SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

SDN 179 dan SMPN 12 Palembang Optimistis Boyong Piala Taufik Hidayat

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 24, 2014

PALEMBANG, Kompas.com — MILO School Competition di GOR Dempo Jakabaring Palembang, Kamis (24/4/2014), diramaikan dukungan semangat kepada para peserta kategori Beregu SD dan SMP yang bertanding di babak semifinal.

Kategori Beregu SD Putri yang lolos ke babak final adalah SDN 179 Palembang yang berhasil mengalahkan SDN 249 Palembang dengan skor 2-1 dan SDN 268 Palembang yang mengalahkan SD Paramount dengan skor 2-1. Sementara itu, untuk Beregu SMP Putri, SMPN 12 Palembang berhasil menaklukkan SMPN 55 Palembang dengan skor 2-1, dan SMPN 30 Palembang berhasil mengalahkan SMPN 33 Palembang dengan skor 2-1.

Beberapa peserta yang lolos ke babak final tersebut di antaranya non-atlet pemula, seperti pasangan Putri Ratih Nadila (11) dan Belda Azahria (11), siswa kelas V SDN 179 Palembang yang bermain dalam kategori Beregu SD Putri.

Menurut pelatih SDN 179 Palembang Ahmad Firmansyah, kedua siswi tersebut memang secara teknis permainan belum sebaik atlet pemula yang dibina klub, tetapi Firman yakin, mereka akan memboyong Piala Taufik Hidayat. “Keyakinan untuk menang di final bukan hanya dari penguasaan teknik bermain saja. Dalam usianya yang relatif masih muda, kami mempersiapkan mental mereka dan memberikan strategi bermain yang tepat untuk meraih juara. Mereka juga sudah berlatih secara konsisten,” ujar Firman.

Hal senada juga disampaikan guru olahraga SDN 179 Palembang, Hayani SPd, yang merupakan salah satu guru yang mengikuti MILO Ayo Olahraga. Mayoritas murid-murid Hayani tidak ikut klub, tetapi mereka memiliki semangat dan rasa percaya diri yang baik, termasuk Putri dan Belda yang pada hari ini berhasil menaklukkan SDN 249 Palembang.

Putri dan Belda mengaku siap untuk bertanding di babak final dan tidak gentar menghadapi lawannya. “Aku bersama Belda yakin bisa memboyong Piala Taufik Hidayat buat sekolah,” ujar peraih juara II Kejuaraan Tingkat Kota Palembang tahun 2013 ini.

Sementara itu, Emilia Sutrisnawati, siswi kelas III SMPN 12 Palembang yang berpasangan dengan Egi di kategori Beregu SMP Putri, menilai, memang banyak peserta yang memiliki teknik permainan yang cukup bagus, tetapi bukan berarti hal itu ditakuti. “Walaupun kakiku sedang cedera karena bertanding di babak sebelumnya, hal ini tidak menjadi hambatan untuk tetap semangat dan bisa membawa prestasi membanggakan untuk sekolah,” ujar Emilia yang juga peraih juara III Tunggal Putri Remaja Pusri Open 2013 dan juara III Kejuaraan Daerah Muara Enim 2013.

Melihat kondisi Emilia yang cedera, tetapi masih bisa tampil prima, pelatih SMPN 12 Palembang Edi Kusuma memprediksi kemenangan Emilia dan Egi di Beregu Putri SMP dapat diraih. “Dari sisi kualitas dan teknik permainan, Emilia dan Egi berada di atas lawan-lawannya. Itu sebabnya, kami optimistis mereka bisa memboyong Piala Taufik Hidayat buat sekolah,” harap Edi.

Edi menambahkan, MILO School Competition Palembang memberikan peluang besar bagi anak didiknya untuk berprestasi di bulu tangkis. Ia berharap setiap tahun bisa digelar di Palembang. “Di MILO School Competition banyak hal yang tidak terduga. Peserta non-atlet bisa tampil jadi juara dan sebaliknya, mereka yang atlet bisa saja kalah,” ungkap Edi. (/*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

“Sports Science” Lengkapi Persiapan Tim Piala Thomas dan Uber

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 24, 2014

KUDUS, KOMPAS.com – Sports science menjadi salah satu bagian yang turut mempertajam program persiapan tim Piala Thomas dan Uber Indonesia. Program ini dijalankan di sela-sela karantina tim yang berlangsung di GOR Jati, Kudus, 15-24 April.

Salah satu teknologi yang dimanfaatkan adalah program video latihan dengan aplikasi khusus yang dapat memberikan deskripsi kecenderungan atau kebiasaan atlet saat bermain di lapangan. Lewat video ini, tiap atlet akan tahu apa saja yang masih perlu diperbaiki.

Satu lagi aspek sports science yang digunakan dalam program karantina yaitu Heart Rate Monitor. Sesuai namanya, program ini mengukur detak jantung tiap atlet sebelum memasuki lapangan, saat bermain, hingga selesai bermain.

Dari perhitungan denyut jantung dapat terbaca apakah si atlet merasa tegang sebelum bermain, apakah ia mengerahkan seluruh kemampuannya selama bermain, hingga seberapa cepat recovery atlet saat pergantian gim, dan sebagainya.

Alat pendeteksi denyut jantung dipasangkan pada badan atlet sebelum bermain. Dari heart rate monitor ini terlihat jelas grafik denyut jantung tiap atlet yang langsung terekam ke dalam komputer yang telah diprogram.

“Lewat data akurat, kami dapat menentukan program apa saja yang paling sesuai untuk atlet. Tiap atlet punya kriteria yang berbeda-beda. Lewat monitor ini, mereka juga dapat mencari tahu di mana kekurangan mereka dan berdiskusi dengan pelatih soal bagaimana memperbaikinya,” kata Iwan Hermawan, pelatih fisik tim Piala Thomas dan Uber Indonesia.

“Tak hanya bermanfaat buat improvisasi kemampuan teknik dan fisik, sports science juga berguna untuk analisis kondisi psikologis pemain,” tambah Iwan yang dijumpai di GOR Jati, Kudus.

Selama karantina, tes ini dilakukan sebanyak dua kali, pada awal dan saat menutup program, Rabu (24/4/2014). Selain itu, para atlet juga menjalani serangkaian tes fisik lainnya seperti beep test untuk mengukur ketahanan fisik.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Lin Dan Maju ke Babak Kedua

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 24, 2014

JAKARTA, KOMPAS.com — Tunggal putra Tiongkok, Lin Dan, maju ke babak kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Asia yang berlangsung di Gimcheon, Korea, Rabu (23/4/2014).

Lin Dan, yang menempati peringkat ke-104 dunia karena absen selama delapan bulan, maju ke babak kedua dengan menyingkirkan unggulan tujuh asal India, K Srikanth, 21-7, 21-14.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Gimchen Indoor Stadium ini, Lin Dan tidak menemui kesulitan berarti untuk mengatasi lawannya yang masih dua kelas di bawahnya.

Di babak kedua, Lin Dan akan menghadapi pemain kualifikasi asal Vietnam, Pham Cao Cuong.

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia merupakan turnamen kedua Lin Dan sebelum berlangsungnya putaran final perebutan Piala Thomas di New Delhi, India, pada 18-25 Mei mendatang. Pekan lalu, ia menjuarai turnamen China Masters GP Gold. Lin Dan diprediksi akan memperkuat tim Piala Thomas Tiongkok sebagai pemain tunggal ketiga.

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia berlangsung di Gimcheon pada 23-27 April 2014. Dalam kejuaraan ini, Indonesia tidak mengirimkan wakil karena tengah berkonsentrasi untuk persiapan dalam menghadapi perebutan Piala Thomas dan Uber.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Para Veteran Thomas dan Uber Berbagi Pengalaman

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 24, 2014

2300236imelda780x390KUDUS, Kompas.com – Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia mendapat banyak pelajaran berharga dari para legenda bulutangkis seperti Christian Hadinata, Imelda Wiguna dan Sarwendah Kusumawardhani.

Di hadapan replika Piala Thomas dan Uber yang terletak di Plaza Bulutangkis milik pabrik Djarum Oasis, sederet mantan pebulutangkis Christian Hadinata, Imelda Wiguna, Rexy Mainaky, Herry Iman Pierngadi, Marlev Mainaky serta Sarwendah Kusumawardhani menceritakan pengalaman mereka selama berjuang membela Indonesia di perebutan Piala Thomas dan Uber.

“Pada perebutan Piala Uber 1986, saya berusia 35 tahun dan sudah memiliki anak. Namun saya tidak pernah kalah saat itu. Ini membuktikan bahwa dengan segala keterbatasan, saya mampu mengalahkan lawan. Bukannya mau menyombongkan diri, tapi mungkin ini bisa menjadi pelajaran untuk semua,” ujar Imelda.

Imelda juga mengatakan bahwa sejak dulu, tim Indonesia seolah memiliki kekuatan berlipat ganda di kejuaraan beregu. Pernyataan ini didukung Herry yang terkenal tangan dingin berhasil mencetak ganda putra andal sebagai salah satu senjata di Piala Thomas.

“Sebagai pelatih yang sejak lama terlibat di tim Piala Thomas, saya bisa mengatakan bahwa lawan pasti gentar kalau mau berhadapan dengan Indonesia, mereka akan berpikir keras. Berbeda di pertandingan individu, di beregu Indonesia bagaikan monster yang menakutkan,” jelas Herry.

“Memang nomor ganda sedikit lebih diunggulkan dari tunggal. Tetapi, untuk Simon (Santoso), Hayom (Rumbaka), dan semua pemain tunggal, kalian bisa saja kalah di perseorangan, tapi di beregu nanti dulu. Pertandingan beregu sangat berbeda dengan perseorangan, lawan yang dijagokan, belum tentu bisa menang, semua bisa terjadi,” tambah Herry.

Dalam kesempatan ini, para legenda bulutangkis kemudian meminta Adriyanti Firdasari untuk maju ke depan dan berbagi mengenai pengalamannya di pertandingan beregu. Seperti diketahui, Firda selalu tampil memukau di laga beregu.

“Bermain di nomor beregu memang beda rasanya. Support teman-teman di belakang saya menambah semangat saya di lapangan. Rasa tegang pasti ada, tapi saat sudah masuk lapangan, suasananya beda, kebersamaan tim membuat saya tidak merasa berjuang sendiri,” kata Firda.

“Satu hal yang saya pelajari dari Koh Chris (Christian Hadinata), kalau saya diturunkan, saya harus bisa menyumbangkan sesuatu untuk Indonesia,” tambah pemain asal klub Jaya Raya Jakarta ini.

Firda sudah dipercaya menjadi anggota tim Piala Uber Indonesia sejak tahun 2004, kala itu usianya masih 18 tahun. Firda mengatakan, meskipun timnya tak diunggulkan, hal ini tak memadamkan semangatnya.

Usai saling berbagi pengalaman, tim kemudian berbaris membentuk lingkaran dan bergandengan tangan untuk melakukan doa bersama. Setelah berdoa, masih bergandengan tangan menghadap replika Piala Thomas dan Piala Uber, tim menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk membakar semangat mereka.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tim Uber Indonesia Optimistis Hadapi Putri-putri Korea

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 23, 2014

KUDUS, KOMPAS.com — Menyandang status sebagai tim underog tak lantas membuat tim Piala Uber Indonesia patah semangat. Justru hal ini makin memacu semangat putri-putri Indonesia untuk tampil lepas tanpa beban.

“Bukan sekali ini saja tim Uber tidak dijagokan. Saat saya masih bermain di era 80-an, kami juga pernah menyandang status underdog. Namun, tiga kali putri-putri Indonesia bisa memboyong Piala Uber, meskipun kala itu mereka tidak difavoritkan. Ini membuktikan kalau kita sebetulnya bisa,” ujar Imelda, mantan pemain nasional Indonesia.

Tim Piala Uber Indonesia mengaku tetap optimistis bisa menjadi juara di babak penyisihan grup. Indonesia menjadi penghuni grup B bersama Korea, Singapura, dan Australia. Untuk mengamankan tiket perempat final, tim Piala Uber Indonesia mau tak mau harus menjadi juara atau runner-up grup karena hanya dua negara terbaik dari tiap grup yang bisa lolos ke babak delapan besar.

Jika melihat kekuatan di atas kertas, Korea dan Singapura tak akan menjadi lawan yang mudah buat tim Indonesia. Di grup B, Korea menjadi tim yang paling difavoritkan untuk menjadi juara grup.

“Menghadapi Korea, saya rasa peluang kami terbuka, yang penting itu kan penampilan selama di lapangan. Asalkan anak-anak tampil habis-habisan, baik di nomor tunggal maupun di nomor ganda, kami tetap punya peluang untuk menang,” tambah Imelda. “Kami berharap dapat menjadi juara grup agar terhindar dari Tiongkok.”

Berikut hasil undian grup Piala Uber 2014 selengkapnya.
Grup A: Tiongkok, Taiwan, Inggris, Rusia
Grup B: Korea, Indonesia, Australia, Singapura
Grup C: Thailand, India, Kanada, Hongkong
Grup D: Jepang, Denmark, Malaysia, Jerman

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Top 100 BWF World Ranking Simon di Peringkat 32 Dunia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 23, 2014

Bulutangkis.com – Usai meraih dua gelar juara dari ajang Malaysia Open Grand Prix Gold 2014 dan Singapore Open Super Series 2014, Simon Santoso semakin memantapkan posisinya di peringkat 32 dunia. Demikian kami kutip dari situs BWF dari update yang dikeluarkan pada hari Kamis (17/04) lalu.

Dari peringkat yang ada Simon menjadi tunggal putra Indonesia keempat yang terbaik berdasarkan peringkat BWF. Tommy Sugiarto berada paling atas di peringkat 5, menyusul Dionysius Hayom Rumbaka di peringkat 17 dan Sony Dwi Kuncoro pada peringkat 18.

Melihat prediksi yang diberikan @masganteng pada Forum Diskusi usai China Masters GPG 2014 dan SkyCity New Zealand Open GP 2014 pada pekan ini (minggu ke 16, 24 April 2014) peringkat tunggal putra Indonesia untuk lima teratas diduduki oleh Tommy Sugiarto (5), Dionysius Hayom Rumbaka (16), Sony Dwi Kuncoro (17), Simon Santoso (30) dan Andre Kurniawan Tedjono (51).

Pada nomor tunggal putri tak mengalami perubahan seperti minggu sebelumnya. Lindaweni Fanetri kini berada di peringkat 23, turun dua tingkat dari sebelumnya. Menyusul Bellaetrix Manuputty di peringkat 24, kemudian Hera Desi, Aprilia Yuswandari dan Maria Febe Kusumastuti di peringkat 29, 34 dan 41. Sedangkan Adriyanti Firdasari masih berada di peringkat 79 dunia.

Bagaimana prediksi @masganteng untuk peringkat BWF pada pekan ini? Lebih lengkapnya bisa dibaca pada Forum Diskusi.(*)

Top 100 BWF World Ranking Atlet Indonesia per 17 April 2014
Tunggal Putra :
5. (-2) Tommy Sugiarto
17. (+3) Dionysius Hayom Rumbaka
18. Sony Dwi Kuncoro
32. (+20) Simon Santoso
51. (- 5) Andre Kurniawan Tedjono
89. (-17) Wisnu Yuli Prasetyo

Tunggal Putri :
23. (-2) Lindaweni Fanetri
24. Bellaetrix Manuputty
29. (+1) Hera Desi
34. (-1) Aprilla Yuswandari
41. (+5) Maria Febe Kusumastuti
51. (+1) Febby Angguni
73. (+4) Millicent Wiranto
79. (+4) Adriyanti Firdasari
88. (-1) Ana Rovita
93. (-1) Dinar Dyah Ayustine

Ganda Putra :
1. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
8. Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido
12. (-1) Angga Pratama/Ryan Agung Saputro
24. (+2) Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi
29. (-1) Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf
33. (+4) Fran Kurniawan/Bona Septano
54. (-5) Christopher Rusdianto/Trikusuma Wardhana
74. (-9). Markis Kido/Alvent Yulianto Chandra
82. (-12) Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan
93. (-2) Ronald Alexander/Selvanus Geh

Ganda Putri :
7. (+2) Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii
9. (+2) Pia Zebadiah Bernadeth /Rizki Amelia Pradipta
22. (+11) Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris
32. (-11) Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/Vita Marissa
43. (-2) Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah
51. (+21) Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia Nuraidah
61. (-2) Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia
63. (-2) Komala Dewi/Meiliana Jauhari
71. Maretha Dea Giovani/Melvira Oklamona
79. (-10) Suci Rizky Andini/Jenna Gozali
80. (+2) Melati Daeva Oktaviani/Rosyita Eka Putri Sari

Ganda Campuran :
2. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
9. (-1) Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth
10. (+3) Riky Widianto/Richi Dili Puspita
23. (-11) Praveen Jordan/Vita Marissa
27. (-8) Muhammad Rijal/Debby Susanto
32. (+1) Irfan Fadhilah/Weni Anggraini
35. (+8) Gideon Markus Fernaldi/Rizki Amelia Pradipta
36. (+1) Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja
47. (+3) Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika
49. (+8) Praveen Jordan/Debby Susanto
71. (+10) Muhammad Rijal/Vita Marissa
79. (+3) Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

USM Flypower International Series 2014 Lukhi/Masita Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 21, 2014

Bulutangkis.com – Skuad Cipayung sudah memastikan akan membawa pulang gelar juara ganda campuran USM Flypower International Series 2014 sebelum final dimulai. Hal ini terjadi karena dua gandanya Lukhi Apri Nugroho/ Masita Mahmudin dan Hafiz Faisal/ Shela Devi Aulia saling berhadapan pada Minggu (20/04) siang.

Pertarungan antara kedua pasangan ini berlangsung ketat. Sempat unggul 16-13, Lukhi/ Masita harus kehilangan tiga angka beruntun dan membuat skor imbang menjadi 16-16. Pertarungan kian memanas saat kedudukan kembali imbang diangka kritis 20-20. Namun sepertinya dewi fortuna lebih berpihak kepada Lukhi/Masita jelang akhir game pertama, dua bola yang salah antisipasi membuat mereka bisa memenangkan game pertama ini dengan 23-21.

Di game kedua, terlihat Lukhi/Masita mendominasi di paruh awal. Mereka mempin 11-8 di interval, namun setelah jeda keadaan berbalik. Hafiz/Shela yang terlihat kian percaya diri mampu membalik keadaan dikedudukan 17-16. Pertarungan pun harus diselesaikan dengan game ketiga setelah Hafiz/Shela mampu menyudahi perlawanan Lukhi/Masita dengan 21-18.

Memasuki game ketiga, Lukhi/Masita langsung menggebrak. Mereka berhasil mengontrol jalannya pertandingan, ditambah kesalahan demi kesalahan dilakukan oleh pasangan Hafiz/Shela hingga akhirnya gelar juara pun menjadi milik Lukhi/Masita dengan 21-14.

“Konsentrasi saya sempat terpecah di game kedua, karena lawan memperlambat tempo. Tetapi untungnya kami berhasil menemukan ritme permainan di game ketiga, hingga akhirnya bisa menang cukup jauh,” ujar Lukhi usai laga.

Ini merupakan kali pertama Lukhi turun bersama Masita setelah sebelumnya Lukhi berduet dengan Shela. “Pertama kali dipasangkan alhamdulillah langsung bisa juara, sebelumnya saja juara tahun lalu di Osaka International Challenge bersama Ica (Annisa Saufika – red), butuh setahun. Tapi semoga dengan hasil ini kedepannya saya bisa terus berprestasi,” pungkasnya.

Sementara di nomor tunggal putri Febby Angguni masih terlalu tangguh untuk Ana Rovita. Duel sesama atlet PB Djarum ini akhirnya dimenangkan Febby dengan 21-14 dan 21-16 sementara Setyaldi Putra Wibowo (PB Guna Dharma) menaklukkan Fikri Ihsandi Hadmadi yang kini bernaung dibawah klub Malaysia, ia menang 21-16, 18-21 dan 21-11. Gelar ganda putri dibawa oleh Dian Fitriani/ Nadya Melati sementara ganda putra dimenangi oleh Afiat

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

MILO School Competition 2014 Palembang Lebih dari 600 Peserta Ikuti Putaran Terakhir

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 21, 2014

Bulutangkis.com –