SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Bertarung Sengit, Anthony Gagal ke Final Olimpiade Remaja

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 22, 2014

JAKARTA, Kompas.com – Satu-satunya harapan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting gagal lolos ke final Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games) setelah langkahnya terhenti di semifinal, Kamis (21/08/2014).

Anthony yang merupakan unggilan 3/4 dikalahkan pemain asal Tiongkok yang merupakan unggulan 2, Lin Gui Pu. Anthony kalah dalam pertandingan ketat tiga gim 21-19, 19-21, 17-21.

Kekalahan di Nanjing Sports Center ini sebenarnya sangat menyesakkan buat Anthony yang bertekad merebut medali emas buat negaranya. Ia sudah unggul di gim pertama 21-19, sebelum kehilangan dua gim berikutnya 19-21, 17-21.

Sekarang harapan Anthony adalah merebut medali perunggu dalam pertandingan Jumat (22/08/2014). Anthony akan menghadapi pemain India, Aditya Joshi.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Terima Kasih Chong Wei Feng kepada Lee Chong Wei

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 22, 2014

KOPENHAGEN, KOMPAS.com – Beberapa waktu lalu, pebulu tangkis Tiongkok, Lin Dan, pernah berkata bahwa Chong Wei Feng dan Liew Daren beruntung karena memiliki senior seperti Lee Chong Wei. Apalagi, mereka sehari-harinya bisa berlatih bersama di tim nasional Malaysia.

Ucapan Lin Dan bukanlah sekadar isapan jempol. Lee adalah sosok pemain dengan jiwa kepemimpinan yang tinggi. Dia selalu memberi contoh bagaimana seharusnya seorang pemain memiliki disiplin dan bekerja keras baik ketika berlatih maupun bertanding.

Lee juga tak pelit berbagi ilmu dengan para yuniornya. Namun, dia juga tidak akan segan-segan jika harus menegur mereka yang tidak serius menjalankan program latihan. Daren pernah dimarahi pemain 31 tahun ini karena tidak disiplin berlatih dan merasa hebat setelah menjuarai Perancis Terbuka.

Chong Wei Feng juga tak luput dari perhatian Lee. Chong gagal mengemban tugas meraih medali emas di Commonwealth Games, Agustus lalu. Tradisi emas tunggal putra Malaysia di Commonwealth Games pun terputus. Lee tak bisa ikut event empat tahunan tersebut karena cedera paha.

“Chong Wei tahu saya masih kecewa setelah kegagalan di Commonwealth Games lalu. Dia memotivasi saya agar tetap bersemangat,” ujar Chong Wei Feng yang dikalahkan RMV Gurusaidutt (India) pada perempat final.

“Saya berterima kasih atas dukungan Lee. Dia menekankan bahwa saya harus lebih bersemangat ketika bertanding. Saya akan melakukannya di Kejuaraan Dunia,” ujar Chong. “Dia juga mengatakan bahwa kalah adalah sesuatu (yang harus dihadapi), tetapi bangkit dari kekalahan dan menjadi lebih kuat adalah lebih penting.”

Pada Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Kopenhagan, Denmark, 25-31 Agustus, Chong Wei Feng turun sebagai unggulan ke-16. Jika lolos ke babak ketiga, dia berpotensi bertemu unggulan kedua asal Tiongkok, Chen Long.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Devi Dipaksa Bermain Tiga Game

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 21, 2014

PB Djarum kembali berhasil meloloskan wakilnya ke babak semifinal Coca cola Astec Open X Badminton Championship 2014. Adalah Devi Yunita Indah Sari dan Desandha Vegarani Putri yang berhasil terus berhasil membukukan kemenangan pada Rabu (20/08) malam. Desandha berhasil terlebih dahulu melenggang ke babak semifinal.

Ia berhasil menyingkirkan wakil PB Exist, Syakila Syifa dengan dua game langsung 21-11 dan 21-18. Desandha sebetulnya sudah memimpin jauh 20-10 di game kedua, namun kesalahan beruntun membuatnya kehilangan delapan angka beruntun. “Tadi sempat kehilangan fokus, dan banyak melakukan kesalahan sendiri karena ingin buru-buru game. Beruntung tadi lawan tidak sampai menyamakan kedudukan,” ujarnya.

Kemenangan ini disusul oleh Devi yang berhadapan dengan Erlina Kurnianti dari PB Sarwendah. Usai menang 21-17 di game pembuka, Devi sempat tertekan hampir disepanjang game kedua. Ia pun akhirnya menyerah 16-21. Pertarungan seru pun terjadi di game ketiga, Devi yang dijeda interval sempat tertinggal 5-11 justru perlahan mulai bisa mengejar ketertinggalannya. Tak pantang menyerah, saat kedudukan 13-18, Devi langsung tancap gas dan menutup laga dengan 21-18. “Di game kedua saya memang tertekan, dan agak kehilangan fokus. Banyak sekali melakukan kesalahan sendiri, tapi di game ketiga meskipun memang saya sempat tertinggal jauh, saya tidak mau menyerah,” tuturnya.

Selanjutnya Devi akan berjumpa dengan unggulan teratas, Priskila Siahaya. Tunggal putri asal PB Exist ini berhasil mengalahkan wakil PB Djarum lainnya, Ghaida Nurul Ghaniyu dengan dua game langsung 21-19 dan 21-15. “Di pertemuan terakhir di Djarum Sirnas Medan, saya berhasil menang, semoga nanti juga bisa mengulang kemenangan,” pungkasnya. Sementara itu Desandha sudah dinanti oleh Mia Mawarti Utami. Wakil PB Guna Dharma ini berhasil memenangkan laga dengan 21-16 dan 21-19 atas wakil PB Djarum, Marsa Indah Salsabila.

Ribka Ingin Kalahkan Febriana

Atlet spesialis ganda PB Djarum yang lolos dari Audisi Umum PB Djarum tahun 2013 lalu, Ribka Sugiarto berhasil lolos ke babak semifinal Coca cola Astec Open X Badminton Championship 2014. Bersama pasangannya Rehan Naufal Koesharjanto, Ribka sukses menundukkan Farkhan Pandu/Noviani Thalia, dimana mereka berhasil menang dua game langsung 21-18 dan 21-19.

Kemenangan ini membawa mereka berjumpa dengan Feisal Wiranto/Febriana Dwipuji Kusuma, dimana Febriana sendiri adalah pasangan Ribka di nomor ganda remaja putri. Feisal/Febriana melaju ke babak semifinal setelah memenangkan laga “perang saudara” atas Ardy Nugroho/Vania Arianti Sukoco, mereka menang dengan 21-13, 20-22 dan 21-19. “Di sepanjang pertandingan tadi saya mencoba untuk terus fokus dan menjaga konsentrasi, tidak gampang menyerah juga,” ujarnya.

Ribka sendiri mengaku penasaran dengan pertandingan semifinal nanti. Ia mengaku sangat ingin mengalahkan rekannya. “Untuk babak semifinal sendiri, yang pasti saya penasaran dan ingin bisa mengalahkan Febriana,” pungkasnya. Babak semifinal lainnya juga akan mempertemukan dua wakil PB Djarum, dimana yang akan saling berhadapan adalah Haffiz Nur Adila/Mia Dian Nurlia dan Akbar Gusti Ramadhan/Serena Kani.

Taklukan Unggulan Teratas, Revindra Melenggang ke Semifinal

Tunggal taruna putra PB Djarum Mochammad Revindra Raynaldi berhasil melangkah ke babak semifinal Coca Cola Astec Open X Badminton Championship 2014. Bertanding pada Rabu kemarin malam, Revindra berhasil mengalahkan unggulan teratas Krisna Adi Nugraha asal PB Jaya Raya Suryanaga dalam dua game langsung.

Sejak pertandingan dimulai, Vindra – begitu ia akrab disapa – langsung menggebrak dengan menerapkan tempo cepat. Ia pun bisa memimpin 11-8 di interval. Pertarungan seru terjadi usai jeda, kedua atlet muda ini saling jual beli serangan, namun akhirnya Revindra bisa memenangkan laga dengan 21-19. Permainan seakan sepenuhnya dikuasai oleh Vindra di game kedua. Ia berhasil menerapkan pola permainannya dengan baik, tak perlu waktu lama akhirnya ia berhasil memenangkan tiket ke semifinal dengan skor meyakinkan 21-10.

“Di game pertama beberapa kali saya sempat melakukan kesalahan sendiri, tetapi di game kedua saya sudah bisa lebih percaya diri. Saya berhasil menguasai permainan di depan net,” ujar Vindra usai kemenangannya.

Di babak semifinal yang digelar Kamis pagi, Revindra akan mengahadapi wakil PB Tangkas, Endrue Tampi yang menang 21-16 dan 21-18 atas unggulan ketiga asal PB SGS PLN, Redi Perdana. “Sudah pernah bertemu Endrue, dia biasanya bisa memainkan tempo sampai betul-betul lambat, ini memang kurang saya sukai, jadi sebisa mungkin di pertandingan nanti jangan sampai saya terbawa ritme permainan dia,” pungkasnya. Selain Vindra, PB Djarum juga mengirimkan satu wakil lainnya ke babak semifinal.

Andri Wijaya sukses menaklukan Imam Adi Kusuma asal PB Jaya Raya Metland yang juga unggulan keempat. Ia harus bertarung tiga game 16-21, 21-18 dan 21-13. Ia juga akan berjumpa wakil PB Tangkas, Vicky Angga Saputra penghuni unggulan kedua. (pbdjarum.org)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ahsan/Hendra dan Simon Batal Tampil di Kejuaran Dunia 2014

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 20, 2014

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, kini giliran pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan tunggal putra Simon Santoso yang mundur dari Kejuaraan Dunia 2014 di Kopenhagen, Denmark, 25-31 Agustus. Ahsan menderita low back pain (cedera pinggan