SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Tambahan Gelar Juara dari Ganda Putera

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 21, 2014

1609023andrei780x390JAKARTA, Kompas.com – Ganda putera Indonesia, Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan menambahkan satu gelar juara dalam turnamen bulu tangkis Taiwan Terbuka GP Gold, Minggu (20/07/2014).

Andrei/Hendra memastikan gelar juara setelah di final yang berlangsung di Taipei Arena, Taipei mengalahkan ganda asal Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen. Pertandingan berlangsung ketat dalam rubber game 21-14, 16-21, 21-16.

Setelah berbagi dua gim, Hendra/Andrei unggul cepat di gim ketiga hingga 15-7. Namun ganda Tiongkok perlahan mengejar menjadi 12-15. Pasangan Indonesia kemudian menyodok lagi menjadi 19-15, sebelum akhirnya menang 21-16.

Dengan gelar juara ganda putera ini, Indonesia berhasil mengantungi dua gelar juara di turnamen Taiwan Terbuka GP Gold 2014 ini. Sebelumnya, ganda puteri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menjadi juara dengan mengalahkan ganda puteri Tiongkok yang diunggulkan di tempat pertama Wang Xiaoli/Yu Yang 21-18, 21-11.

Sebelumnya ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika gagal meraih gelar setelah dikalahkan ganda Tiongkok, Liu Yuchen/Yu Xiaohan 12-21, 14-21.

Tiongkok meraih dua gelar juara melalui ganda campuran serta tunggal putera ketika andalan mereka, Lin Dan mengalahkan rekan senagaranta, Wang Zhengming 21-19, 21-14.

Sementara Korea meraih satu gelar juara melalui tunggal puteri Sung Ju Hyun setelah mengalahkan pemain Tiongkok, Liu Xin 21-13, 21-18.

Berikut hasil pertandingan final:
Liu Yuchen/Yu Xiaohan [CHN]-Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika [INA] 21-12, 21-14
Sung Ji Hyun [KOR/1]-Liu Xin [CHN/6] 21-13, 21-18
Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii [INA/4]-Wang Xiaoli/Yu Yang [CHN/1] 21-18, 21-11
Lin Dan [CHN/7]-Wang Zhengming [CHN/2] 21-19, 21-14
Li Junhui/Liu Yuchen [CHN]-Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan [INA] 14-21, 21-16, 16-21

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Nitya/Greysia Juara Kalahkan Wang/Yu

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 20, 2014

JAKARTA, Kompas.com – Ganda puteri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Taiwan Terbuka GP Gold, Minggu (20/07/2014).

Di final di Taipei Arena, Nitya/Greysia yang diunggulkan di tempat keempat di luar dugaan mampu mengalahkan ganda puteri Tiongkok yang diunggulkan di tempat pertama Wang Xiaoli/Yu Yang. Merteka menang dua gim 21-18, 21-11.

Dengan kemenangan ini, Greysia/Nitya yang kini menempati peringkat 10 besar dunia menyamakan kedudukan 2-2 dengan lawannya yang kini menempati peringkat lima dunia.

Ini memag merupakan pertemuan keempat antara kedua ganda puteri ini. Greysia/Nitya pernah mengalahkan pasangan Tiongkok ini dalam pertemuan terakhir mereka di Perancis Terbuka, Sepetember 2013. Ketika itu, Greysia/Nitya menang rubber game 21-17, 14-21, 23-21.

Sebelumnya ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika gagal meraih gelar setelah dikalahkan ganda Tiongkok, Liu Yuchen/Yu Xiaohan 12-21, 14-21.

Sementara Korea meraih satu gelar juara melalui tunggal puteri Sung Ju Hyun setelah mengalahkan pemain Tiongkok, Liu Xin 21-13, 21-18.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Loloskan Tiga Finalis Taiwan Terbuka GP Gold

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 20, 2014

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia meloloskan tiga wakil di final turnamen bulu tangkis Taiwan Terbuka GP Gold, Sabtu (19/07/2014).

Di nomor ganda puteri, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii melangkah ke final dengan setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Tang Yuanting/Yaqiong Huang, 21-16, 21-17.

Di final, mereka akan bertemu unggilan pertama asal Tiongkok, Wang Xiaoli/Yu Yang yang menyingkirkan ganda Indonesia lainnya, Dian Fitriani/Nadya Melati.

Ini merupakan pertemuan keempat antara kedua ganda puteri ini. Greysia/Nitya pernah mengalahkan pasangan Tiongkok ini dalam pertemuan terkahir mereka di Perancis Terbuka, Sepetember 2013. Ketika itu, Greusia/Nitya menang rubber game 21-17, 14-21, 23-21.

Di nomor ganda campuran, pasangan muda, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika juga lolos ke final dengan menyingkirkan ganda asal Hong Kong, Chan Yun Lung/Te Ying Suet dalam dua gim 21-13, 21-16. Di final, Alfian/annisa akan bertemu ganda Tiongkok, Liu Yuchen/Yu Xiaohan.

Sebelum pertandingan ini, Indonesia sudah meloloskan ganda putra Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan ke final. Mereka mengalahkan Hiroyuki Saeki/Ryota Taohata (Jepang), 26-24, 23-21.

Di pertandingan final, Andrei/Hendra akan bertemu ganda Tiongkok, Liu Yuchen/Li Junhui.

Berikut jadwal pertandingan final:
Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika (INA)-Liu Yuchden/Yu Xiaohan (CHN)
Sung Ji Hyun [KOR/1]-Liu Xin (CHN/6)
Nitya Krishinda Maheswari/Greysia POlii (INA/4)-Wang Xiaoli/Yu Yang (CHN/1)
Lin Dan (CHN/7)-Wang Zhengming (CHN/2)
Andrei Adistia/Hendra AG (INA)-Li Junhui/Liu Yuchen (CHN)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Nitya/Greysia Tembus Final Taiwan Terbuka

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 19, 2014

TAIWAN, KOMPAS.com – Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii melangkah ke partai final Taiwan Terbuka Grand Prix Gold setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Tang Yuanting/Yaqiong Huang, 21-16, 21-17, Sabtu (19/7/2014). Pertandingan berlangsung dalam 44 menit.

Pertandingan berjalan alot. Tertinggal pada awal gim pertama, Nitya/Greysia mengejar dan bersaing ketat dalam pengumpulan poin hingga skor imbang 11-11. Setelah itu, Nitya/Greysia mulai lepas dan akhirnya memenangi gim ini.

Gim kedua juga berlangsung ketat. Nitya/Greysia sempat teringgal pada posisi 9-12. Namun, ganda putri terbaik Indonesia ini mampu mengejar, berbalik unggul, dan akhirnya memenangi pertandingan.

Di final, mereka akan bertemu pemenang pertandingan antara Dian Fitriani/Nadya Melati dan unggulan pertama asal Tiongkok, Wang Xiaoli/Yu Yang.

Sebelum pertandingan ini, Indonesia sudah meloloskan ganda putra Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan ke final. Mereka mengalahkan Hiroyuki Saeki/Ryota Taohata (Jepang), 26-24, 23-21.

Sayangnya, ganda campuran Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet terhenti di semifinal. Setelah melalui pertarungan ketat, mereka takluk dari Liu Yuchen/Yu Xiaohan (Tiongkok), 17-21, 21-19, 20-22.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Simon Menangi “Perang Saudara”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 17, 2014

1653164simon-2906780x390JAKARTA, KOMPAS.com — Simon Santoso maju ke babak ketiga Taiwan Terbuka GP Gold dengan memenangi “perang saudara” menghadapi pemain muda, Ihsan Maulana Mustofa, Kamis (17/7/2014).

Dalam turnamen bulu tangkis yang berlangsung di Taipei Arena, Taipei, ini Simon mengalahkan Ihsan melalui pertarungan ketat dua gim, 22-20, 21-18.

Simon yang diunggulkan di tempat kelima mengalahkan yuniornya tersebut dalam pertandingan yang berlangsung 45 menit. Pada babak ketiga, Simon akan menghadapi pemain Hongkong, Nan Wei.

Pemain tunggal putra lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, juga lolos ke babak ketiga dengan mengalahkan pemain Taiwan, Yang Chih Hsun, dalam pertandingan rubber game, 15-21, 21-18, 21-10.

Dengan kemenangan ini, Anthony yang lolos dari babak kualifikasi akan menghadapi pemain Jepang, Riichi Takeshita, pada babak ketiga, Kamis petang.

Tunggal putra Tiongkok, Lin Dan, yang diunggulkan di tempat ketujuh juga maju ke babak ketiga setelah mengalahkan pemain Malaysia, Goh Soon Huat, 21-16, 21-16. Lin Dan akan menghadapi pemain Hongkong, Chun Hei.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Wahyu/Ade Singkirkan Harapan Tuan Rumah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 17, 2014

JAKARTA, Kompas.com – Pasangan muda Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf memupuskan harapan tuan rumah dengan menaklukkan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin lewat pertarungan 21-19, 22-20 di babak pertama turnamen Taiwan Terbuka GP Gold, Rabu.

Kemenangan Wahyu/Ade bisa dibilang mengejutkan, pasalnya jika melihat data di atas kertas, Lee/Tsai jelas lebih berpengalaman dan lebih dijagokan. Lee/Tsai yang kerap menyulitkan ganda nomor satu Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, merupakan pasangan rangking enam dunia. Sedangkan Wahyu/Ade kini duduk di rangking 32 dunia.

“Melawan pasangan unggulan, kami awalnya mencoba bermain lepas, yang penting bolanya masuk dulu ke pertahanan lawan. Kami bermain lebih berani di depan net, karena kalau mengikuti irama lawan yang banyak main no lob, tangan kami kalah kua