SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2019
    M T W T F S S
    « Mar    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for the ‘Yonex’ Category

PROGRAM AUDISI UMUM ATLET PB DJARUM 2012

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 6, 2012


Pendaftaran program Audisi Umum Atlet PB Djarum dapat dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran secara online atau formulir dapat didownload dan dikirimkan melaui surat, fax, email maupun dibawa secara langsung ke GOR Djarum, Jati, Kudus. Persyaratan dan berkas pendaftaran yang harus disertakan adalah sebagai berikut :

Tempat Audisi Umum Atlet PB Djarum

GOR Bulutangkis Djarum, Jati-Kudus  Jl. Raya Kudus – Purwodadi KM 0,3 (Depan Rumah Sakit Mardi Rahayu) – Kudus Telepon : 0291 – 430 237  Fax : 0291 – 437 058
Email    : recruitment@pbdjarum.org
Kontak  : Eddy Prayitno, Yudi Yudono

Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini Atau Download Formulir Pendaftaran Audisi Umum Atlet PB Djarum 2012 Klik disini

Keputusan final ada di dewan pelatih dibawah koordinasi ketua dewan pelatih, jumlah dewan pelatih ada sekitar 10-15 pelatih PB Djarum yang mempunyai kompetensi tinggi di bidang bulutangkis. Hasil keputusan tidak dapat diganggu gugat dan bebas intervensi siapapun.

Pendaftaran sampai dengan penerimaan atlet tidak dipungut biaya apapun. Info lengkap klik http://www.pbdjarum.org/klub/beasiswabulutangkis

Jadwal Pelaksanaan Audisi Umum :

Jumat, 6 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Penjelasan umum kepada para peserta audisi.
    • Tes Tahap 1:
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 10-15 menit. Tujuan tes tahap 1 adalah untuk mengetahui teknik dasar bermain bulutangkis dengan postur tubuh calon atlet tersebut. Bila lolos tahap 1 akan maju ke tahap 2. (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 1 selesai).
Sabtu, 7 Juli 2012
pukul 08.00 WIB s/d selesai
    • Tes Tahap 2 :
      Peserta akan diberikan waktu bermain bulutangkis selama 20 menit. Tujuan tes tahap 2 sama seperti dalam tahap 1 ditambah dengan pukulan- pukulan yang bisa mengontrol lawan atau bisa menyulitkan lawan. Bila lolos tahap 2 akan maju ke tahap 3 (Pengumuman dilakukan satu jam setelah proses tes tahap 2 selesai).
    • Tes Tahap 3 :
      Peserta akan bermain bulutangkis penuh sebanyak 2 kali dengan lawan berbeda. Tujuannya sama seperti tahap 1 dan 2 ditambah bagaimana daya juang peserta di lapangan, penerapan strategi bertanding, dan cara mengatasi kesulitan di lapangan.
Minggu, 8 Juli 2012
pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
    • Tes Tahap 4 :
      Semua peserta yang lolos pada tes tahap 3 akan melanjutkan ke tes tahap 4 yaitu tes fisik.
    • Pengumuman hasil final tes tahap 3 dan 4 akan dilakukan satu jam setelah tahap ini selesai.
    • Bagi peserta yang lolos akan masuk ke tahap karantina selama seminggu.
    • Selama dalam masa karantina, PB Djarum menanggung akomodasi dan konsumsi. Peserta diwajibkan mengikuti segala tata tertib peraturan yang ditetapkan oleh PB Djarum.
    • Pengumuman hasil tahap karantina dikirim melalui telepon/email/surat paling lambat seminggu setelah selesainya tahap karantina ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Candra Wijaya, Djarum, Facebook, Kejuaraan, Smash, Teknik dan Latihan Bulutangkis, Turnamen, Yonex | 6 Comments »

Orientasi Prestasi, Regenerasi Terlupakan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 28, 2012


PALEMBANG, KOMPAS.com — Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata, menyebut regenerasi atlet berlangsung lambat sehingga gagal mempertahankan konsistensi prestasi pada ajang internasional.

“Prestasi Indonesia cenderung menurun karena tertinggal satu langkah dengan China dalam regenerasi atlet,” ujar Cristian di Palembang, Sabtu (28/4/2012).

Pada setiap era kepengurusan Pesatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) senantiasa menjadikan prestasi sebagai indikator keberhasilan organisasi.

Kondisi itu mengakibatkan Pengurus Besar PBSI mengirimkan atlet-atlet senior, seperti Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan pasangan Markis Kido-Hendra Setiawan.

Christian menyatakan sempat mengingatkan kepada Pengurus Besar PBSI mengenai kebijakan itu. “Dampaknya justru merugikan Indonesia, karena memberikan pesaing lawan tanding atlet-atlet kelas dunia, sementara para yunior kita sama sekali tidak mendapat kesempatan,” kata pria kelahiran Purwokerto, 11 Desember 1949, ini.

Kini negara-negara lawan itu telah menuai hasilnya. “Pada awalnya bisa menang mudah, kemudian menang rubber set. Selanjutnya mulai ramai dan pada akhirnya Indonesia yang kalah,” ujarnya.

Selain menyoroti kebijakan para pemimpin PBSI itu, Christian juga menilai penyebab lainnya karena para pelatih di Indonesia tidak memiliki metode latihan yang seragam. “Sama sekali tidak pernah dibuat suatu metode latihan yang baku untuk mencetak atlet bulu tangkis. Pelatih membina seenaknya saja karena tidak ada buku panduan,” katanya.

Atlet-atlet yang dibina tidak memiliki standar fisik dan teknik yang seragam sehingga muncul anggapan jika ingin berprestasi, harus menetap di Pulau Jawa. “Inilah yang menyulitkan, padahal jika sejak awal dibina dengan benar, maka atlet-atlet kelas dunia bakal tercipta, bukan hanya di Pulau Jawa,” ujar juara Kejuaraan Dunia 1980 ini.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki riwayat bulu tangkis yang sangat membanggakan karena sejumlah atlet mampu menjuarai beberapa ajang bergengsi, tetapi pada satu dekade terakhir kian menurun.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Candra Wijaya, Djarum, Pelatnas, Tokoh, Yonex | Leave a Comment »

Koo Kien Keat Tak Lupakan Jasa Rexy

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 25, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis ganda putra Malaysia Koo Kien Keat mengungkapkan penghargaan dan rasa kehilangan dengan hijrahnya Rexy Mainaky ke Filipina. Dia juga menegaskan tidak akan pernah melupakan jasa Rexy yang pernah melatihnya bersama pasangannya Tan Boon Heong.

“Saya akan selalu berterima kasih dan bangga pernah dilatih dia. Banyak kenangan yang tidak akan saya lupakan saat masih bersama dengan dia. Memang kadang kami juga pernah berselisih, tapi itu bukan personal dan lebih pada hubungan profesional,” ungkap Kien Keat, seperti dikutip The Star, Selasa (24/4/2012).

Kien Keat dan Tan Boon Hong mulai dilatih Rexy sejak tahun 2006. Pasangan ini mengalami kemajuan yang cukup pesat dan bahkan pernah menjadi pasangan nomor satu dunia.

Polesan tangan dingin Rexy juga ikut berperan mengantarkan mereka mencicipi gelar bergengsi di All England tahun 2007. Mereka juga menjadi kampiun di Asian Games di Doha tahun 2006. Selain itu, mereka menikmati gelar juara di 12 turnamen internasional.

Namun, setelah mengalami kegagalan pada kejuaraan dunia di London tahun 2011, pasangan ini meminta untuk tidak lagi dilatih Rexy. Rumor yang berkembang, pasangan ini sudah terlalu sering berselisih dengan Rexy.

“Itu keputusan yang sulit. Kami mendapat tekanan yang besar. Setelah berkonsultasi dengan pihak manajemen, akhirnya kami berpisah. Yang pasti banyak faktor yang menjadi pertimbangan. Kami dan Rexy sudah berupaya keras, tapi keputusan harus diambil,” jelas Kien Keat.

Meski demikian, hubungan mereka dengan Rexy tetap terjalin dengan baik. “Setelah olimpiade di London, dia bahkan mengundang Lee Chong Wei dan saya untuk bertemu. Kami juga berencana akan ke Filipina menemuinya,” kata Kien Keat.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Tokoh, Yonex | Leave a Comment »

Putri Pertama Markis Kido Lahir Lewat Operasi Caesar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 25, 2012


JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Markis Kido, akhirnya menjadi seorang ayah setelah Richa Sari Pawestri, istri Markis, melahirkan anak perempuan pertama lewat operasi caesar, Senin (23/4/2012) pukul 23.30 di RS Global, Bekasi.

Menurut Kido, proses persalinan terpaksa harus dilakukan dengan operasi caesar akibat tali pusar anaknya tersebut terlilit.

“Dari siang diinduksi terus biar bisa (lahir) normal, tetapi kondisi bayi makin lemah jadi harus caesar,” jelas Kido yang baru saja meraih gelar di Australia Grand Prix Gold beberapa waktu yang lalu.

“Alhamdulillah ibu dan anaknya baik-baik saja,” tambah Kido yang terpaksa melewatkan dua turnamen kualifikasi olimpiade—Kejuaraan Asia dan India Super Series—demi menanti kelahiran anaknya.

Markis sendiri telah memberikan nama kepada putri pertama mereka, yaitu Queensha Olympia Richardo, dengan berat 2,3 kg dan panjang 49 cm.

“Artinya ratu olimpiade Richa-Kido. Jadi ratu olimpiadenya Richa sama saya,” ujar Kido

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Tokoh, Yonex | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: