengalahkan pemain asal Kukar, Benny Tris, 21-13 dan 21-10 di babak pertama, kemudian menggilas Wisnu pemain Mutiara Bandung dengan skor 21-17, 21-18.

Menanti Partai Keras

Sementara itu, di kelompok dewasa putra unggulan utama Fauzi Adnan dan ‘local hero’ Dwi Setiawan sudah harus bentrok di babak kedua. Amat disayangkan memang, namun itulah hasil drawing yang sudah dilakukan beberapa pekan sebelumnya. Kendati tidak diunggulkan Dwi Setiawan kemungkinan besar akan merepotkan atau bahkan mampu menyingkirkan Fauzi Adnan.

“Di turnamen Balikpapan Open 2008, Dwi Setiawan menjadi juara setelah mengalahkan Fauzi,” ulas Hendy Alfian Ketua Panitia Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Regional VII di Balikpapan. “Peringkat Dwi memang merosot di sistem pemeringkatan nasional karena ia jarang ikut turnamen. Namun, soal kualitas saya kira tidak perlu diragukan,” ujar Hendy lagi.

Jika di babak pertama Fauzi lolos dari hadangan Edy Santoso pemain klub Staria Dharma Banjarmasin, ia sudah menunggu Dwi Setiawan di babak kedua. Sedangkan Dwi, harus menyingkirkan Sephin terlebih dahulu sebelum jumpa Fauzi. (Contributed by: Image Dynamics)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Turnamen | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: